Amien Rais Minta Masyarakat Jangan Percaya Pernyataan Jokowi, Pengamat: Yang Lain Tidak Berani

Chandra Iswinarno, Ummi Hadyah Saleh

Senin, 04 April 2022 | 17:55 WIB
Amien Rais Minta Masyarakat Jangan Percaya Pernyataan Jokowi, Pengamat: Yang Lain Tidak Berani
Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais memimpin acara deklarasi partai di Yogyakarta, Kamis (29/4/2021). [Dok.Antara]

Suara.com - Ketua Majelis Syuro Partai Ummat Amien Rais meminta masyarakat tidak percaya begitu saja dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) yang menyebut akan tetap taat konstitusi. 

Menanggapi hal tersebut, Pengamat politik sekaligus Direktur Eksekutif Indonesia Political Review Ujang Komaruddin menilai Amien Rais memiliki keberanian dibanding yang lain dalam menyatakan hal tersebut.

"Apa yang disampaikan Pak Amien Rais itu dinilai dan dilihat oleh masyarakat Indonesia umumnya. Pak Amien Rais punya keberanian untuk mengungkapkan itu, sedangkan yang lain tidak berani," ujarnya saat dihubungi Suara.com, Senin (4/4/2022).

Bahkan ungkapan Amien Rais, kata Ujang, mewakili sebagian Rakyat Indonesia yang sudah paham dengan pernyataan Jokowi. Bahwa bisa jadi, Jokowi akan kembali maju untuk tiga periode. 

Sebelumnya, Amien Rais menyinggung pernyataan yang pernah disampaikan Jokowi pada saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta kala membantah maju sebagai calon presiden di Pilpres 2014.

Jokowi kala itu memang menyatakan, dirinya fokus saja urus DKI Jakarta. Namun pada akhirnya, maju sebagai calon presiden.

"Jadi sebenarnya itu ungkapkan yang mewakili sebagian rakyat. Kalau kita sama-sama tahu apa yang diucapkan Amien Rais kan kita sudah paham semuanya," ucapnya.

Dosen Universitas Al Azhar Indonesia itu menuturkan bahwa dirinya sudah memprediksi bahwa ada skenario yang mengarah untuk Jokowi kembali maju di Pilpres 2024.

Pasalnya kata Ujang wacana penundaan Pemilu dan perpanjangan masa jabatan presiden tidak mungkin dilakukan karena dapat menyebabkan chaos di masyarakat. 

baca juga

Sehingga ada skenario agar Jokowi dapat mengikuti Pemilu 2024 dengan perubahan amandemen UUD 1945.

"Saya sudah prediksi sebelum amien rais ngomong , dan saya sudah katakan 15 Maret 2022. ini skenarionya, skenario tiga periode," katanya.

Selain itu, kata Ujang, nantinya Jokowi akan beralasan bahwa bukan dirinya yang mengamandemen konsititusi, melainkan MPR. Kemudian Jokowi beralasan didukung partai politik pendukungnya hingga mendapat dukungan dari rakyat  

"Nanti gini alasannya satu 'yang mengamandemen bukan saya itu MPR loh, jadi saya tidak bisa larang donk itu MPR' padahal dia (Jokowi) juga yang nyuruh. Kedua nanti kan 'partai partai yang memilih saya untuk mencalonkan lagi karena tiga periode harus pemilu ikut pemilu lagi. artinya partai- partai ko yang dukung saya lagi'," papar Ujang.

"Yang ketiga loh 'saya ikut pemilu lagi ko kalau masyarakat nggak suka, jangan pilih saya donk silahkan, keempat ini kan rakyat dukung, Apdesi (Aparatur desa atau anggota asosiasi pengurus desa seluruh Indonesia) dukung,'. Cari pembenaran lagi," katanya.

Sebelumnya, Ketua Majelis Syuro Partai Ummat, Amien Rais mengatakan, jangan begitu saja percaya dengan pernyataan Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi yang menyebut akan tetap taat konstitusi. Hal itu menanggapi isu penundaan Pemilu 2024 dan jabatan presiden 3 periode.

