Polri Pastikan Pelaku Teror Orang Tua Veronica Koman Bukan Kelompok Teroris

Dwi Bowo Raharjo, Muhammad Yasir

Rabu, 10 November 2021 | 15:21 WIB
Polri Pastikan Pelaku Teror Orang Tua Veronica Koman Bukan Kelompok Teroris
Pelaku teror paket di rumah orang tua Veronica Koman mengenakan jaket driver ojol. (tangkapan layar rekaman CCTV).

Suara.com - Polri memastikan pelaku teror di kediaman orang tua aktivis Papua, Veronica Koman, bukan bagian dari kelompok teroris. Mereka diduga hanya pihak tak bertanggungjawab.

Kepala Biro Penerangan Masyarakat (Karo Penmas) Divisi Humas Mabes Polri Brigjen Pol Rusdi Hartono mengatakan itu merujuk pada jenis peledak yang digunakan oleh pelaku teror.

"Dari apa yang didapat tidak menjurus ke sana (kelompok teroris). Karena bahan peledaknya informasi pun itu hanya petasan saja yang diledakkan oleh pihak-pihak yang tidak bertanggungjawab," kata Rusdi di Mabes Polri, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Rabu (10/11/2021).

Rusdi mengklaim pihaknya akan mengusut tuntas kasus teror ini. Kekinian, kata dia, kasus tersebut masih dalam proses penyelidikan.

"Kita tunggu bagaimana hasil dari penyelidikan Polda Metro Jaya khususnya Polres Metro Jakarta Barat terhadap kasus tersebut masih berjalan," katanya.

Polisi saat mendatangi rumah orang tua Veronica Koman di kawasan Jakarta Barat usai peristiwa ledakan diduga bom. (istimewa)
Polisi saat mendatangi rumah orang tua Veronica Koman di kawasan Jakarta Barat usai peristiwa ledakan diduga bom. (istimewa)

Teror

Ledakan terjadi di kediaman orang tua Veronica Koman di Jalan U, Jelambar Baru Gropet, Jakarta Barat pada Minggu (7/11/2021) sekira pukul 10.45 WIB. Berdasar hasil penyelidikan awal, sumber ledakan tersebut berasal dari petasan.

"Sementara dugaan kuat adalah petasan," kata Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol Ady Wibowo kepada wartawan, Senin (8/11).

Ady menyebut terduga pelaku diduga berjumlah dua orang. Mereka melempar petasan ke arah kediaman orang tua Veronica Koman dengan menggunakan sepeda motor.

baca juga

"Ya sementara seperti itu," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kata Grab soal Pelaku Teror di Rumah Orangtua Veronica Koman Berjaket Ojol

Kata Grab soal Pelaku Teror di Rumah Orangtua Veronica Koman Berjaket Ojol

Riau | Selasa, 09 November 2021 | 19:13 WIB

Pelaku Teror Keluarga Veronica Koman Berjaket Ojol, Grab Bantah Mitra Driver Terlibat

Pelaku Teror Keluarga Veronica Koman Berjaket Ojol, Grab Bantah Mitra Driver Terlibat

News | Selasa, 09 November 2021 | 17:30 WIB

Apa Makna Serangan terhadap Keluarga Veronica Koman?

Apa Makna Serangan terhadap Keluarga Veronica Koman?

News | Selasa, 09 November 2021 | 11:18 WIB

Kasus Veronica Koman: Teror terhadap Aktivis HAM Papua Terus Berulang

Kasus Veronica Koman: Teror terhadap Aktivis HAM Papua Terus Berulang

News | Selasa, 09 November 2021 | 10:12 WIB

Terkini

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

Kuntadi Masuk Bursa Jampidsus usai Febrie Adriansyah Mundur, Kejagung Belum Tahu?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:18 WIB

Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual

Benarkah E-Voting untuk Pemilu Rawan Manipulasi? Pakar IT Ungkap Keunggulan Kertas Suara Manual

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:15 WIB

Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?

Sapa Jaksa Agung 'Kakak Asuh', Kapolri Dikritik: Sejak Kapan Jadi Subordinat?

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 18:10 WIB

Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat

Rumor Kuntadi Jadi Jampidsus Mencuat, Jaksa Agung Beri Respons Singkat

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:59 WIB

Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

Tak Percaya Polri dan Kejagung, SEMA UGM Desak KPK Ambil Alih Kasus Febrie Adriansyah

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:54 WIB

Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan

Disimpan Dalam Koper President! Don Ritto Tak Berani Ungkap Pengusaha Pemilik Duit di Cafe de'Clan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:53 WIB

MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi

MBG Jalan Lagi Meski Ada Kasus Korupsi, Akademisi Minta Tata Kelola Dibenahi

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:52 WIB

Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan

Roy Suryo Gugat Pasal Peretasan di Praperadilan, Tim Hukum Uji Bukti Lewat Komputer Pengadilan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:44 WIB

Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta

Ledakan di MAN 3 Padang, Densus 88 Sebut Pelaku Terinspirasi Kasus Bom SMAN 72 Jakarta

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:39 WIB

DPR RI Terima Delegasi California, Bahas Kerja Sama Perdagangan hingga Pendidikan

DPR RI Terima Delegasi California, Bahas Kerja Sama Perdagangan hingga Pendidikan

News | Selasa, 14 Juli 2026 | 17:38 WIB

×