Baru Gabung ke Koalisi Pemerintah, PAN Tegaskan Tolak Jabatan Presiden 3 Periode

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Kamis, 02 September 2021 | 17:25 WIB
Baru Gabung ke Koalisi Pemerintah, PAN Tegaskan Tolak Jabatan Presiden 3 Periode
Presiden Jokowi. [Foto Biro Pers Media dan Informasi Sekretariat Presiden]

Suara.com - Partai Amanat Nasional (PAN) baru saja bergabung dengan koalisi pemerintahan Jokowi - Ma'ruf. Tetapi partai yang diketuai Zulkifli Hasan itu dengan tegas menolak wacana penambahan masa jabatan presiden 3 periode.

Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga Mauladi mengatakan sikap tersebut sejalan dengan Presiden Joko Widodo.

"Sikap PAN sama dengan sikap Presiden Jokowi yaitu menolak jabatan 3 periode," kata Viva Yoga dalam diskusi daring bertajuk 'Teka-Teki Amandemen UUD 1945' pada Kamis (2/9/2021).

Viva mengatakan bagi PAN pernyataan Jokowi yang menyebut wacana penambahan masa jabatan presiden 3 periode sebagai tamparan keras sudah mewakili. Namun, ia mengaku sekalipun ada pernyataan tersebut sebagian publik masih ada yang meragukan.

"Jadi ini adalah pernyataan yang jelas tapi tetap aja di publik itu ada keraguan," tuturnya.

Lebih lanjut, Viva menegaskan, agar publik tak perlu ragu lagi dan khawatir dengan wacana penambahan masa jabatan presiden jadi 3 periode. Menurutnya, hal itu tak akan terjadi.

"Jadi, seluruh parpol juga menyatakan dengan sistem 2 periode selama 10 tahun ini adalah sesuatu yang konstitusional dan ideal," tandasnya.

PAN Bergabung

Sebelumnya Partai Amanat Nasional (PAN) sampaikan hasil Rapat Kerja Nasional (Rakernas) ke-II yang digelar hari ini Selasa (31/8/2021). Hasilnya tegaskan PAN bergabung dengan koalisi pemerintahan Jokowi-Maruf untuk ke depan.

"Rakernas menyetujui Partai Amanat Nasional untuk bergabung di barisan partai koalisi pemerintah dalam rangka memberikan kebaikan, dalam rangka membawa kebaikan dan manfaat buat masyarakat bangsa dan negara," kata Wakil Ketua Umum DPP PAN Viva Yoga ditemui disela-sela acara, Warung Buncit, Jakarta Selatan, Selasa.

Ia mengklaim, seluruh Dewan Perwakilan Wilayah (DPW) PAN telah satu suara menyetujui untuk gabung bersama koalisi pemerintahan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Pastikan Isu Amandemen Terkait PPHN Tidak Pengaruhi Pemilu 2024

DPR Pastikan Isu Amandemen Terkait PPHN Tidak Pengaruhi Pemilu 2024

News | Kamis, 02 September 2021 | 15:52 WIB

PAN Gabung Koalisi, Hanura Ingatkan Jokowi Soal Jatah Kursi di Pemerintahan

PAN Gabung Koalisi, Hanura Ingatkan Jokowi Soal Jatah Kursi di Pemerintahan

News | Kamis, 02 September 2021 | 11:37 WIB

PBB Sebut Jokowi Menolak Amandemen UUD 1945,  Tidak Ingin Dibilang 'Mau Tiga Periode'

PBB Sebut Jokowi Menolak Amandemen UUD 1945, Tidak Ingin Dibilang 'Mau Tiga Periode'

News | Rabu, 01 September 2021 | 21:46 WIB

Nasdem: Jangan Sampai Segala Macam Terkait Amandemen jadi Bola Liar

Nasdem: Jangan Sampai Segala Macam Terkait Amandemen jadi Bola Liar

News | Rabu, 01 September 2021 | 19:33 WIB

Terkini

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

Bos Gembong Narkoba Skotlandia Steven Lyons Ditangkap di Bali, Pimpin Sindikat 'Lyons Crime Family'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:21 WIB

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

Zulhas Sebut PAN-Gerindra 'Koalisi Sepanjang Masa', Dasco: Kami Harap Ini Langgeng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 22:04 WIB

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

Menaker Yassierli Sidak Perusahaan di Semarang Faktor THR Tak Dibayar Penuh

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:56 WIB

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

Babak Baru Kasus Andrie Yunus: Puspom TNI Izin LPSK Periksa Korban Usai Ditolak Dokter

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:49 WIB

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

Dapur MBG Kembali Beroperasi Usai Libur Lebaran, Relawan: Kangen Suara Ompreng

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:08 WIB

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

Jaga Semangat Belajar Siswa, Satgas PRR Kebut Renovasi Fasdik Terdampak Bencana

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 21:02 WIB

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

Usai Jepang, Presiden Prabowo Tiba di Korea Selatan Lanjutkan Diplomasi Asia Timur

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

'Kirim Putra Trump, Anak Netanyahu, dan Pangeran-pangeran Arab Perang ke Iran!'

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:54 WIB

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

Gudang Sound System di Kembangan Ludes Dilalap Api, 15 Unit Damkar Diterjunkan ke Lokasi

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:29 WIB

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

Siapkan Puluhan Saksi dan Ahli di Kasus Korupsi Satelit Kemhan, Kejagung: Untuk Yakinkan Hakim!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:16 WIB