Tokoh G30SPKI Siapa Saja? Para Jendral yang Tewas di Lubang Buaya

Rifan Aditya

Selasa, 13 September 2022 | 13:38 WIB
Tokoh G30SPKI Siapa Saja? Para Jendral yang Tewas di Lubang Buaya
tokoh G30SPKI - Pengunjung berswafoto di depan Monumen Pancasila Sakti di Lubang Buaya, Jakarta, Kamis (1/10/2020). [Suara.com/Angga Budhiyanto]

Suara.com - G30SPKI merupakan peristiwa yang bersejarah sekaligus berdarah yang begitu menggerus hati. Pasalnya, pada pertistiwa tersebut terdapat tokoh G30SPKI yang terdiri dari 7 jenderal menjadi korban keganasan kelompok PKI .

Diketahui, 7 jenderal yang jadi korban kengerian tokoh G30SPKI pada 1 Oktober 1965 ini diculik, disiksa dan dibunuh secara brutal sebagai upaya kudeta. Usai disiksa secara sadis, 7 jenderal ini dikubur dalam Lubang besar yang di kenal dengan nama Lubang Buaya.

Usai jasad 7 jenderal ini ditemukan, mereka kemudian dikemubikan secara layak di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta. 7 jenderal yang gugur tersebut secara resmi diberi gelar Pahlawan Revolusi berpangkat anumerta.

Gelar dan pangkat untuk 7 jenderel ini sesuai SK Presiden RI No III/Koti/Tahun 1965 tanggal 5 Oktober 1965. Pada tahun 2008 sejak ditetapkannya Undang-undang No. 20, mereka juga diberi gelar sebagai Pahlawan Nasional.

Nah untuk selengkapnya, mari simak berikut ini daftar 7 jenderal tokoh G30SPKI yang gugur dan menerima gelar Pahlawan Revolusi sekaligus pahlawan nasional.

1. Jenderal Ahmad Yani

Jenderal Ahmad Yani adalah Panglima TNI AD ke-6 era Presiden Sukarno. Jenderal Ahmad Yani ini lahi pada 19 Juni 1922. Ia saah satu jenderal korban dari peristiwa G30S PKI  di rumahnya di jalan Latuharhary No. 6, Menteng, Jakarta Pusat.

2. Letnan Jenderal M.T. Haryono

Pahlawan revolusi berikutnya yang juga jadi korban peristiwa G30SPKI yaitu Letnan Jenderal M.T Haryono. Beliau sempat kabur dari kelompok PKI, namun beberapa tembakan mengenainya hingga tewas. 

baca juga

3. Kapten Pierre Tendean

Kapten Pierre Tendean ini adalah korban salah sasaran  kelompok PKI. Pasalnya, sasaran utama kelompok PKI ini yaitu Jenderal Besar TNI (Purn) Abdul Haris Nasution, atasan Kapten Pierre Tendean. Pierre Tendean pun kemudian ditangkap dan turut dibunuh secara brutal.

4. Letnan Jenderal S Parman

Letnan Jenderal S Parman juga turut jadi korban kelompok PKI. Ia diculik rumahnya pada pukul 04.30 WIB oleh pasukan berseragam Tjakrabirawa. Kemudian beliau dimasukkan dalam truk, lalu ditembak hingga tewas.

5. Mayor Jenderal D.I. Panjaitan

Mayor Jenderal D.I. Panjaitan salah satu jenderal yang juga menjadi korban pembunuhan sadis kelompok PKI pada 1 Oktober 1965. Beliau diculik, kemudian ditembak hingga tewas. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dimana G30SPKI Terjadi? Ini Sejarah Singkatnya

Dimana G30SPKI Terjadi? Ini Sejarah Singkatnya

News | Selasa, 13 September 2022 | 11:35 WIB

Mengenal Sejarah Gerakan 30 September Tahun 1965 Tragedi Berdarah Indonesia

Mengenal Sejarah Gerakan 30 September Tahun 1965 Tragedi Berdarah Indonesia

News | Selasa, 13 September 2022 | 10:51 WIB

Siapa 7 Pahlawan Revolusi yang Diculik dan Dibunuh dalam G30SPKI?

Siapa 7 Pahlawan Revolusi yang Diculik dan Dibunuh dalam G30SPKI?

News | Kamis, 08 September 2022 | 14:10 WIB

Terkini

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Bank Sumsel Babel Tebar Promo HUT RI, Jajan Cukup Bayar Rp1.945 dengan QRIS BSB Mobile

Sumsel | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:06 WIB

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Cashback Jadi Andalan Luna Maya Saat Belanja, Sudah Kumpulkan Hingga Rp 1,6 Juta

Lifestyle | Kamis, 13 Agustus 2026 | 00:02 WIB

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Bank Sumsel Babel Perluas Layanan, 624 Prajurit Yonif TP 893 Kini Punya Akses Perbankan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:57 WIB

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

Dari Sekolah hingga UMKM, Internet Mengubah Kehidupan Warga di Daerah 3T

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:50 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dikendalikan, Hujan Buatan Terkendala Awan

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:46 WIB

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Karhutla Sumsel Makin Sulit Dipadamkan, Sumber Air Mulai Jadi Masalah

Sumsel | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:38 WIB

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Viral Tukang Cukur di Rancabungur Dimarahi Karena Belum Pasang Bendera, Ini Kata Camat

Bogor | Rabu, 12 Agustus 2026 | 23:32 WIB

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bintang-bintang Legendaris Liga Inggris akan Saling Berhadapan di GBK, Catat Waktunya

Bola | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:45 WIB

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

Yenti Garnasih Bongkar Indikasi TPPU Febrie dan Luruskan Istilah Kriminalisasi

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:39 WIB

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

Polisi Temukan Bukti Permulaan, Kasus Kematian Sutrimo Naik ke Tahap Penyidikan Pidana

News | Rabu, 12 Agustus 2026 | 22:35 WIB

×