Kota Kecil di Australia Barat Ini Hidup karena Gereja, Migran, dan Petani

Siswanto, ABC

Jum'at, 18 Maret 2022 | 10:49 WIB
Kota Kecil di Australia Barat Ini Hidup karena Gereja, Migran, dan Petani
Ilustrasi pertanian (Foto: Dok. YARI-IPB)

Suara.com - Bila Anda naik kereta api ke arah utara keluar Kota Perth, dalam beberapa jam Anda akan melewati sebuah kota kecil bernama Dalwallinu.

Sekilas kota ini tampak sama seperti kota-kota pedalaman penghasilgandum di Australia Barat. Ada padang rumput kecoklatan dan bunga-bunga liar di musim semi, jalan utama yang lebar dan pub tempat minum-minum bernuansa pedesaan yang khas.

Tapi bila memperhatikan lebih dekat, Dalwalliny yang sering disebut Dally oleh warga setempat, tampak memiliki perbedaan.

Pasalnya,di samping jejeran rumah khas pedesaan yang sederhana, ada pula tempat tinggal megah yang tak kalah bila dibandingkan dengan rumah-rumah di Kota Perth.

Jalan utama Dally kini lebih ramai, banyak perumahan sedang dibangun, dan suatu kawasan industri yang berkembang mempekerjakan ratusan karyawan.

Meskipun angka sensus terbaru belum dirilis, data terakhir menunjukkan populasi Dally meningkat hampir 13 persen dari 2011 hingga 2016.

Kepala pemerintahan lokal Dally, Keith Carter, menyebut populasi di kotanya kini telah tumbuh lebih banyak.

Jadi apa yang menjadi rahasia kota ini? Mengapa Dally bisa berkembang sementara kota-kota di sekitarnya justru mengalami populasi yang menyusut dan menua?

Jawabannya cukup beragam. Namun apa pun itu, pasti tak terlepas dari kehadiran Gereja dari sekte Brethern yang terkenal kaya, pekerja migran dan petani setempatyang umumnya menerima kedua kelompok pendatang itu.

baca juga

Exclusive Brethren adalah sekte Agama Kristen yang memisahkan diri dari Gereja Inggris pada awal 1800-an dan telah menetap dalam komunitas pedesaan di Australia dan negara lainnya.

Brethern sudah tidak asing dengan kontroversi. Sekte ini dikutuk karena kecenderungannya untuk mengucilkan secara kasardan mengisolasi mereka yang melanggar keyakinan agamanya.

Namun warga setempat juga dapat memperoleh manfaat dari kegiatan ekonomi yang dilakukan pengikut Brethern, yang umumnya ditoleransi dan bahkan disambut hangat di Dally karena lapangan kerja dan pekerja terampilyang mereka bawa.

Kekurangan pasokan rumah

Kepala Pemerintahan Lokal (shire) Dalwallinu,Keith Carter, yang mengaku bukan pengikut Brethren,menganggap dirinya cukup beruntung dibandingkan dengan para pemimpin shire lainnya.

"Setelah saya menjadi pejabat, saya menyadari betapa beruntungnya Dalwallinu dan bagaimana masalah yang kami hadapi berbanding terbalik dengan kota-kota lain," kata Keith yang sudah 11 tahun bekerja di shire.

Bukannya mengeluhkan populasi yang semakin berkurang seperti dialami kota-kota pedalaman lainnya, Keith justru kesulitan membangun perumahan yang cukup untuk populasi yang terus bertambah.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terkini

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Apa Arti Weton Tibo Loro dalam Rezeki dan Jodoh?

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:35 WIB

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Memburu Harta Karun di Perut Bumi Lampung: Misi Survei Gerbera Siap Ungkap Potensi Migas Raksasa

Lampung | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:33 WIB

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Membangun Desa dari Manusianya: Kisah Bli Nyoman dan Desa Sejahtera Astra Les

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:25 WIB

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Horor Digital di Kampus Surabaya: Saat AI Disalahgunakan untuk 'Menelanjangi' Harga Diri Mahasiswi

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:24 WIB

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Standar Baru Industri Mobil Bekas Focus Motor Hadir di Kawasan Bintaro

Otomotif | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:15 WIB

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

Bukan Honor Nyanyi! Bebizie Terima Aliran Uang Tambang Terkait Kasus Rita Widyasari

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 16:04 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Jangan Asal Timpa, Dokter Ungkap Cara Re-apply Saat Pakai Tinted Sunscreen

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:54 WIB

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Menelisik Garam Palungan Desa Les: Saat Warisan Leluhur Bertahan di Tengah Modernisasi

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:50 WIB

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Sinyal HP Tumbang, 200 BTS Rusak: Begini Update Gempa NTT

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:42 WIB

×