Dua Pembangkit Listrik Utamanya Berhenti Produksi, Lebanon Terancam Blackout

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 11 Oktober 2021 | 08:53 WIB
Dua Pembangkit Listrik Utamanya Berhenti Produksi, Lebanon Terancam Blackout
(Shutterstock)

Suara.com - Dua pembangkit listrik utama Lebanon terpaksa ditutup setelah kehabisan bahan bakar dan membuat negara tersebut gelap gulita pada Sabtu (9/10/2021).

Menyadur France24 Minggu (10/10/2021), Lebanon sedang bergulat dengan krisis energi dan diperburuk oleh ketergantungannya pada impor bahan bakar.

Pada hari Sabtu (9/10/2021), perusahaan listrik negara Electricite De Liban mengatakan pembangkit listrik Zahrani terpaksa ditutup karena kekurangan bahan bakar, sebelumnya pabrik utama di Lebanon bagian utara ditutup pada hari Kamis (7/10/2021).

Berhentinya dua pembangkit listrik tersebut akibat kekurangan solar dan bahan bakar dan infrastruktur yang cukup kuno.

Pasokan listrik yang tidak menentu membuat rumah sakit dan layanan penting terancam mengalami krisis yang mengkhawatirkan.

Pemadaman listrik yang sebelumnya berlangsung selama tiga hingga enam jam sekarang bisa mencapai dua hari tanpa listrik.

Electricite De Liban mengatakan shutdown mengurangi total pasokan listrik di bawah 270 megawatt, yang berarti akan memengaruhi stabilitas jaringan.

Perusahaan listrik akan mencoba mencari cadangan bahan bakar di utara dan selatan untuk menghidupkan kembali listrik.

Namun ada masalah lain yakni perusahaan bergantung pada kredit dari bank sentral, juga sedang berjuang mempertahankan cadangan yang semakin menipis.

Pemerintah secara bertahap menaikkan harga bahan bakar dan solar karena bank sentral mengurangi subsidi untuk impor.

Untuk membantu meringankan krisis, Lebanon telah menerima bantuan bahan bakar dari Iran melalui Suriah. Irak juga telah membuat kesepakatan pertukaran bantuan untuk membantu perusahaan listrik.

Pemerintah Lebanon juga sedang merundingkan pasokan listrik dari Yordania dan gas alam dari Mesir, juga melalui Suriah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gempa Pakistan Buat Kota Ini Gelap Gulita, Petugas Medis Rawat Korban Diterangi Senter

Gempa Pakistan Buat Kota Ini Gelap Gulita, Petugas Medis Rawat Korban Diterangi Senter

News | Kamis, 07 Oktober 2021 | 18:58 WIB

Hampir Setahun Dirawat, Pria Korban Ledakan Beirut Ini Menghembuskan Napas Terakhir

Hampir Setahun Dirawat, Pria Korban Ledakan Beirut Ini Menghembuskan Napas Terakhir

News | Rabu, 29 September 2021 | 15:51 WIB

Baru Dilantik, Pemerintah Lebanon Disergap Masalah Pelik

Baru Dilantik, Pemerintah Lebanon Disergap Masalah Pelik

News | Selasa, 14 September 2021 | 18:14 WIB

Terkini

Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini

Diisukan Bakal Digeser dari KSP Saat Reshuffle Kabinet Hari Ini, Qodari Bilang Begini

News | Senin, 27 April 2026 | 12:57 WIB

Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif

Misteri Motif Penyiraman Air Keras di Cengkareng, Satu Orang Pelaku Kini Diperiksa Intensif

News | Senin, 27 April 2026 | 12:51 WIB

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

Awali Kunjungan di Papua Barat Daya, Mendagri Tito Tinjau Kawasan Pusat Pemerintahan

News | Senin, 27 April 2026 | 12:50 WIB

Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz

Harga Minyak Makin Amburadul Gara-gara Iran Perketat Blokir Selat Hormuz

News | Senin, 27 April 2026 | 12:26 WIB

Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap

Warga Pinggir Rel Senen Direlokasi, Pemprov DKI Siapkan 3 Rusun dan Fasilitas Lengkap

News | Senin, 27 April 2026 | 12:21 WIB

Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus

Jujur Janggal! Secret Service Biarkan Trump Duduk Manis Saat Tembakan Pertama Meletus

News | Senin, 27 April 2026 | 12:05 WIB

Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI

Sorot Kekerasan Ekstrem di Jalur Angkot Tanah Abang, Anggota DPRD Kevin Wu: Alarm Serius Bagi DKI

News | Senin, 27 April 2026 | 12:05 WIB

Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung  Abdurachman Masuk KSP?

Isu Reshuffle Sore Ini: Qodari Dikabarkan Geser ke Bakom RI, Dudung Abdurachman Masuk KSP?

News | Senin, 27 April 2026 | 12:02 WIB

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

Kata-kata Berani Penembak di Gala Dinner Donald Trump

News | Senin, 27 April 2026 | 11:59 WIB

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

Menlu Iran Abbas Araghchi ke Rusia di Tengah Negosiasi Buntu Teheran-Washington

News | Senin, 27 April 2026 | 11:58 WIB