Penjaga Taman Tewas Dicabik Harimau, Rekan Kerja Hanya Bisa Pasrah Menyaksikan

Reza Gunadha, Rima Suliastini

Senin, 22 November 2021 | 16:54 WIB
Penjaga Taman Tewas Dicabik Harimau, Rekan Kerja Hanya Bisa Pasrah Menyaksikan
Ilustrasi harimau. (Shutterstock).

Suara.com - Seorang wanita yang bekerja sebagai penjaga taman di India, Swati Dhumane (46) tewas dicabik-cabik harimau di hadapan rekan-rekan kerjanya.

Menyadur The Sun Senin (22/11/2021) Dhumane sedang melakukan survei tanda harimau rutin ketika seekor harimau betina berusia 10 tahun yang bernama Maya menyelinap dan menyerangnya.

Peristiwa mengerikan itu terjadi pada hari Sabtu di Tadoba-Andhari Tiger Reserve (TATR) di Chandrapur, India.

Direktur Lapangan TATR, Jitendra Ramgaokar mengatakan Dhumane dan tiga rekannya sedang berjalan sekitar empat kilometer dari gerbang Kolara TATR ketika mereka melihat harimau betina di jalan.

"Harimau itu sekitar 200 meter jauhnya," ujarnya Ramgaokar. "Mereka menunggu sekitar 30 menit, tapi karena dia tidak bergerak, Dhumane memutuskan untuk mengambil jalan memutar."

ilustrasi harimau (pixabay.com)
ilustrasi harimau (pixabay.com)

"Saat itulah harimau betina merasakan gerakan di dalam hutan. Ia mengikuti empat orang dan menyerang Dhumane yang berjalan di belakang tiga pekerja."

Otoritas taman mengambil jenazah Dhumane beberapa jam kemudian dan mengirimnya untuk pemeriksaan. Survei tanda harimau - yang seharusnya mendokumentasikan aktivitas hewan tersebut - telah dihentikan sementara.

Nandkishore Kale, Wakil Direktur TATR, mengatakan turis menunggu di jalan di seberang harimau. Dhumane adalah orang ketiga yang dianiaya oleh Maya setelah insiden pada tahun 2017 dan 2020.

Bandu Dhotre, pakar satwa liar mengatakan harimau, terutama di kawasan wisata, biasanya tak menyerang manusia.

baca juga

"Wisatawan langsung menuju dan bergerak terlalu dekat dengan harimau tapi ia tidak pernah menyerang mereka. Serangan Maya pada penjaga hutan, dengan demikian, sangat mengejutkan."

Seorang pejabat senior telah mendesak orang-orang untuk "berhati-hati saat menjelajah di dekat dia".

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Meski Sudah Jinak, Ini Jenis Harimau yang Dipelihara Konglomerat Asal Sukoharjo

Meski Sudah Jinak, Ini Jenis Harimau yang Dipelihara Konglomerat Asal Sukoharjo

Surakarta | Kamis, 18 November 2021 | 12:44 WIB

Pemeriksaan Kesehatan Harimau Sumatera

Pemeriksaan Kesehatan Harimau Sumatera

Foto | Sabtu, 13 November 2021 | 10:00 WIB

Masuk Hutan, Perempuan India Tewas Dicabik Harimau

Masuk Hutan, Perempuan India Tewas Dicabik Harimau

News | Sabtu, 15 November 2014 | 06:50 WIB

Terkini

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

816 Titik Bazar Daging Murah Sudah Sambangi Permukiman Warga Jakarta

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:22 WIB

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

Kejagung Bantah Datangi Polda Metro Jaya Pasca Penggeledahan Cafe de'Clan Signature

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

Geledah 13 Lokasi dan Sita 74 Kg Emas Tapi Belum Ada Tersangka, Polda: Masih Pendalaman Paripurna

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 22:08 WIB

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

Prabowo: Banyak yang Nyusup ke MBG untuk Jadi Maling!

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:44 WIB

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

Open House Sekolah Rakyat di Lombok Barat, Gus Ipul: Siswa Tunjukkan Banyak Perubahan

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:23 WIB

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

Drama Putri Mandalika Berbahasa Inggris Meriahkan Open House Sekolah Rakyat Lombok

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:18 WIB

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

Mendagri Minta Pemda Akselerasi Program BSPS, Target 400 Ribu Rumah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 21:00 WIB

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

Pimpinan Ponpes Tak Ditahan Meski Jadi Tersangka Kasus Santri Terbakar, Polisi Buka Suara

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:58 WIB

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

Pengakuan Negara Belum Cukup, Hak Penghayat Kepercayaan Masih Jadi PR Pemerintah

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 20:18 WIB

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

Dari Dugaan Korupsi hingga Blackout Sumatera, Polri Temukan Harta Bernilai Rp543 Miliar

News | Jum'at, 10 Juli 2026 | 19:43 WIB

×