Berhasilkah Ferdinand Hutahaean Membela Diri di Tengah Tuduhan Penistaan Agama?

Siswanto

Kamis, 06 Januari 2022 | 07:00 WIB
Berhasilkah Ferdinand Hutahaean Membela Diri di Tengah Tuduhan Penistaan Agama?
Ferdinand Hutahaean [Foto: Suara.com]

Suara.com - "Kenapa orang-orang ini ngamuk ke saya? Cuitan saya bukan untuk kalian, tapi untuk saya sendiri. Menguatkan diri saya sendiri. Motivasi untuk diri sendiri. Cuitan saya agar menyemangati hati saya sendiri bahwa saya punya Tuhan yang Maha segalanya. Kenapa kalian ngamuk? Mohon maaf bila kalian tersinggung."

Itu ditulis oleh mantan politikus Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean, kemarin, setelah cuitannya baru-baru ini menjadi perhatian sebagian netizen.

Sejak kemarin, Ferdinand Hutahaean diserang melalui online dengan alasan melakukan (dugaan) penistaan agama dan menyampaikan ujaran kebencian bermuatan SARA karena tulisannya di Twitter.

"Kasihan sekali Allahmu ternyata lemah harus dibela. Kalau aku sih Allahku luar biasa, maha segalanya, DIA lah pembelaku selalu dan Allahku tak perlu di bela," kata Ferdinand Hutahaean.

Sebagian netizen menulis dengan keras untuk menunjukkan kemarahan mereka atas cuitan itu.

Ferdinand Hutahaean sampai menghapus tulisan yang memicu masalah dari Twitter, padahal selama ini dia hampir tidak pernah menghapus cuitan walaupun kontroversial.

Dia berulangkali meminta maaf karena menyadari ada yang tidak nyaman dengan apa yang ditulisnya.

Namun Ferdinand Hutahaean mengaku tidak tahu kenapa orang sampai marah-marah.

Padahal, dia mengaku kala itu hanya "menyemangati diri sendiri" dan kata-kata yang ditulis ditujukan untuk diri sendiri.

baca juga

"Masa menyemangati diri sendiri tidak boleh. Makanya sering-sering bicara dengan diri sendiri, jangan kebanyakan bicara ke orang lain supaya mengenal diri sendiri dan memotivasi diri sendiri. Tapi baiklah, kalau ada yang merasa terganggu, saya mohon maaf. Yang pasti, cuitan saya untuk saya sendiri!

Dilaporkan ke polisi

Walaupun politikus itu sudah berkali-kali meminta maaf dan mengaku menyadari apa yang mengganggu pihak lain, sejumlah netizen tetap menghujaninya hujatan.

Tak sedikit netizen yang menginginkan bertemu dengan Ferdinand Hutahaean untuk berduel.

Di tengah upaya untuk meredam isu SARA agar tidak menguat, cuitan Ferdinand Hutahaean seperti membakar kertas.

Di media sosial Twitter, kemarin tagar #tangkapferdinand menjadi trending.

Sejumlah kelompok memperkarakan Ferdinand Hutahaean karena menganggap cuitannya mengandung unsur penistaan agama dan ujaran kebencian mengandung SARA.

Komite Nasional Pemuda Indonesia berencana melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Bareskrim Polri terkait dugaan penistaan agama.

Sedangkan Brigade Muslim Indonesia Sulawesi Selatan melaporkan Ferdinand Hutahaean ke Polda Sulawesi Selatan dengan tuduhan menyampaikan (dugaan) ujaran kebencian bermuatan SARA.

Menyadari cuitannya mendapat respons yang serius, Ferdinand Hutahaean tak cukup hanya mengklarifikasi lewat cuitan, dia juga membuat video dan mengunggahnya ke Twitter.

"Sekali lagi saya tegaskan, tidak ada maksud saya untuk menyerang kelompok tertentu, agama tertentu kaum tertentu atau orang tertentu."

"Yang saya lakukan itu adalah dialog imajiner antara pikiran saya dan hati saya."

Dia mengaku sebelum menuliskan cuitan itu, pikirannya sedang down karena "banyak beban."

Tapi Ketua Umum MUI Kota Medan Hasan Matsum menyebut cuitan Ferdinand Hutahaean "jelas ada (pidana penistaan agama)." 

Penegak hukum, kata dia, harus memproses kalangan yang melaporkan Ferdinand Hutahaean. Menurut dia, permintaan maaf saja tidak cukup.

"Kalau semuanya dimaafkan untuk apa ada aturan hukum, undang-undang penistaan agama itu dibuat untuk memberikan aturan hukum tentang itu," kata Hasan.

Dia mengajak umat Islam untuk menyerahkan kasus itu kepada penegak hukum.

Sementara Wakil Sekretaris Jenderal Persaudaraan Alumni 212 Novel Bamukmin menyebut kasus Ferdinand Hutahaean lebih parah dari kasus penistaan agama yang pernah menjerat Basuki Tjahaja Purnama (Ahok).

Senada dengan Hasan, Novel Bamukmin mendorong polisi memproses kasus itu.

Dalam klarifikasi, Ferdinand Hutahaean menegaskan cuitannya sama sekali tidak dimaksudkan untuk mengganggu siapapun.

"Tapi kemudian orang ada yang merasa dituduh, merasa ada yang diserang."

Dia menekankan cuitannya ditujukan untuk diri sendiri, bukan untuk siapapun.

"Saya meminta maaf kepada siapapun yang merasa cuitan saya mengganggu atau membuat siapapun tidak nyaman."

Dia berharap setelah klarifikasi ini, "semua bisa mengerti, memahami."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW

Profil Abah Setu, Pimpinan Majelis Dzikir di Bekasi yang Diduga Hina Nabi Muhammad SAW

News | Jum'at, 11 September 2026 | 16:10 WIB

Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!

Polisi Pastikan Kasus Penistaan Agama Abah Setu Lanjut: Laporan Belum Dicabut!

News | Jum'at, 11 September 2026 | 13:27 WIB

Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya

Siap Tutup Majelis Dzikirnya, MUI Bekasi Bakal Bina Abah Setu: Jangan Benci Orangnya

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:09 WIB

6 Cara Ampuh Meminta Maaf kepada Zodiak Leo Tanpa Memicu Konflik

6 Cara Ampuh Meminta Maaf kepada Zodiak Leo Tanpa Memicu Konflik

Lifestyle | Senin, 17 Agustus 2026 | 13:55 WIB

Clareesya RoBoKop Minta Maaf Unggah Foto Gaya Takbir Picu Polemik Isu Penistaan Agama

Clareesya RoBoKop Minta Maaf Unggah Foto Gaya Takbir Picu Polemik Isu Penistaan Agama

Entertainment | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 13:19 WIB

Setelah Seruan Boikot, Gedung Orang Tua Didemo Atas Tudingan Penistaan Agama

Setelah Seruan Boikot, Gedung Orang Tua Didemo Atas Tudingan Penistaan Agama

Bisnis | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:13 WIB

Massa FPI Geruduk Gedung OT Cengkareng, Jalan Macet Parah 1 Km

Massa FPI Geruduk Gedung OT Cengkareng, Jalan Macet Parah 1 Km

News | Jum'at, 14 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Bertambah, Total 4 Orang Jadi Tersangka Kasus Hafalan Alquran Berhadiah Miras

Bertambah, Total 4 Orang Jadi Tersangka Kasus Hafalan Alquran Berhadiah Miras

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:23 WIB

Viral Promosi Miras Pakai Tantangan Baca Al Quran, Yusril Minta Polisi Bertindak

Viral Promosi Miras Pakai Tantangan Baca Al Quran, Yusril Minta Polisi Bertindak

News | Kamis, 13 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

Kasus Hafalan Ad-Dhuha Berhadiah Miras di Sound Project Dilimpahkan ke Polda Metro Jaya

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 21:50 WIB

Terkini

Mau Seru-seruan di Pestapora 2026? Manfaatkan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Mau Seru-seruan di Pestapora 2026? Manfaatkan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Sumsel | Rabu, 23 September 2026 | 11:20 WIB

Rilis Bulan Ini! The Intern Versi Korea Siap Tayang di Bioskop Indonesia

Rilis Bulan Ini! The Intern Versi Korea Siap Tayang di Bioskop Indonesia

Your Say | Rabu, 23 September 2026 | 11:20 WIB

Nikmati Pestapora 2026 Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Nikmati Pestapora 2026 Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Jatim | Rabu, 23 September 2026 | 11:19 WIB

Nikmati Pestapora 2026 Tanpa Khawatir Beban Bayar, Ada Cicilan 0% BRI

Nikmati Pestapora 2026 Tanpa Khawatir Beban Bayar, Ada Cicilan 0% BRI

Sumbar | Rabu, 23 September 2026 | 11:18 WIB

Pestapora 2026 Makin Seru, BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan 0%

Pestapora 2026 Makin Seru, BRI Kartu Kredit Hadirkan Cicilan 0%

Jogja | Rabu, 23 September 2026 | 11:16 WIB

Pestapora 2026 Makin Seru, Bayar Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI

Pestapora 2026 Makin Seru, Bayar Lebih Ringan dengan Cicilan 0% BRI

Riau | Rabu, 23 September 2026 | 11:15 WIB

Permintaan Listrik Naik, ASEAN Perlu Perkuat Jaringan Energi Terbarukan: Siapkah?

Permintaan Listrik Naik, ASEAN Perlu Perkuat Jaringan Energi Terbarukan: Siapkah?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:15 WIB

Souvenir Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby Isinya Apa? Intip Detailnya

Souvenir Pernikahan Andre Taulany dan Amanda Rigby Isinya Apa? Intip Detailnya

Entertainment | Rabu, 23 September 2026 | 11:14 WIB

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Serunya Pestapora 2026, Makin Ringan dengan Cicilan 0% BRI Kartu Kredit

Sumut | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

Presidential Threshold Dihapus, Kini Muncul Syarat Minimal Didukung 2 Parpol: Apa Bedanya?

News | Rabu, 23 September 2026 | 11:11 WIB

×