Klarifikasi Nasdem Soal Polemik Seragam Corak Loreng Pejabat Kementan

Erick Tanjung | Novian Ardiansyah | Suara.com

Selasa, 16 November 2021 | 16:34 WIB
Klarifikasi Nasdem Soal Polemik Seragam Corak Loreng Pejabat Kementan
Sejumlah pejabat eselon I Kementerian Pertanian (Kementan) menggunakan seragam loreng-loreng yang identik dengan seragam loreng kostranas. [Tangkapan layar]

Suara.com - Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono mengatakan kostum loreng yang dikenakan Eselon I dalam acara partai Nasdem merupakan seragam Kostranas (Komando Strategi Nasional). Menanggapi pengakuan Kasdi, Nasdem menegaskan bahwa mereka tidak memiliki sayap partai bernama Kostranas.

Wakil Ketua Umum Nasdem Ahmad Ali mengatakan bahwa partainya juga tidak memiliki seragam bercorak loreng. Bantahan itu menanggapi adanya dugaan bahwa seragam loreng yang dikenakan Eselon I Kementerian Pertanian saat berfoto bersama Surya Paloh terkait dengan partai Nasdem.

"Kostranas itu apa, hubungannya dengan Nasdem apa? Nasdem enggak punya loreng. Nasdem ini cuma punya satu seragam, warna biru. Saya enggak kenal organisasi itu," kata Ali kepada wartawan Selasa (16/11/2021).

Ali mengatakan bahwa Kostranas sebagaimana yang disamapaikan Kasdi saat rapat dengar pendapat di Komisi IV DPR bukan sayap maupun badan partai Nasdem. Ia juga menegaskan kostum loreng yang dimaksud bukan seragam Nasdem. "Bukan," ujar Ali.

Kena Semprot

Jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) Kementerian Pertanian mendapat sorotan Komisi IV DPR. Gara-gara para pejabat Esolon I itu kedapatan berfoto bareng Ketua Umum Nasdem Surya Paloh dan Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo.

Hal yang menjadi sorotan bukan hanya berfoto bersama petinggi parpol, melainkan busana yang dikenakan para ASN tersebut. Berdasarkan foto yang ditampilkan dalam rapat dengar pendapat di Komisi IV secara daring, Senin (15/11) tampak para Eselon I mengenakan pakaian loreng.

"Ini hanya mengingatkan bapak semua melekat adalah ASN. Kami sangat paham, kami berpolitik pak, dan tidak ada tidak berkenannya. Kami berkenan bapak hadir di sana sebagai ASN dan mohon maaf itu diatur di PKPU juga, diatur bahwa ASN tidak boleh berpolitik dan sebagainya," kata seorang legislator menanggapi Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono.

Sebelumnya Kasdi menjelaskan ihwal jajarannya mengapa mengenakan kostum serba loreng. Ia mengatakan bahwa kehadiran mereka menggunakan pakaian loreng bertujuan hanya untuk menghormati gelaran acara.

"Sebenarnya kami ingin menghormati acara tersebut dan kami hadir bersama dengan menteri, tidak ada maksud lain. Mohon maaf kalau memang itu bagian yang kurang berkenan di bapak/ibu sekalian. Tapi sesungguhnya di hati kami tetap dalam upaya birokrat, karena ini menghormati kami menggunakan atribut itu," kata Kasdi.

Ketua Komisi IV Sudin memandang yang dilakukan para pejabat Eselon I itu tidak etis. Padahal dalam foto yang sama, Mentan Syahrul Yasin Limpo yang merupakan kader Nasdem tidak mengenakan kostum bernuansa loreng tersebut.

Ia mengingatkan para pejabat Kementan bisa kena sanksi bila ada pihak yang melaporkan mereka. Sebab undang-undang mengatur para ASN harus netral dan tidak boleh berpolitik.

"Sudah lah pak, jual kemampuan, jangan jual harga diri. Kemampuan saya sebagai Dirjen mampu membuat petani Indonesia sejahtera. Tolong jaga netralitas. Kalau bapak main belakang ya monggo silakan karena Syahrul Yasin Limpo junjungan Bapak-bapak semua. Jangan sampai jadi blunder," kata Sudin.

Dalam kesempatan yang sama, Sekretaris Jenderal Kementerian Pertanian Kasdi Subagyono menyampaikan permohonan maaf atas keliruan yang dilakukan jajaran Eselon I dan berjanji tidak akan mengulangi hal serupa.

Kasdi mengatakan bahwa pakaian yang dikenalan jajaran eselon I itu merupakan seragam Kostranas -- Komando Strategi Nasional.

"Itu seragam yang saya kenal seragamnya Kostranas. Saya tidak tahu Kostranas itu dalam posisi di Nasdem terus terang saya tidak tahu," ujar Kasdi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Per 1 November, Realisasi KUR Capai Rp71,854 Triliun atau 102,65% dari Alokasi Dana

Per 1 November, Realisasi KUR Capai Rp71,854 Triliun atau 102,65% dari Alokasi Dana

Bisnis | Rabu, 03 November 2021 | 20:34 WIB

Kementan Targetkan Ekspor Tiga Kali Lipat Produk Pertanian di 2024

Kementan Targetkan Ekspor Tiga Kali Lipat Produk Pertanian di 2024

Bisnis | Minggu, 10 Oktober 2021 | 12:21 WIB

Mengunjungi Dunia Kopi di Pasar Santa

Mengunjungi Dunia Kopi di Pasar Santa

Foto | Selasa, 14 September 2021 | 18:45 WIB

Terkini

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

Dukung Putusan MK, Dasco Pastikan Syarat Keterwakilan Perempuan Masuk RUU Pemilu

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:07 WIB

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

Dasco Dukung Putusan MK soal Parpol Tanpa 30 persen Caleg Perempuan Bakal Gugur

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:49 WIB

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

Pemerataan Pendidikan, Anak-Anak di Daerah Terpencil Bogor Kini Punya Gedung Sekolah Dasar Baru

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:24 WIB

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

Lawan Impunitas, Nasib Kasus Air Keras Andrie Yunus Ditentukan 2 Juni

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 22:10 WIB

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

Kementerian PANRB dan Kemenkes Perkuat SDM Kesehatan Dukung Program Prioritas Presiden

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:42 WIB

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

Bocoran Der Spiegel: AS Berencana Pangkas Drastis Kontribusi Militer untuk NATO

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:41 WIB

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

Misteri CCTV 'Gaib' di Kasus Andrie Yunus: Muncul Saat Rilis, Lenyap di Meja Hijau

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:35 WIB

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

Fleksibilitas Kerja ASN Perkuat Budaya Kerja Profesional dan Berbasis Kinerja

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 21:29 WIB