Dokter India Bertahan Hidup di Bungker Bersama Macan Kumbang dan Jaguar

Siswanto | BBC | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2022 | 10:02 WIB
Dokter India Bertahan Hidup di Bungker Bersama Macan Kumbang dan Jaguar
BBC

Suara.com - Sudah lebih dari satu pekan seorang dokter asal India terjebak di tengah perang Ukraina. Dia bersembunyi di ruang bawah tanah rumahnya bersama dua kucing raksasa peliharaan - seekor macan kumbang dan jaguar.

Girikumar Patil, yang membawa dua hewan predator itu dari kebun binatang Kyiv, mengatakan ia tak akan meninggalkan rumahnya tanpa kedua hewan itu. Ia sudah bermukim lebih dari enam tahun di Severodonetsk, sebuah kota kecil di wilayah Donbas, bagian timur Ukraina.

Sejak perang dimulai, Girikumar yang masih lajang, keluar dari rubanahnya yang sempit hanya untuk membeli makanan bagi kucing-kucingnya itu - jaguarnya merupakan jantan berusia 20 bulan, dan macan kumbang adalah betina berusia enam bulan. Ia keluar dari tempat berlindungnya setelah jam malam berakhir atau menjelang fajar.

Jaguar yang bersamanya adalah campuran langka antara macan tutul jantan dan jaguar betina, kata Girikumar.

Baca juga:

Sejauh ini, Girikumar mengatakan dia sudah membeli 23kg daging domba, ayam turki, dan ayam biasa dari kampung tetangga, di mana harganya sudah empat kali lipat dari harga normal.

"Kucing-kucing raksasa saya ini bermalam di rubanah bersama saya. Ada banyak sekali ledakan bom di sekitar kami. Kucing-kucing ini ketakutan. Mereka enggan untuk makan. Saya tak bisa meninggalkan mereka," kata Girikumar, 40 tahun, kepada BBC.

"Ini merupakan pengalaman perang kedua dalam kehidupan saya. Tapi yang ini lebih mengerikan."

Girikumar mengatakan sebelumnya ia tinggal di Luhansk, tempat pasukan pemberontak sokongan Rusia berperang melawan pasukan Ukraina sejak 2014 meskipun sudah ada kesepakatan gencatan senjata.

Selama perang di wilayah itu, rumahnya dan sebuah rumah makan India yang ia buka telah hancur, katanya.

Ia kemudian pindah ke Severodonetsk sekitar 100km jauhnya, membeli tempat baru, dan mulai membuka praktik kedokteran serta membeli hewan peliharaan baru.

"Sekarang saya terjebak di zona perang. Kali ini saya sangat khawatir. Orang tua saya telah menelepon dan meminta saya untuk pulang kampung, tapi saya tak bisa meninggalkan hewan-hewan ini," kata Girikumar.

Girikumar yang berasal dari negara bagian Andhra Pradesh di India mengatakan bahwa ia merogoh kocek hingga US$35.000 atau Rp500 juta untuk membeli macan kumbang dan jaguar dari kebun binatang Kyiv sekitar 20 bulan lalu.

Girikumar mengatakan dia tiba di Ukraina pada 2007 untuk belajar ilmu kedokteran.

Sejak 2014, dia sudah memulai praktik bedah tulang dan sekarang bekerja di sebuah rumah sakit milik pemerintah di Severodonetsk yang ditutup sejak perang dimulai. Ia juga mengatakan membuka praktik kedokteran secara privat.

Di Severodonetsk, Girikumar tinggal di rumah bertingkat dengan enam ruangan, yang dilengkapi kandang kecil untuk hewan-hewan. Dia mengatakan sebagian besar gajinya sudah habis untuk hewan-hewan peliharaannya - dia juga punya tiga anjing - dan berusaha mencari dana tambahan melalui saluran YouTube di mana dia mengunggah tayangan mengenai dua kucing raksasanya itu. Saat ini ia sudah punya sekitar 87.000 pelanggan.

"Saya selalu tertarik dengan kucing-kucing besar sejak saya menonton bintang film India kesayangan saya, Chiranjeevi bersama dengan macan tutul dalam sebuah film," katanya.

Sebagai putra manajer bank dan guru sekolah, Girikumar mengatakan dia selalu menjadi seorang "penyayang binatang", dan memelihara anjing, kucing dan burung di rumah.

Setelah lulus sekolah dan kuliah, Girikumar juga berkecimpung di dunia film, memainkan peran kecil di sinetron Telugu. Di Ukraina, dia juga mengaku mengambil bagian sebagai karakter "orang asing" dalam belasan serial dan film lokal.

Perbatasan Ukraina-Rusia sekitar 80km dari rumahnya, kata dia, tapi ini sulit untuk menjangkau ke sana karena adanya pasukan Rusia di wilayah itu. Ada pemadaman listrik dan jaringan internet di lingkungannya, tapi dia masih bisa mengunggah pesan video secara teratur di media sosial.

"Saya adalah satu-satunya orang India di luar sini, dan pada malam hari, saya sendirian di lingkungan ini. Kebanyakan tetangga saya sudah pindah ke desa-desa terdekat. Saya akan bertahan," katanya.

Hal terkait yang mungkin bisa simak:



Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur

Dihujani Drone Rusia di Siang Bolong, Situs Warisan Dunia UNESCO di Lviv Hancur

News | Rabu, 25 Maret 2026 | 11:05 WIB

Eropa Terancam Gelap: Pipa Migas Rusia Rusak, Perang Iran Tutup Selat Hormuz

Eropa Terancam Gelap: Pipa Migas Rusia Rusak, Perang Iran Tutup Selat Hormuz

Bisnis | Rabu, 04 Maret 2026 | 13:14 WIB

Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera

Perang Rusia-Ukraina Masuk Tahun Keempat, PBB Desak Gencatan Senjata Segera

News | Rabu, 25 Februari 2026 | 07:30 WIB

Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?

Dari Brimob Aceh ke Garis Depan Donbass: Mengapa Tentara Bayaran Rusia Menjadi Pilihan Fatal?

News | Selasa, 20 Januari 2026 | 15:38 WIB

6 Fakta Bripda Rio: Desersi Usai Selingkuh dan KDRT, Kabur Jadi Tentara Bayaran Rusia

6 Fakta Bripda Rio: Desersi Usai Selingkuh dan KDRT, Kabur Jadi Tentara Bayaran Rusia

News | Minggu, 18 Januari 2026 | 07:03 WIB

Satya Wacana Datangkan Pemain Timnas Ukraina untuk IBL 2026, Jebolan Liga Bulgaria

Satya Wacana Datangkan Pemain Timnas Ukraina untuk IBL 2026, Jebolan Liga Bulgaria

Sport | Selasa, 06 Januari 2026 | 11:43 WIB

Sedan Mewah BMW Disulap Jadi Senjata Mematikan di Perang Rusia vs Ukraina, Ini Penampakannya

Sedan Mewah BMW Disulap Jadi Senjata Mematikan di Perang Rusia vs Ukraina, Ini Penampakannya

Otomotif | Jum'at, 19 Desember 2025 | 14:17 WIB

Isu Damai Ukraina Redam Efek Blokade Tanker Venezuela, Begini Dampaknya ke Harga Minyak

Isu Damai Ukraina Redam Efek Blokade Tanker Venezuela, Begini Dampaknya ke Harga Minyak

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 10:44 WIB

Karier Anjlok! Mykhailo Mudryk Kena Skors Doping, Kini Kena Sanksi Gara-gara Kaca Mobil

Karier Anjlok! Mykhailo Mudryk Kena Skors Doping, Kini Kena Sanksi Gara-gara Kaca Mobil

Bola | Kamis, 11 Desember 2025 | 20:04 WIB

Harga Minyak Melemah: Dibayangi Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina dan Keputusan The Fed

Harga Minyak Melemah: Dibayangi Ketidakpastian Damai Rusia-Ukraina dan Keputusan The Fed

Bisnis | Selasa, 09 Desember 2025 | 10:45 WIB

Terkini

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

AHY Umumkan Kelahiran Anak Kedua, Diberi Nama Arjuna Hanyokrokusumo Yudhoyono

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:09 WIB

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

Percakapan Singkat Seusai Maghrib Jadi Kenangan Terakhir Ayah Praka Farizal Sebelum Putranya Gugur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

H-1 MBG Kembali Beroperasi, Relawan SPPG Jakbar Gas Pol Bersihkan Dapur

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:02 WIB