Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat, Guyur Ladang Seorang Warga

Reza Gunadha, Hikmawan Muhamad Firdaus

Kamis, 21 Oktober 2021 | 18:13 WIB
Kotoran Manusia Jatuh dari Pesawat, Guyur Ladang Seorang Warga
Ilustrasi pesawat mendarat (Pixabay/dirkvermeylen)

Suara.com - Seorang warga di Windsor, mengungkapkan jika ladangnya disiram limbah kotoran manusia cair yang jatuh dari atas pesawat.

Menyadur Daily Mirror Kamis (21/10/2021), kasus tersebut bahkan sampai dibawa ke rapat anggota dewan dan forum penerbangan Maidnhead.

Cllr Davies, anggota dewan Windsor, mengatakan pada pertemuan Royal Borough of Windsor dan forum penerbangan Maidenhead bahwa seorang warganya telah melaporkan adanya insiden mengerikan.

Cllr Davies mengatakan pria itu, yang tidak disebutkan namanya, mengungkapkan jika kebunnya dihujani limbah kotoran manusia.

Warga tersebut mengatakan kotoran manusia itu jatuh dari sebuah pesawat yang melintas di atas Windsor, yang merupakan salah satu jalur penerbangan utama keluar masuk Bandara Heathrow.

Dia mengatakan insiden tersebut terjadi pada pertengahan Juli, ketika penerbangan masih sepi akibat pandemi Covid-19.

Cllr Davies berkata jika semua ladang dan kebun warga tersebut tertutup oleh limbah kotoran manusia yang jatuh dari pesawat.

Toilet pesawat menyimpan kotoran penumpang di tangki khusus dan biasanya dikosongkan setelah pesawat mendarat.

"Saya tahu sejumlah insiden terjadi setiap tahun mengenai limbah beku dari pesawat, tetapi yang satu ini tidak membeku," jelas Cllr Davies.

baca juga

"Dia sedang berada di kebun saat itu, jadi pengalaman yang sangat mengerikan. Semoga itu tidak pernah terjadi lagi pada warga kami," sambungnya.

Anggota dewan paroki Whitfield, Geoff Paxton, yang telah bekerja di bandara selama 40 tahun, mengatakan apa yang terjadi sangat langka.

"Kami dulu memiliki masalah dengan es biru (kotoran manusia beku dan desinfektan) pada saat kedatangan tetapi itu karena toilet bocor," jelas Geoff Paxton.

Geoff Paxton juga menjelaskan jika toilet vakum di pesawat modern jauh lebih aman dan kecil kemungkinan terjadi kebocoran.

Namun, jika pesawat berada di bawah 6.000 kaki, seperti saat mendarat dan lepas landas, tekanan udaranya lebih rendah dan memungkinkan terjadinya kebocoran.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Newcastle Minta Pendukung Tidak Pakai Hiasan Bergaya Arab

Newcastle Minta Pendukung Tidak Pakai Hiasan Bergaya Arab

Bola | Kamis, 21 Oktober 2021 | 13:16 WIB

Inmendagri Dinilai Mundur, Anggota DPR Ini Tolak Aturan Tes Covid-19 Penumpang Pesawat

Inmendagri Dinilai Mundur, Anggota DPR Ini Tolak Aturan Tes Covid-19 Penumpang Pesawat

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:57 WIB

21 Penumpang Selamat setelah Kecelakaan Pesawat Parah, Hanya 1 Orang Luka Ringan

21 Penumpang Selamat setelah Kecelakaan Pesawat Parah, Hanya 1 Orang Luka Ringan

News | Kamis, 21 Oktober 2021 | 10:53 WIB

Terkini

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

BREAKING NEWS: Penyidik Geledah Ruko di Cipete terkait 3 Perkara Korupsi

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 00:04 WIB

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

×