Indonesia Luncurkan Program Vaksinasi untuk Atasi Penyakit Mulut dan Kuku Ternak

SiswantoABC Suara.Com
Selasa, 14 Juni 2022 | 15:24 WIB
Indonesia Luncurkan Program Vaksinasi untuk Atasi Penyakit Mulut dan Kuku Ternak
Sapi terserang PMK di Riau [Antara]

Suara.com - Kementerian Pertanian pekan ini akan meluncurkan program vaksinasi ternak nasional di tengah semakin banyaknya ternak yang terinfeksi penyakit mulut dan kuku.

Sejauh ini, setidaknya 151.000 hewan ternak sudah terinfeksi.

Juru bicara Kementerian Pertanian Kuntoro Boga Andri mengatakan sebagian vaksin tiba Minggu kemarin (12/06) sementara 800.000 dosis lainnya akan segera menyusul.

Ia tidak memberi tahu seberapa banyak jumlah vaksin yang sudah diterima sejauh ini.

Pemerintah mengatakan akan memprioritaskan hewan sehat dengan risiko tertinggi dapat tertular di pusat peternakan negeri, di samping sapi yang dipelihara oleh peternak kecil.

Penyakit tersebut telah ditemukan di 18 dari 34 provinsi Indonesia dan telah menyerang banyak hewan ternak hingga jumlahnya melonjak dari 20.000 kurang dari sebulan yang lalu.

Selain sangat mudah menular, penyakit ini menimbulkan luka dan kepincangan pada sapi, domba, kambing, dan hewan berkuku belah lainnya. Penyakit ini tidak menyerang manusia.

Pemerintah menargetkan impor tiga juta dosis vaksin untuk penyakit tersebut dari Prancis, Australia, Selandia Baru.

Menteri Pertanian mengatakan lebih mengutamakan vaksin buatan lokal yang produksinya diharapkan rampung akhir Agustus nanti.

Baca Juga: 84 Hewan Ternak di Serang Positif PMK, Kasus Pertama Ditemukan di Baros

Peternak mengeluh menjelang Idul Adha

Menjelang Idul Adha, Ketua Komisi IV DPR RI Sudin mengatakan telah menerima banyak keluhan dari peternak.

Dalam rilis Kementerian Pertanian, ia mengatakan telah menerima setidaknya 50 pesan Whatsapp sejak pagi hari Rabu lalu (08/06) sampai ketika rapat dengan pendapat diadakan di hari yang sama.

"Ada yang sampai nangis, punya ternak tiga, mati dua, tinggal satu," katanya.

"Sebentar lagi Idul Adha. Tampaknya Kementan santai saja kok. Nggak ada gerakan."

Sudin pun takut jumlah hewan sapi ternak yang dibutuhkan kurang lebih 1,6 juta ekor tidak dapat memenuhi kebutuhan.

"Jangan sampai ini berdampak pada ketersediaan pasokan ternak dan stabilitas harga yang merugikan peternak sebagai produsen dan konsumen."

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Beneran Orang Solo Apa Bukan?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pemula atau Suhu, Seberapa Tahu Kamu soal Skincare?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: Soal Matematika Kelas 6 SD dengan Jawaban dan Pembahasan Lengkap
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Soal Transfer Mauro Zijlstra ke Persija Jakarta? Yuk Uji Pengetahuanmu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Fun Fact Nicholas Mjosund, Satu-satunya Pemain Abroad Timnas Indonesia U-17 vs China
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 10 Soal Matematika Materi Aljabar Kelas 9 SMP dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan John Herdman? Pelatih Baru Timnas Indonesia
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Otak Kanan vs Otak Kiri, Kamu Tim Kreatif atau Logis?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apakah Kamu Terjebak 'Mental Miskin'?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA: 10 Soal Bahasa Inggris Kelas 12 SMA Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Sehat Ginjalmu? Cek Kebiasaan Harianmu yang Berisiko Merusak Ginjal
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI