Duka Panjang Amerika Gegara Teror Penembakan Massal

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 26 Mei 2022 | 08:26 WIB
Duka Panjang Amerika Gegara Teror Penembakan Massal
Penembakan di sekolah di Texas AS. (AFP)

Suara.com - Belasungkawa datang dari berbagai penjuru dunia buntut insiden penembakan di AS. Sementara warga Amerika mendesak diloloskannya undang-undang pengendalian kepemilikan senjata api yang lebih keras.

Insiden penembakan massal kali ini mengguncang kota Uvalde, di barat daya Texas, di mana pihak berwenang mengatakan seorang remaja berusia 18 tahun menembak neneknya di rumah mereka, kemudian menabrakkan mobil dan memasuki sebuah sekolah dasar untuk melakukan penembakan membabibuta sebelum akhirnya dihentikan oleh aparat keamanan.

Seorang pejabat penegak hukum mengatakan pada CNN, seluruh korban adalah murid kelas empat yang berada di satu kelas di Robb Elementary School.

Presiden Joe Biden, dalam sebuah pidato yang emosional di Gedung Putih Selasa (24/5) malam, menyampaikan belasungkawa kepada keluarga para korban sambil mempertanyakan mengapa penembakan massal merupakan hal yang biasa terjadi di Amerika.

“Saya baru saja kembali dari lawatan ke Asia untuk bertemu dengan bebeapa pemimpin Asia. Saya mengetahui tentang insiden penembakan ini ketika masih berada di pesawat. Yang mengejutkan saya adalah mengapa penembakan massal jarang terjadi di negara-negara lain? Mengapa? Mereka juga punya masalah kesehatan jiwa. Mereka juga punya isu-isu di dalam negeri. Mereka juga memiliki warga yang bermasalah. Tetapi penembakan massal tidak pernah terjadi dengan tingkat frekuensi sebagaimana yang terjadi di Amerika. Mengapa?,” ujar Biden.

Pemimpin Dunia Sampaikan Belasungkawa

Penembakan di sekolah di Texas AS. (Foto: AFP)
Penembakan di sekolah di Texas AS. (Foto: AFP)

Sejumlah pemimpin negara dan tokoh dunia menyampaikan duka cita pada keluarga korban penembakan di Texas, antara lain Perdana Menteri Inggris Boris Johnson dan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky.

“Saya ingin menggemakan apa yang baru saja disampaikan tentang laporan penembakan fatal di sebuah sekolah dasar di Texas. Kami ikut berbelasungkawa pada mereka yang terdampak serangan mengerikan ini,” ujar Johnson.

“Saya ingin menyampaikan belasungkawa pada seluruh keluarga dan teman anak-anak yang tewas dalam serangan mengerikan di sebuah sekolah dasar di Texas, Amerika... Pembunuhan anak-anak yang tidak berdosa ini terjadi di masa yang benar-benar damai. Jika saya bisa berpendapat, ini berarti perang terjadi di mana-mana. Dalam masyarakat kita dan di dunia secara keseluruhan,” kata Zelensky.

Paus Fransiskus secara khusus membisikkan doa dalam misa di Lapangan Santo Petrus, Vatikan.

“Saya patah hati dengan pembantaian di sekolah dasar di Texas. Saya berdoa untuk anak-anak dan orang dewasa yang terbunuh dan untuk keluarga mereka,” kata Paus.

Dalam pidato Selasa malam, Presiden Joe Biden kembali mendesak para anggota Kongres untuk mendukung apa yang disebutnya sebagai “undang-undang (kepemilikan senjata api) yang masuk akal.”

“Saya lelah dan muak. Kita harus bertindak. Mengapa kita bisa hidup dalam pembantaian ini? Mengapa kita membiarkan ini terjadi? Demi Tuhan, di mana nyali kita? Demi Tuhan, mengapa kita tidak berdiri melawan pelobi senjata api?,” tandas Biden.

Aturan Hukum Kepemilikan Senpi

Penembakan di SD di Texas AS. (Foto: AFP)
Penembakan di SD di Texas AS. (Foto: AFP)

Belum jelas apakah pembunuhan massal terbaru ini akan mengubah pandangan anggota faksi Republik di Senat yang sebelumnya telah memblokir beberapa aturan hukum untuk membatasi kepemilikan senjata api di Amerika. Diperlukan sedikitnya 10 anggota Senat dari faksi Republik untuk bergabung dengan 50 anggota faksi Demokrat, mendukung undang-undang pengendalian senjata api yang lebih ketat.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Penembakan Sekolah di Amerika Serikat Selama 2022, Terbaru di Texas

Daftar Penembakan Sekolah di Amerika Serikat Selama 2022, Terbaru di Texas

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 20:58 WIB

Penembakan Brutal di Sekolah di Amerika Serikat, Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI yang Tewas

Penembakan Brutal di Sekolah di Amerika Serikat, Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI yang Tewas

Jogja | Rabu, 25 Mei 2022 | 21:00 WIB

11 Fakta Penembakan di Texas, Puluhan Korban Berjatuhan 19 Anak-anak dan 2 Orang Dewasa

11 Fakta Penembakan di Texas, Puluhan Korban Berjatuhan 19 Anak-anak dan 2 Orang Dewasa

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 22:10 WIB

Pelatih NBA Berduka Atas Insiden Penembakan di Texas, Teringat Sang Ayah

Pelatih NBA Berduka Atas Insiden Penembakan di Texas, Teringat Sang Ayah

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 18:32 WIB

Profil Salvador Ramos, Pelajar SMA Pelaku Penembakan Keji Sebuah SD di Texas

Profil Salvador Ramos, Pelajar SMA Pelaku Penembakan Keji Sebuah SD di Texas

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 16:12 WIB

8 Fakta Salvador Ramos, Pemuda 18 Tahun Pelaku Penembakan Massal di Texas

8 Fakta Salvador Ramos, Pemuda 18 Tahun Pelaku Penembakan Massal di Texas

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 15:59 WIB

Kecam Penembakan SD di Texas, NBA Sampaikan Dukacita

Kecam Penembakan SD di Texas, NBA Sampaikan Dukacita

Jogja | Rabu, 25 Mei 2022 | 15:48 WIB

Ngeri, Ini Deretan Penembakan yang Terjadi di Sekolah AS Sepanjang 2022

Ngeri, Ini Deretan Penembakan yang Terjadi di Sekolah AS Sepanjang 2022

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 14:37 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB