Demo Tuntut Penjarakan Menag Yaqut Ricuh! Pengunjuk Rasa Diduga dari PA 212 Injak-injak Poster Bergambar Jokowi

Agung Sandy Lesmana | Yaumal Asri Adi Hutasuhut | Suara.com

Jum'at, 25 Maret 2022 | 17:23 WIB
Demo Tuntut Penjarakan Menag Yaqut Ricuh! Pengunjuk Rasa Diduga dari PA 212 Injak-injak Poster Bergambar Jokowi
Poster berwajah Presiden Jokowi diinjak-injak massa diduga peserta unjuk rasa Aksi Bela Islam 2503 di kawasan Patung Kuda, Monas Jakarta Pusat. Demo Tuntut Penjarakan Menag Yaqut Ricuh! Pengunjuk Rasa Diduga dari PA 212 Injak-injak Poster Bergambar Jokowi. (Suara.com/Yaumal)

Suara.com - Setelah terlibat adu dorong dengan aparat kepolisian, peserta aksi unjuk rasa yang diduga massa Persaudaran Alumni (PA) 212 menginjak-injak poster bergambar Presiden Joko Widodo (Jokowi)

Massa PA 212 menggelar aksi unjuk rasa di kawasan Patung Kuda, Silang Merdeka Barat Daya, Gambir, Jakarta Pusat, Jumat (25/3/2022), menuntut Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas dipecat dan dipenjarakan.

Pantauan Suara.com, setelah terlibat adu dorong dengan kepolisian karena dihalau menunju Istana Negara, massa PA 212 mundur. Sebelum meninggalkan lokasi, sejumlah peserta yang diduga massa PA 212 menginjak poster bergambar Presiden Jokowi.  

Poster tersebut bertuliskan: Gagal Urus Negara, Jokowi Mundur,' yang sebelumnya dibawa peserta aksi dalam demo bertajuk Aksi Bela Islam 2503. 

Demo Ricuh

Sebelumnya, aksi adu dorong terjadi pada pukul 16.11 WIB, saat massa berusaha berjalan menuju Istana Negara. Melihat hal tersebut aparat kepolisian langsung menghalau dengan membuat pagar betis.

Polisi menghalau massa PA 212 yang berusaha menuju Istana Negara dan aksi saling dorong kedua belah pihak pun tak terhindarkan di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Jumat (25/3/2022). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]
Polisi menghalau massa PA 212 yang berusaha menuju Istana Negara dan aksi saling dorong kedua belah pihak pun tak terhindarkan di kawasan Patung Kuda, Jakarta, Jumat (25/3/2022). [Suara.com/Yaumal Asri Adi Hutasuhut]

Akibatnya, adu dorong antara massa dengan aparat kepolisian tidak terhindarkan. Massa juga terlibat adu mulut dengan aparat.

Para pendemo berusaha mendekati Istana Negara karena saat berunjuk rasa tidak ada perwakilan Presiden Joko Widodo yang menemui mereka untuk menerima tuntutannya. 

Adu dorong pun berhenti saat perwakilan massa PA 212 meminta peserta aksi untuk mundur.

Setelah terlibat adu dorong massa kemudian meninggalkan kawasan Patung Kuda. 

Sejak pukul 13.30 WIB massa PA 212 mulai berdatangan, mereka berkumpul di depan pintu masuk menuju Tugu Monas.  Saat tiba di lokasi unjuk rasa, para pendemo kompak melantunkan salawat. 

Jumlah mereka ada sekitar 100 orang lebih. Adapun tuntutan dari para pendemo yakni  tangkap dan penjarakan penista agama, stop kriminalisasi dan terorisasi umat Islam, serta stop diskriminasi hukum. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dihalau ke Istana, Massa PA 212 Terlibat Saling Dorong dengan Polisi

Dihalau ke Istana, Massa PA 212 Terlibat Saling Dorong dengan Polisi

News | Jum'at, 25 Maret 2022 | 17:06 WIB

Demo Tuntut Menag Yaqut Dicopot dan Dipidanakan, Wasekjen PA 212: Lebih Parah dari Sukmawati

Demo Tuntut Menag Yaqut Dicopot dan Dipidanakan, Wasekjen PA 212: Lebih Parah dari Sukmawati

Jakarta | Jum'at, 25 Maret 2022 | 16:33 WIB

Novel Bamukmin jadi Imam, Massa Pendemo Tuntut Menag Yaqut Dipenjara Salat Asar Berjemaah di Patung Kuda

Novel Bamukmin jadi Imam, Massa Pendemo Tuntut Menag Yaqut Dipenjara Salat Asar Berjemaah di Patung Kuda

News | Jum'at, 25 Maret 2022 | 16:04 WIB

Demo Penjarakan Penista Agama, Massa PA 212 Menyemut di Patung Kuda, Lantunan Salawat Bergema

Demo Penjarakan Penista Agama, Massa PA 212 Menyemut di Patung Kuda, Lantunan Salawat Bergema

News | Jum'at, 25 Maret 2022 | 14:09 WIB

Terkini

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

Jangan Cuma Salahkan Sopir! DPR Soroti Kondisi Jalan Nasional di Balik Kecelakaan Maut Bus ALS

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:38 WIB

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

Resmi! Muktamar ke-35 NU Digelar 1-5 Agustus 2026, Siap Pilih Ketum PBNU dan Rais Aam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

Listyo Sigit Buka Suara soal Rekomendasi Calon Kapolri Harus Punya Sisa Masa Dinas 2-3 Tahun

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:36 WIB

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

Nama Dirjen Bea Cukai Djaka Budhi Utama Muncul di Dakwaan Korupsi, Menkeu: Tak Dinonaktifkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:30 WIB

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

Gus Ipul Bantah Tahan SK Jelang Muktamar PBNU: Itu Kabar Menyesatkan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:16 WIB

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

Motif 'Sakit Hati' Gugur di Persidangan! TAUD: Serangan ke Andrie Yunus Itu Operasi, Bukan Dendam

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:12 WIB

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

Hakim Nur Sari Semprot Dirjen Binwasnaker Fahrurozi: Saudara Lahir di Kemnaker, Masa Tidak Tahu?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:03 WIB