Duka Panjang Amerika Gegara Teror Penembakan Massal

Bangun Santoso | Suara.com

Kamis, 26 Mei 2022 | 08:26 WIB
Duka Panjang Amerika Gegara Teror Penembakan Massal
Penembakan di sekolah di Texas AS. (AFP)

Pemimpin minoritas Senat dari faksi Republik Mitch McConnell memang menyampaikan belasungkawa kepada keluarga korban dan mengecam penembakan tersebut, tetapi tidak lebih dari itu.

“Ini benar-benar memuakkan. Memuakkan mengingat kehidupan anak-anak tidak berdosa dicuri oleh kebrutalan yang tidak masuk akal ini,” tukasnya.

Pernyataan itu langsung dikritisi pemimpin mayoritas Senat dari faksi Demokrat, Chuck Schummer, yang meminta mitra-mitranya dari Partai Republik untuk mengesampingkan lobby organisasi dan perusahaan senjata api dan bersedia berkompromi untuk mencapai aturan pengendalian senjata api yang lebih ketat.

“Masalah di Senat sederhana. Terlalu banyak anggota di sisi lain (Partai Republik.red) yang tidak melihat penderitaan rakyat Amerika. Terlalu banyak anggota di sana yang lebih peduli pada NRA (National Riffle Association, red.) dibanding keluarga yang berduka karena menjadi korban kekerasan. Sebagaimana yang telah saya sampaikan, warga Amerika lelah dan muak dengan penembakan massal. Mereka lelah dan muak dengan peringatan soal keberadaan penembaka aktif. Mereka lelah dan muak melihat anak-anak mereka yang berusia 9, 10 dan 11 tahun, ditembak di sekolah.”

Kompromi Legislatif Tak Pernah Tercapai

Nama Salvador Ramos menjadi perbincangan saat ini karena aksi brutalnya melakukan penembakan di sebuah sekolah SD Texas Amerika Serikat. (NYpost/@salv8dor_)
Nama Salvador Ramos menjadi perbincangan saat ini karena aksi brutalnya melakukan penembakan di sebuah sekolah SD Texas Amerika Serikat. (NYpost/@salv8dor_)

Sebagian anggota Kongres pernah berupaya mencapai kompromi legislatif yang mensyaratkan pemeriksaan latar belakang lebih lanjut dari pembeli senjata api, memperpanjang kerangka waktu untuk pemeriksaan tersebut, dan melarang penjualan senjata api lewat internet. Pada tahun 1994-2004 Amerika telah melarang penjualan senjata serbu yang kerap digunakan dalam penembakan massal, dan menurut polisi juga digunakan oleh penembak hari Selasa. Kongres gagal memperbarui undang-undang ini.

Upaya legislatif untuk memperketat undang-undang kepemilikan senjata api telah ditentang keras oleh para pelobi bagi produsen senjata api dan anggota-anggota parlemen pendukung kepemilikan senjata api, dengan alasan hal ini merupakan hak warga yang dijamin oleh Konstitusi Amerika.

Insiden penembakan di Robb Elementary School hari Selasa adalah yang paling banyak menelan korban jiwa di Texas, dan salah satu yang paling banyak menelan korban jiwa di Amerika setelah serangan di Sandy Hook Elementary School di Newtown, Connecticut yang menewaskan 26 orang, termasuk 20 siswa.

Konvensi Nasional Di Texas

Eva Mireles. Guru kelas 4 yang tewas bersama siswanya dalam serangan penembakan massal di Uvalde, Texas (Credit: akun twitter @ABC7)
Eva Mireles. Guru kelas 4 yang tewas bersama siswanya dalam serangan penembakan massal di Uvalde, Texas (Credit: akun twitter @ABC7)

Gubernur Negara Bagian Texas Greg Abbott mengidentifikasi penembak sebagai Salvador Ramos yang juga bersekolah di kota Uvalde. Kantor-kantor media mengutip aparat penegak hukum yang mengatakan Ramos membeli dua senjata serbu dan 375 amunisi setelah ulang tahun yang ke 18 beberapa minggu lalu. Ia memasang foto-foto senjata yang dibelinya itu di media sosial. Abbott dan istrinya Cecilia menyampaikan “belasungkawa dan menyerukan kepada seluruh warga Texas untuk menunjukkan dukungan kuat pada mereka yang menderita.”

Sentimen serupa disampaikan anggota faksi Republik dari negara bagian Texas, Ted Cruz.

Abbott dan Cruz adalah sebagian tokoh Partai Republik, termasuk mantan presiden Donald Trump, yang dijadwalkan hadir dalam konvensi nasional National Riffle Association NRA Jumat nanti (27/5). (Sumber: VOA)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Penembakan Sekolah di Amerika Serikat Selama 2022, Terbaru di Texas

Daftar Penembakan Sekolah di Amerika Serikat Selama 2022, Terbaru di Texas

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 20:58 WIB

Penembakan Brutal di Sekolah di Amerika Serikat, Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI yang Tewas

Penembakan Brutal di Sekolah di Amerika Serikat, Kemenlu Pastikan Tak Ada WNI yang Tewas

Jogja | Rabu, 25 Mei 2022 | 21:00 WIB

11 Fakta Penembakan di Texas, Puluhan Korban Berjatuhan 19 Anak-anak dan 2 Orang Dewasa

11 Fakta Penembakan di Texas, Puluhan Korban Berjatuhan 19 Anak-anak dan 2 Orang Dewasa

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 22:10 WIB

Pelatih NBA Berduka Atas Insiden Penembakan di Texas, Teringat Sang Ayah

Pelatih NBA Berduka Atas Insiden Penembakan di Texas, Teringat Sang Ayah

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 18:32 WIB

Profil Salvador Ramos, Pelajar SMA Pelaku Penembakan Keji Sebuah SD di Texas

Profil Salvador Ramos, Pelajar SMA Pelaku Penembakan Keji Sebuah SD di Texas

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 16:12 WIB

8 Fakta Salvador Ramos, Pemuda 18 Tahun Pelaku Penembakan Massal di Texas

8 Fakta Salvador Ramos, Pemuda 18 Tahun Pelaku Penembakan Massal di Texas

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 15:59 WIB

Kecam Penembakan SD di Texas, NBA Sampaikan Dukacita

Kecam Penembakan SD di Texas, NBA Sampaikan Dukacita

Jogja | Rabu, 25 Mei 2022 | 15:48 WIB

Ngeri, Ini Deretan Penembakan yang Terjadi di Sekolah AS Sepanjang 2022

Ngeri, Ini Deretan Penembakan yang Terjadi di Sekolah AS Sepanjang 2022

News | Rabu, 25 Mei 2022 | 14:37 WIB

Terkini

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

Dua 'Pesawat Super' Milik AS Hancur, Kekuatan Militer Iran Kejutkan Dunia

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:47 WIB

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

Aparat Israel Halangi Pemimpin Gereja Masuk Makam Kudus di Misa Minggu Palma

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 21:13 WIB

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

Pesawat AWACS E-3 Milik AS Hancur Kena Serangan Iran di Arab Saudi

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 20:19 WIB

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

Realisasi Bantuan Jaminan Hidup Terus Meningkat, Jadi Penunjang Hidup Penyintas

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:33 WIB

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

Prabowo dan Takaichi Bakal Teken Kesepakatan Baru? Bocoran Topik Krusial dari Tokyo

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:23 WIB

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

PP TUNAS Mulai Berlaku, Kemenag Perkuat Literasi Digital di Pesantren dan Madrasah

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 18:05 WIB

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

Kejar Target April 2026, Pemerintah Tambah Lokasi Sekolah Rakyat di Bogor

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 17:35 WIB

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

Idrus Marham: Kebijakan Prabowo Sudah Baik, Tapi Harus Dijelaskan kepada Rakat

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:24 WIB

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

Gelar Lebaran Bersama Rakyat di Monas, Pemerintah Bagikan 100 Ribu Kupon Belanja

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:15 WIB

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

Satgas Damai Cartenz Ringkus Dua Anggota Jaringan Senjata dan Amunisi Ilegal di Jayapura

News | Minggu, 29 Maret 2026 | 16:04 WIB