Lonjakan Kasus di Inggris Jadi Peringatan, Masyarakat Indonesia Jangan Lengah

Fabiola Febrinastri, Restu Fadilah

Sabtu, 23 Oktober 2021 | 09:00 WIB
Lonjakan Kasus di Inggris Jadi Peringatan, Masyarakat Indonesia Jangan Lengah
Ilustrasi jaga prokes. (Envato)

Suara.com - Lonjakan kasus positif Covid-19 terjadi di Inggris, kendati cakupan vaksinasi di negara tersebut telah melebihi 70% jumlah penduduk. Melihat fenomena tersebut, pemerintah kembali mengingatkan masyarakat untuk terus waspada dan mempertahankan disiplin protokol kesehatan seiring dengan program vaksinasi yang terus digencarkan.

“Kita ketahui, beberapa negara mengalami lonjakan kasus Covid-19 meski cakupan vaksinasi sudah cukup tinggi. Kali ini di Inggris, setelah sebelumnya beberapa negara Eropa lainnya, seperti Rusia. Hal ini adalah pengingat bagi kita semua, bahwa ancaman Covid-19 masih ada dan kita tidak boleh lengah, meski saat ini kondisi pandemi di Indonesia tertangani baik,” ujar Menteri Komunikasi dan Informatika Johnny G. Plate.

Saat ini, tercatat lebih dari 50 ribu orang terinfeksi Covid-19 di Inggris. Namun, menurut pemerintah Inggris, kasus rawat inap dan kematian tetap rendah berkat dukungan program vaksinasi yang cukup tinggi. Berdasarkan data dari Our World Data, hingga 19 oktober 2021, cakupan vaksinasi di Inggris sudah mencapai 73,7% untuk dosis pertama dan 67,6% untuk dosis kedua.

“Lonjakan kasus baik di Inggris maupun Rusia adalah bukti nyata bahwa pandemi belum usai. Vaksinasi terbukti menjadi faktor penting untuk menekan risiko kematian. Oleh karena itu segerakan vaksinasi dan tetap gunakan masker, menjaga jarak dan mencuci tangan,” katanya.

Sementara itu, Epidemiolog dan Peneliti Senior, Kamaluddin Latief menyatakan bahwa lonjakan kasus yang terjadi di Inggris saat ini dan di Israel sebelumnya harus menjadi pembelajaran penting untuk masyarakat Indonesia agar selalu waspada dan tidak boleh lengah. Penanganan pandemi yang terkendali tidak boleh menjadi alasan untuk menurunkan tingkat kewaspadaan dan disiplin protokol kesehatan.

“Justru momentum jeda seperti yang sekarang dialami Indonesia, adalah kesempatan baik bagi kita untuk mempelajari, mengevaluasi, mempertahankan apa yang sudah baik,” papar Kamal.

Kamal menyatakan bahwa meski Indonesia masuk 10 negara terbaik dalam akselerasi vaksinasi, kita harus tetap mengingat bahwa hingga saat ini cakupan vaksinasi nasional belum meraih angka 70%, yakni batas untuk kekebalan komunal. Oleh karena itu, penting bagi seluruh masyarakat Indonesia yang belum mendapatkan vaksin untuk menyegerakan vaksinasi.

“Jadi selain terus  disiplin protokol  kesehatan  dan  pengetatan pintu  masuk negara, vaksinasi harus terus kita  kejar agar warga terhindar dari akibat buruk Covid-19. Pemerataan vaksinasi  juga harus terus didorong, terutama untuk meraih kelompok rentan seperti lansia, orang dengan komorbid, ibu hamil, anak dan remaja,” ujarnya.

Kamal menjelaskan, terdapat beberapa kemungkinan penyebab terjadinya lonjakan kasus di Inggris, mulai dari pelonggaran protokol kesehatan, pembukaan perbatasan, hingga kemungkinan penurunan kekebalan vaksin. Selain itu, Kamal menengarai mutasi varian baru juga bisa menjadi salah satu penyebab lonjakan kasus.

baca juga

“Pandemi ini adalah sebuah perang yang panjang. Selain itu, Covid-19 memang sesuatu yang baru, sehingga setiap negara masih harus belajar dan berupaya menemukan strategi paling tepat untuk mengendalikannya, sesuai dengan kondisi masing-masing. Baik dari pemerintah maupun masyarakat harus dilakukan upaya untuk pengendaliannya. Di antaranya, tetap disiplin protokol kesehatan dan terus mengejar vaksinasi,” tutup Kamal.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ritual Bruno Fernandes Sebelum Tanding dan 4 Berita Bola Terkini

Ritual Bruno Fernandes Sebelum Tanding dan 4 Berita Bola Terkini

Bola | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:27 WIB

Indonesia Kembali Terima 2 Juta Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca

Indonesia Kembali Terima 2 Juta Dosis Vaksin Pfizer dan AstraZeneca

News | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:22 WIB

Update COVID-19 Jakarta 22 Oktober: Positif 83, Sembuh 121, Meninggal 0

Update COVID-19 Jakarta 22 Oktober: Positif 83, Sembuh 121, Meninggal 0

Jakarta | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:15 WIB

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Beberkan Alasan Kegiatan Vaksinasi Massal Digelar di Sanden

Gubernur DIY Sri Sultan HB X Beberkan Alasan Kegiatan Vaksinasi Massal Digelar di Sanden

Jogja | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:13 WIB

Di Pagar Alam, Vaksin COVID-19 Sediakan Layanan Antar dan Jemput Warga

Di Pagar Alam, Vaksin COVID-19 Sediakan Layanan Antar dan Jemput Warga

Sumsel | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:11 WIB

Antisipasi PTM, Pemkot Solo Lanjutkan Tes Covid-19 Secara Acak

Antisipasi PTM, Pemkot Solo Lanjutkan Tes Covid-19 Secara Acak

Surakarta | Jum'at, 22 Oktober 2021 | 20:05 WIB

Terkini

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

JPO Stasiun JIS Ditutup Selama Konser The Weeknd, Ini Jalur Akses Alternatifnya

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:19 WIB

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Uang Bertanda Tangan Purbaya Diburu, BI: Tetap Bisa Buat Bayar

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:11 WIB

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

Truk Sampah Bogor Banyak yang Uzur, Pemkot Minta Hibah Armada ke Jakarta

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:09 WIB

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bangun Ekonomi Tak Cukup Infrastruktur, Kualitas SDM Jadi Penentu

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:08 WIB

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Side Hustle Kini Jadi Tren: Solusi Finansial atau Malah Bikin Kewalahan?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:05 WIB

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

RUU SDI Bakal Atur Pembentukan Badan Satu Data Indonesia Jadi Orkestrator Tata Kelola Data Nasional

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:04 WIB

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Manufaktur Kembali Jadi Motor Ekonomi, Tapi Pengusaha Masih Tahan Investasi

Bisnis | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

Sekolah Gratis Hanya untuk SPP? Ini Penjelasan Lengkap Mendikdasmen Soal Seragam dan Ekskul

News | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Barang Terus Bertambah, Tapi Mengapa Rasa Cukup Justru Hilang?

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 19:00 WIB

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

BRI Sabet 3 Gelar Sekaligus dan Kukuhkan Puncak Fortune Indonesia 5 Tahun Beruntun

Bri | Rabu, 23 September 2026 | 18:57 WIB

×