Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19 saat Natal, Eropa kembali Berlakukan Pembatasan Ketat

Reza Gunadha | Hikmawan Muhamad Firdaus | Suara.com

Senin, 22 November 2021 | 08:03 WIB
Bersiap Hadapi Lonjakan Covid-19 saat Natal, Eropa kembali Berlakukan Pembatasan Ketat
Ilustrasi bendera Jerman.[Unsplash/Bram]

Suara.com - Sejumlah negara di benua Eropa kembali memberlakukan pembatasan Covid-19 menjelang libur natal dan tahun baru dan bersiap mengatasi gelombang keempat.

Menyadur Sky News Jumat (19/11/2021), Jerman, Austria, dan Slovakia telah menerapkan kembali pembatasan menjelang hari libur hari raya Natal.

Pada hari Kamis, Kanselir Jerman Angela Merkel mengumumkan pembatasan publik bagi mereka yang belum disuntik vaksin Covid-19.

Pembatasan tersebut berlaku di daerah-daerah di mana rumah sakit penuh dengan sangat cepat oleh pasien virus corona.

Yunani juga telah memberlakukan pembatasan ketat kepada warganya yang belum disuntik vaksin Covid-19, menyusul lonjakan kasus baru-baru ini.

Pemerintah Yunani melarang fasilitas umum di dalam ruangan, seperti bioskop, museum, dan pusat kebugaran untuk buka.

Tingkat kematian yang terkait dengan virus telah mencapai level tertinggi dalam enam bulan, karena sekitar sepertiga penduduk Yunani belum divaksinasi.

Selain itu, Austria juga telah memberlakukan penguncian ketat, terutama di dua negara bagian yakni Salzburg dan Austria Atas.

Pemerintah Austria kembali menutup sekolah dan menerapkan jam malam, serta mulai memberlakukan penguncian penuh mulai minggu depan.

Pemerintah Austria hanya akan mengizinkan perjalanan ke dan dari tempat kerja, membeli barang-barang penting, dan meninggalkan rumah untuk berolahraga.

Pada hari Kamis, ratusan orang melakukan aksi protes di luar Kedutaan Besar Austria di Paris, khawatir Prancis akan mengikutinya.

Namun, Presiden Emmanuel Macron mengatakan dia tidak akan memberlakukan penguncian pada orang yang tidak divaksinasi.

Macron mengatakan keberhasilan kartu kesehatan negara telah mengekang penyebaran virus Covid-19.

"Negara-negara yang mengunci yang tidak divaksinasi adalah mereka yang belum memberlakukan izin kesehatan," jelas Macron.

"Oleh karena itu, langkah ini tidak diperlukan di Prancis," kata Macron kepada surat kabar La Voix du Nord.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

4 Indikator Kenaikan Kasus Covid-19 Versi Satgas Covid-19

4 Indikator Kenaikan Kasus Covid-19 Versi Satgas Covid-19

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 18:10 WIB

Sama Bahayanya Dengan Covid-19, Vaksinasi Flu Juga Penting Untuk Masyarakat

Sama Bahayanya Dengan Covid-19, Vaksinasi Flu Juga Penting Untuk Masyarakat

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 17:35 WIB

Orangtua Wajib Tahu, Ini Aturan Vaksinasi Flu Pada Anak di Masa Pandemi

Orangtua Wajib Tahu, Ini Aturan Vaksinasi Flu Pada Anak di Masa Pandemi

Health | Jum'at, 19 November 2021 | 18:25 WIB

Terkini

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

Pecah Kongsi? Netanyahu Sindir Donald Trump Soal AS Mau Negosiasi dengan Iran

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:15 WIB

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

Trump Klaim Iran Mau Berunding, Teheran: Bohong! AS Gemetar dengan Rudal Sejjil

News | Senin, 23 Maret 2026 | 23:00 WIB

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

Penumpang Ungkap Momen Mencekam Tabrakan Pesawat Air Canada, Pilot Selamatkan Banyak Nyawa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:05 WIB

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

Kim Jong Un Terpilih Lagi Jadi Presiden Korut, Sang Adik Hilang Misterius

News | Senin, 23 Maret 2026 | 22:04 WIB

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

Momen Idulfitri, Prabowo Hubungi Presiden Palestina Mahmoud Abbas Bahas Solidaritas Bangsa

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

Menlu Israel Klaim 40 Negara Labeli Garda Revolusi Iran sebagai Teroris, Ada Indonesia?

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:55 WIB

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

Kabar Duka, Legislator 3 Periode NasDem Tamanuri Meninggal Dunia

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:53 WIB

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

Arus Balik Lebaran: Contraflow Tol Japek KM 70 Sampai KM 36 Arah Jakarta Berlaku Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:48 WIB

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

Antisipasi Dinamika Global, Kemhan-TNI Siapkan Langkah Efisiensi BBM dan Skema 4 Hari Kerja

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:41 WIB

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

Waspada, BMKG Sebut Jabodetabek Dikepung Hujan Lebat dan Angin Kencang Malam Ini

News | Senin, 23 Maret 2026 | 21:38 WIB