5 Fakta Menarik Bandara Kualanamu yang Kabarnya Dijual

Rifan Aditya | Suara.com

Senin, 29 November 2021 | 13:19 WIB
5 Fakta Menarik Bandara Kualanamu yang Kabarnya Dijual
Fakta menarik Bandara Kualanamu - Suasana di Bandara Kualanamu, Deli Serdang, Sumatera Utara. [digtara.com]

Suara.com - Baru-baru ini, polemik Bandara Kualanamu dijual sedang menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan. Nah, berikut ini beberapa fakta menarik Bandara Kualanamu yang perlu kamu tahu.

Kabar bahwa Bandara Kualanamu dijual menjadi viral. Pasalnya, bandara tersebut dikabarkan dijual kepada investor asing dari India. Said Didu selalu eks. Sekretaris Kementerian BUMN pun turut menyoroti kabar hangat tersebur.

PT Angkasa Pura II yang merupakan pemilik Bandara Kualanamu kemudian mengkonfirmasi, mereka menyampaikan bahwa kepemilikan saham sebesar 49 persen atas Bandara Kualanamu telah dilepas kepada GMR Airport Internasional India.

Terlepas dari kabar Bandara Kualanamu dijual ke pihak asik. Mari simak berikut ini beberapa fakta menarik Bandara Kualanamu yang perlu kamu tahu.

1. Salah Satu Bandara Terbesar di Indonesia

Bandara Kualanamu masuk dalam jajaran bandara terbesar nomer tiga di Indonesia. Yang mana diurutan pertama sebagai bandara terbesar di Indonesia adalah bandara Soekarno–Hatta (Tangerang, Banten) dan urutan kedua ada Bandar Udara Internasional Kertajati (Majalengka, Jawa Barat).

2. Lokasi Bandara Kualanamu

Diketahui, Bandara Kualanamu ini merupakan Bandara Internasional yang memberikan pelayanan perjalanan udara Kota Medan, Sumatra Utara. Adapun bandara ini berada di kawasan Deli Serdang.

3. Bekas Area Perkebunan

Fakta menarik Bandara Kualanamu lainnya yaitu lokasi bandara ini rupanya bekas area perkebunan milik PT Perkebunan Nusantara II Tanjung Morawa, yang mana berada di kecm Beringin, kab. Deli Serdang, Sumatera Utara.

4. Proses Pembangunan Bandara

Persiapan pembangunan Bandara sudah sejak 1 Agustus 1997. Hanya saja, karena terjadi krisis moneter pada tahun tersebut, proses pembangunan pun dengan sangat terpaksa ditunda. Kemudian pada tahun 2006, pembangun Bandara Kualanamu untuk pertama kali dilakukan.

5. Diresmikan Presiden SBY

Setelah proses pembangunan Bandara Kualanamu selesai, Susilo Bambang Yudhoyonk selaku Presiden RI pada masa itu, meresmikan Bandara tersebut dengan ditandai penandatanganan pada batu prasasti pada 27 Marer 2014.

Penandatangan batu prasasti tersebut sebagai simbol resmi bahwa Bandara udara internasional  telah dibuka untuk umum. Bandara ini menjadi salah satu bandara terbesar yang ada di Indonesia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Disentil Denny Siregar Soal Bandara Kualanamu, Jansen Sitindaon: Nyerang Kehormatanku

Disentil Denny Siregar Soal Bandara Kualanamu, Jansen Sitindaon: Nyerang Kehormatanku

News | Jum'at, 26 November 2021 | 16:33 WIB

Perusahaan Asal India Kelola Bandara Kualanamu: Tidak Ada Penjualan Aset

Perusahaan Asal India Kelola Bandara Kualanamu: Tidak Ada Penjualan Aset

Sumut | Jum'at, 26 November 2021 | 15:16 WIB

Sebagian Kepemilikan Bandara Kualanamu Dicaplok Asing, Stafsus Arya: Negara Tetap Untung

Sebagian Kepemilikan Bandara Kualanamu Dicaplok Asing, Stafsus Arya: Negara Tetap Untung

Bisnis | Jum'at, 26 November 2021 | 14:13 WIB

Terkini

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Jenazah Praka Farizal Segera Dipulangkan ke Indonesia

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:56 WIB

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

3 Prajurit TNI Gugur Akibat Serangan Israel, Publik Menantikan Sikap Tegas Prabowo

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:35 WIB

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

Sempat Viral Zebra Cross Hilang, Pemprov DKI Akhirnya Bikin 5 Titik di Tebet

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:33 WIB

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB