Bayi yang Diserahkan ke Tentara AS Saat Evakuasi Afghanistan Akhirnya Bertemu Keluarga

Reza Gunadha | Rima Suliastini | Suara.com

Senin, 10 Januari 2022 | 13:06 WIB
Bayi yang Diserahkan ke Tentara AS Saat Evakuasi Afghanistan Akhirnya Bertemu Keluarga
Bayi diserahkan kepada tentara Amerika melewati dinding perimeter bandara menunggu untuk dievakuasi, di Kabul, Afghanistan, Kamis (19/8/2021). [AFP Photo}

Suara.com - Bayi Afghanistan yang diserahkan ke tentara AS melalui tembok bandara saat evakuasi di Kabul akhirnya kembali berkumpul dengan orangtuanya.

Menyadur New York Post Senin (10/1/2022), bayi bernama Sohail Ahmadi itu lepas dari dekapan orangtuanya setelah diserahkan pada tentara AS pada 19 Agustus.

Namun Reuters melaporkan pada hari Sabtu, bayi yang kini berusia 6 bulan itu sudah bertemu kembali dengan keluarganya di Kabul.

Kembali saat evakuasi yang berlangsung ricuh terjadi, ayah bayi, mantan penjaga kedutaan AS Mirza Ali Ahmadi, istrinya Suraya dan empat anak lainnya memasuki bandara Kabul untuk melarikan diri dari Afghanistan.

Mereka berharap bisa keluar dari tanah airnya karena Afghanistan jatuh ke tangan Taliban. Namun sayang, mereka tidak dapat menemukan Sohail.

Bayi diserahkan kepada tentara Amerika melewati dinding perimeter bandara menunggu untuk dievakuasi, di Kabul, Afghanistan, Kamis (19/8/2021). [AFP Photo}
Bayi diserahkan kepada tentara Amerika melewati dinding perimeter bandara menunggu untuk dievakuasi, di Kabul, Afghanistan, Kamis (19/8/2021). [AFP Photo}

Setelah Reuters menerbitkan berita tentang Ahmadi, bayi dua bulan itu ditemukan Hamid Safi, seorang sopir taksi berusia 29 tahun yang tinggal di Kabul. Ia menemukannya di bandara dan membawanya pulang untuk dirawat.

“Saya menjaga bayi ini. Jika keluarganya ditemukan, saya akan memberikannya kepada mereka,” katanya kepada Reuters pada November. "Jika tidak, aku akan membesarkannya sendiri."

Ketika titik terang mulai terlihat, Safi awalnya menolak untuk menyerahkan anak itu. Tapi pada hari Sabtu, Safi akhirnya mengalah.

Setelah berminggu-minggu negosiasi dan bantuan dari Palang Merah – dan penangkapan oleh Taliban karena penculikan – Safi akhirnya memberikan anak itu kepada kakeknya.

Keluarga Ahmadi langsung merasa lega dan kerabat lainnya di Kabul menangis terharu dengan bersatunya kembali bayi mereka di pangkuan keluarga, menurut Reuters.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pengakuan Mengejutkan Perempuan Muda Pembuang Janin, Tangan Bayi Hilang Saat Ditemukan

Pengakuan Mengejutkan Perempuan Muda Pembuang Janin, Tangan Bayi Hilang Saat Ditemukan

Bali | Selasa, 08 Juni 2021 | 09:06 WIB

Diduga Jatuh di Jalan, Jenazah Bayi Hilang di Jalan Yogyakarta-Magelang

Diduga Jatuh di Jalan, Jenazah Bayi Hilang di Jalan Yogyakarta-Magelang

Jawa Tengah | Rabu, 02 Juni 2021 | 12:01 WIB

Bayi Hilang di Penitipan Anak, Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Saluran Got

Bayi Hilang di Penitipan Anak, Ditemukan Tewas Tanpa Kepala di Saluran Got

News | Senin, 09 Desember 2019 | 12:11 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB