Sibuk Urus IKN Nusantara, Jokowi: Jakarta Bukan Ditinggalkan Tapi Diperbaiki

Erick Tanjung | Ria Rizki Nirmala Sari | Suara.com

Kamis, 10 Maret 2022 | 20:24 WIB
Sibuk Urus IKN Nusantara, Jokowi: Jakarta Bukan Ditinggalkan Tapi Diperbaiki
Bambang Susantono bersama Jokowi, Sri Mulyani dan Syurkani IK di Istana Kepresidenan (instagram/bambangsusantono)

Suara.com - Presiden Joko Widodo meminta kepada jajarannya untuk terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat terkait alasan pemerintah memindahkan ibu kota negara dari Jakarta ke Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Jokowi menegaskan kalau pemerintah tidak akan meninggalkan DKI Jakarta sebagai pusat perekonomian.

Jokowi menyatakan, kalau DKI Jakarta akan diperbaiki. Karena itu ia tidak mau masyarakat menjadi salah persepsi seolah-olah akan memindahkan Jakarta ke IKN Nusantara.

"Juga disampaikan Jakarta pun akan kami perbaiki, bukan ditinggalkan jangan ada sebuah persepsi itu," ungkap Jokowi dalam rapat terbatas di Jakarta sebagaimana dikutip melalui YouTube Sekretariat Presiden, Kamis (10/3/2022).

Ia meminta nantinya sosialisasi terus berjalan seperti soal upaya pemerintah dalam pemerataan Produk Domestik Bruto (PDB) ekonomi, kemudian urusan ketimpangan wilayah antara Jawa dan Luar Jawa.

"Urusan mengenai padatnya populasi di Jawa yaitu 56 persen penduduk indonesia ada di Jawa, PDB ekonomi 58 persen di Jawa," ujarnya.

Pemimpin IKN Nusantara

Sebelumnya Presiden Jokowi memimpin rapat terbatas mengenai pembahasan masalah pertanahan dan kelembagaan IKN Nusantara di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis. Pada kesempatan itu, Jokowi memperkenalkan Bambang Susantono dan Dhony Rahajoe sebagai Kepala dan Wakil Kepala Otorita IKN kepada seluruh jajaran menteri di Kabinet Indonesia Maju.

"Sebenarnya sore ini saya hanya ingin mengenalkan pak Bambang dan pak Dhony supaya nanti ini bisa berkaitan dengan semua bisa sambung," kata Jokowi.

Jokowi sempat mengungkap alasan mengapa ia memilih Bambang dan Dhony untuk memimpin IKN yang terletak di Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Menurutnya Bambang dan Dhony menjadi kombinasi yang paling tepat untuk membangun sebuah kota baru.

Bambang dikenal Jokowi sebagai sosok yang memiliki pengalaman di banyak bidang. Bambang sendiri merupakan lulusan Institut Teknologi Bandung (ITB) di bidang sipil infrastuktur dan bidang urban planning.

Kemudian Bambang juga pernah menjabat sebagai Wakil Menteri Perhubungan di era Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY). Dengan demikian ia dianggap memiliki pengalaman di bidang transportasi.

Setelah itu, Bambang juga bekerja wakil presiden di Asian Development Bank (ADB), sebuah lembaga keuangan yang berpusat di Manila, Filipina.

Kemampuan Bambang tersebut lantas dianggap Jokowi dilengkapi oleh pengalaman Dhony. Dhony yang sebelumnya menjabat sebagai Managing Director President Office Sinar Mas Land dinilai Jokowi memiliki pengalaman yang sangat matang terutama di bidang pembangunan.

"Kemudian didukung oleh pak Dohny yang memiliki pengalaman lapangan terutama di bidang properti dari A sampai Znya pernah mengalami," ungkapnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Blak-Blakan! Ini Alasan Jokowi Pilih Bambang-Dhony Jadi Pemimpin IKN Nusantara

Blak-Blakan! Ini Alasan Jokowi Pilih Bambang-Dhony Jadi Pemimpin IKN Nusantara

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 19:23 WIB

Usai Melantik, Jokowi Perkenalkan Pimpinan IKN Nusantara ke Jajaran Kabinet Indonesia Maju

Usai Melantik, Jokowi Perkenalkan Pimpinan IKN Nusantara ke Jajaran Kabinet Indonesia Maju

News | Kamis, 10 Maret 2022 | 19:18 WIB

Kepala Otorita IKN Nusantara, Bambang Susantono: Butuh 15-20 Tahun, Kota Miliki "Soul of The City"

Kepala Otorita IKN Nusantara, Bambang Susantono: Butuh 15-20 Tahun, Kota Miliki "Soul of The City"

Sumsel | Kamis, 10 Maret 2022 | 18:31 WIB

Terkini

SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar

SPPG Kemayoran Distribusikan Makan Bergizi Gratis, Libatkan 70% Warga Sekitar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:47 WIB

Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu

Diproduksi dalam Kamar Hotel Bogor, Polisi Bongkar Praktik Pembuatan Uang Palsu

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:40 WIB

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

5 Fakta Gugurnya 3 Prajurit TNI dalam Misi Perdamaian PBB di Lebanon

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:35 WIB

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

Pemerintah Berduka 3 Prajurit TNI Gugur di Lebanon, Minta Kewaspadaan Ditingkatkan

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

Modal Air Detergen, Komplotan 'Black Dollar' di Meruya Libas Uang WN Korea Rp1,6 Miliar

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:28 WIB

Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!

Wamendagri Warning ASN: WFH Bukan Berarti Libur, Pelayanan Publik Jangan Sampai Terganggu!

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:25 WIB

Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global

Pengamat UGM Nilai Keputusan Tahan Harga BBM Tepat, Jaga Daya Beli di Tengah Tekanan Global

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:21 WIB

Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot

Pramono Akui Laporan JAKI Banyak Mandek, Kasus Zebra Cross Tebet Disorot

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:13 WIB

Mantan Kades Rindu Hati Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Kasus Dana Desa Rugikan Negara Rp892 Juta

Mantan Kades Rindu Hati Dituntut 4,5 Tahun Penjara, Kasus Dana Desa Rugikan Negara Rp892 Juta

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:08 WIB

Israel Sahkan Hukuman Mati untuk Warga Palestina, PBB Beri Kecaman Keras

Israel Sahkan Hukuman Mati untuk Warga Palestina, PBB Beri Kecaman Keras

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 16:03 WIB