"Jangan percaya omongan 'saya taat konstitusi perkara apa akan diwacanakan tiga periode, penundaan pemilu itu kan boleh-boleh saja itu demokrasi kok' katanya (Jokowi) gitu. Tapi pada akhirnya kan konstitusi harus kita pegang," kata Amien di chanel Youtubenya Amien Rais Official dikutip Suara.com, Senin (4/4/2022).

Amien Rais kemudian menyinggung pernyataan yang pernah disampaikan Jokowi pada saat masih menjabat Gubernur DKI Jakarta kala membantah maju sebagai calon presiden di Pilpres 2014.

Jokowi kala itu memang menyatakan dirinya fokus saja urus DKI Jakarta, namun pada akhirnya maju sebagai calon presiden.

"Tapi jangan lupa masih bisa dibuka di YouTube jadi Pak Jokowi pada saat jadi gubernur ditanya apakah akan nyapres? Dan setelah tertawa, tertawa khas itu dia mengatakan 'anda ngomongnya nggak jelas jadi gubernur aja tugasnya bergunung-gunung kok mau nyapres, copras capres copras capres', tapi itu kan hanya omongan akhirnya nyapres betul ya," tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Amien Rais Soal Jokowi 3 Periode, Bandingkan Pakde dengan Bung Karno: Semi Komunisme, Kekuatan Islam akan Dipreteli

Amien Rais Soal Jokowi 3 Periode, Bandingkan Pakde dengan Bung Karno: Semi Komunisme, Kekuatan Islam akan Dipreteli

Kaltim | Senin, 04 April 2022 | 13:15 WIB

Jokowi Cuma Butuh Waktu Segini untuk Hentikan Isu Penundaan Pemilu 2024

Jokowi Cuma Butuh Waktu Segini untuk Hentikan Isu Penundaan Pemilu 2024

Sumut | Senin, 04 April 2022 | 12:49 WIB

Amien Rais Curiga Agenda Amandemen UUD Disusupi Ubah Masa Jabatan Presiden, Arsul Sani PPP: Terlalu Prematur

Amien Rais Curiga Agenda Amandemen UUD Disusupi Ubah Masa Jabatan Presiden, Arsul Sani PPP: Terlalu Prematur

News | Senin, 04 April 2022 | 12:44 WIB

Terkini

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

Akademisi: Korupsi Batu Bara PLTU Jangan Berhenti di Eks Jampidsus, Ungkap Seluruh yang Terlibat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 23:14 WIB

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

Panja Awasi Kasus Korupsi Febrie, DPR: Biar Tak Ada Fitnah, Jangan Emas Batangan Ditukar Cokelat

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:45 WIB

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

DPR Desak Hukuman Mati untuk Febrie Adriansyah: Penghianat Hukum yang Lukai Rakyat!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:25 WIB

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

DPR Desak Kejagung Bentuk Tim Steril untuk Usut Kasus Eks Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 19:10 WIB

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

Jadi Ketua Panja Awasi Penanganan Kasus Febrie Adriansyah, Habiburokhman: Ini Kasus Mega Korupsi

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:29 WIB

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

DPRD DKI Apresiasi Mobil Klinik Hewan Keliling, Dorong Sosialisasi Lebih Masif

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:18 WIB

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

Minta Dihukum Mati! DPR Geram Eks Jampidsus Febrie Adriansyah Jadi Tersangka Korupsi: Menjijikkan!

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 18:02 WIB

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

Jejak Kasus Febrie Adriansyah: Penggeledahan, Penyitaan Aset hingga Dilimpahkan ke Kejagung

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:46 WIB

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

Tersangka Don Ritto Sudah Ditahan di Polda Metro, Ini Alasan Kejagung Belum Tahan Febrie Adriansyah

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:20 WIB

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

Kasus Eks Jampidsus Febrie Disorot DPR, Komisi III Bentuk Panja Awasi Penyidikan hingga Tuntas

News | Sabtu, 11 Juli 2026 | 17:08 WIB

×