Rakyat Wae Sano NTT Tolak Pembangunan Geothermal, Pemerintah dan GeoDipa Merekayasa Pertemuan Warga

Erick Tanjung | Stephanus Aranditio | Suara.com

Rabu, 26 Januari 2022 | 21:09 WIB
Rakyat Wae Sano NTT Tolak Pembangunan Geothermal, Pemerintah dan GeoDipa Merekayasa Pertemuan Warga
Warga Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, NTT menolak rencana pembangunan tambang panas bumi atau Flores Geothermal Island oleh PT Sarana Multi Infrastruktur dan PT Geo Dipa Energi. (Bidik layar)

Suara.com - Warga Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, Provinsi Nusa Tenggara Timur kembali menegaskan menolak rencana pembangunan tambang panas bumi atau Flores Geothermal Island oleh PT Sarana Multi Infrastruktur dan PT Geo Dipa Energi.

Penegasan sikap yang mereka perjuangkan sejak 2018 ini sebagai respon atas acara sosialisasi atau dalam bahasa daerahnya Lonto Leok, yang dilakukan oleh pemerintah Kabupaten Manggarai Barat bersama PTSMI/Geo Dipa pada Selasa, 25 Januari kemarin.

Edu, salah satu warga Wae Sano mengatakan, acara Lonto Leok itu sama sekali tidak melibatkan warga Wae Sano sebagai pihak yang akan terdampak pembangunan proyek strategis nasional tersebut.

"Kenyataan yang terjadi kami seperti diklaim bahwa sudah berada di luar kampung Lempe atau bukan warga situ lagi. Begitu kami masuk yang kami lihat itu orang lain di dalam forum itu, kami tidak mengenal mereka, tujuannya apa? lalu yang berbicara bukan Tu'a Golo (tokoh adat)," kata Edu dalam jumpa pers, Rabu (26/1/2022).

Dia menyebut bahkan dalam pertemuan tersebut orang asli Wae Sano sama sekali tidak disapa, padahal idealnya acara adat Lonto Leok seharusnya mengumpulkan semua pihak terkait untuk bermusyawarah untuk mencapai mufakat.

"Ini pertemuan sangat dimonopoli sekali, yang hadir itu kebanyakan dari luar semua," tuturnya.

Edu menegaskan seluruh warga Wae Sano menolak rencana PT SMI dan PT Geo Dipa untuk membangun geothermal di lingkungan mereka. "Kami menolak kehadiran GeoDipa karena sangat mengganggu ketenangan dan keharmonisan warga Kampung Lempe," tegas Edu.

Mereka juga mendesak pemerintah untuk mencabut kesepakatan bersama atau MoU yang mengizinkan rencana pembangunan geothermal oleh PT SMI dan PT Geo Dipa di Wae Sano. "Segera cabut izin geothermal di titik lempe karena sangat mengganggu ruang hidup kami," tutur Edu.

Diketahui, pemerintah berencana membangun pembangunan tambang panas bumi Flores Geothermal Island di Desa Wae Sano, Kecamatan Sano Nggoang, Kabupaten Manggarai Barat, NTT, dengan dalih untuk memenuhi kebutuhan listrik di Manggarai Barat.

Pemerintah menilai kebutuhan energi listrik di Pulau Flores, khususnya Manggarai Barat, dalam jangka panjang akan terus meningkat seiring dengan pertumbuhan jumlah penduduk, perekonomian, pembangunan, serta pertumbuhan industri terutama industri pariwisata.

Sementara rasio elektrifikasi Kabupaten Manggarai Barat masih berada di bawah rata-rata nasional sehingga perlu percepatan dan dukungan dari sisi pasokan melalui pembangunan pembangkit tenaga listrik.

Berdasarkan data pemerintah, di bawah tanah Wae Sano ini memiliki potensi panas bumi yang mencapai 910 MWe, terdiri dari sumberdaya (resources) sebesar 385 MWe dan cadangan (reserves) sebesar 524 Mwe.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kejaksaan NTT Tahan Tersangka Kasus Suap Rp1,5 Miliar

Kejaksaan NTT Tahan Tersangka Kasus Suap Rp1,5 Miliar

Jogja | Rabu, 26 Januari 2022 | 20:42 WIB

Bulog Nusa Tenggara Timur Jual Minyak Goreng Harga Rp14 Ribu Per Liter

Bulog Nusa Tenggara Timur Jual Minyak Goreng Harga Rp14 Ribu Per Liter

Sulsel | Senin, 24 Januari 2022 | 09:36 WIB

Kembali Melonjak, Positif Covid-19 di Kupang Tambah 46 Kasus

Kembali Melonjak, Positif Covid-19 di Kupang Tambah 46 Kasus

News | Jum'at, 21 Januari 2022 | 17:32 WIB

Terkini

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

Alur Komunikasi Petugas PK Dinilai 'Lemot', Nyawa Melayang di Perlintasan Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB

Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!

Intervensi Baleg DPR di Kasus Chromebook Nadiem Makarim? Formappi: Tidak Bisa!

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:13 WIB

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

Lapor Polisi Duluan, GRIB Jaya Tantang Putri Ahmad Bahar Adu Bukti

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:05 WIB