Ungkap Peran Oligarki Biayai Capres, Ketua DPD: Jangan Heran Janji-janji Manis Capres Tak Terwujud

Dwi Bowo Raharjo | Ummi Hadyah Saleh | Suara.com

Kamis, 23 Juni 2022 | 18:41 WIB
Ungkap Peran Oligarki Biayai Capres, Ketua DPD: Jangan Heran Janji-janji Manis Capres Tak Terwujud
Ketua DPD RI AA LaNyalla Mahmud Mattalitti mengatakan janji manis capres tak terwujud karena adanya peran oligarki. [facebook AA LaNyalla]

Suara.com - Ketua DPD RI La Nyalla Mahmud Mattalitti mengatakan sejak amandemen UU 1945, partai politik menjadi penentu tunggal arah perjalanan bangsa Indonesia. Parpol juga menjadi instrumen untuk mengusung calon presiden dan calon wakil presiden serta memutuskan diterbitkannnya Undang-undang.

"Partai politik melalui fraksi di DPR RI, yang memutuskan undang-undang yang mengikat seluruh warga negara," ujar La Nyalla dalam FGD 'Amandemen Konstitusi dalam Rangka Mengembalikan Kedaulatan Rakyat', Kamis (23/6/2022).

DPD RI sebagai wakil dari daerah kata La Nyalla, tak memiliki ruang dalam menentukan wajah dan arah perjalanan bangsa ini.

Menurutnya sejak amandemen entitas non partisan terpinggirkan. Semua simpul, penentu perjalanan bangsa ini direduksi hanya di tangan partai politik.

"Inilah yang kemudian menghasilkan pola partai-partai besar menjadi tirani mayoritas untuk mengendalikan semua keputusan melalui voting di parlemen," ucap La Nyalla.

Tak hanya itu, sejak amandemen UU 1945 tersebut, DPR bersepakat membuat aturan ambang batas pencalonan presiden atau presidential threshold. Sehingga terjadi dominasi dan hegemoni partai politik untuk memaksa suara rakyat.

"Mereka (DPR) juga bersepakat membuat undang-undang yang memberi ambang batas pencalonan presiden atau presidensil tres sehingga lengkap sudah dominasi dan hegemoni partai politik untuk memasung Vox populi dengan cara memaksa suara rakyat, dalam pilpres, terhadap pilihan terbatas, yang telah mereka tentukan," tutur La Nyalla.

Karena itu kata La Nyalla, terjadi proses pertemuan antara oligarki ekonomi dan oligarki politik untuk mengatur dan mendesain siapa pemimpin nasional melalui Pemilihan Presiden.

Mantan Ketua Umum PSSI itu mengungkapkan oligarki ekonomi akan terlibat membiayai semua proses. Yaitu dari mulai biaya yang harus dikeluarkan untuk membangun koalisi partai, hingga biaya pemenangan dalam proses Pilpres.

Karenanya kata La Nyalla, tak heran jika janji manis yang disampaikan saat kampanye calon presiden tak pernah terealisasi karena adanya peran oligarki ekonomi. Sebab, oligarki ekonomi juga yang membiayai capres dan cawapres yang diusung.

"Jangan heran bila janji-janji manis kampanye untuk mewujudkan kemakmuran rakyat yang diucapkan oleh kandidat capres cawapres, tidak akan pernah terwujud, karena ada peran oligarki ekonomi yang membiayai proses munculnya pasangan capres dan cawapres itu," jelasnya.

Lebih lanjut, La Nyalla menuturkan oligarki ekonomi juga akan meminta balasan bahwa kebijakan dan kekuasaan harus berpihak pada kepentingan oligarki.

Lebih lanjut, ia menyebut selama oligarki ekonomi ikut terlibat membiayai capres dan cawapres, janji-janji manis tak akan pernah terealisasi.

"Oligarki ekonomi akan menuntut balas agar kebijakan dan kekuasaan, harus berpihak kepada kepentingan mereka. Maka siapapun calon presiden dan 2024 nanti selama oligarki ekonomi ikut mendesain dan membiayai, maka janji-janji manis capres itu tidak akan pernah terwujud," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Syaikhu: PKS Tak Dijual kepada Oligarki, Ingin Menang dengan Cara Bermartabat

Syaikhu: PKS Tak Dijual kepada Oligarki, Ingin Menang dengan Cara Bermartabat

News | Senin, 20 Juni 2022 | 16:27 WIB

Di Acara Rapimnas, Ahmad Syaikhu: PKS Is Not For Sale To Oligarch

Di Acara Rapimnas, Ahmad Syaikhu: PKS Is Not For Sale To Oligarch

News | Senin, 20 Juni 2022 | 15:53 WIB

Singgung 9 Naga, Budayawan Eros Djarot: Jokowi Penguasa tapi Tidak Berkuasa

Singgung 9 Naga, Budayawan Eros Djarot: Jokowi Penguasa tapi Tidak Berkuasa

Lampung | Sabtu, 18 Juni 2022 | 07:30 WIB

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi Siap Maju Pilgub; Semoga Nanti Allah Ngijabahi

Ketua DPD PDIP Jatim Kusnadi Siap Maju Pilgub; Semoga Nanti Allah Ngijabahi

Jatim | Rabu, 15 Juni 2022 | 18:55 WIB

Lantik Ketua Demokrat Sulsel, AHY Bicara Kolaborasi dengan Parpol Lain, Beri Solusi ke Masyarakat

Lantik Ketua Demokrat Sulsel, AHY Bicara Kolaborasi dengan Parpol Lain, Beri Solusi ke Masyarakat

News | Minggu, 29 Mei 2022 | 09:41 WIB

Aksi Demo 21 Mei, La Nyalla Minta Semua Pihak Antisipasi Provokasi dari Kelompok Ini

Aksi Demo 21 Mei, La Nyalla Minta Semua Pihak Antisipasi Provokasi dari Kelompok Ini

Bekaci | Sabtu, 21 Mei 2022 | 08:17 WIB

Terkini

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

Kejanggalan Sidang Andrie Yunus: Kelompok Sipil Endus Motif Lain di Balik Kasus Air Keras

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 21:20 WIB

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

BNI Kawal Generasi Emas Baru, Tim Uber Indonesia Melaju ke Semifinal

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 20:19 WIB

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

Prabowo Akan Resmikan Museum Marsinah di Nganjuk

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:47 WIB

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

Ekonomi Aceh Tamiang Mulai Bangkit, Aktivitas Pasar Kembali Ramai

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 19:07 WIB

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

May Day di DPR Kondusif: Massa Gebrak dan Kasbi Bubar Jalan, Pasukan Oranye Sisir Sampah Sisa Aksi

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:49 WIB

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

Singgung Aparat Belum Paham KUHAP Baru! Habiburokhman Siap Jadi Penjamin Aktivis Buruh yang Ditahan

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:32 WIB

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

Tempati Huntara, Warga Lubuk Sidup Kembali Menata Harapan dan Kehidupan Pasca Bencana

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

Sisi Lain May Day 2026: Massa Gelar Pertandingan Bola Plastik di Depan Gedung DPR

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 18:02 WIB

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

Kuliah Umum di USU, Wamendagri Tekankan Pentingnya Ideologi & Strategi dalam Kepemimpinan Daerah

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:59 WIB

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

Kasbi Ungkap Ada Intimidasi dan Doxing Usai Sampaikan Seruan Aksi May Day

News | Jum'at, 01 Mei 2026 | 17:43 WIB