HP-nya Dibeli Polisi, Pengakuan Penjual Es Komplotan Bjorka Bikin Curiga: Dipaksa Gak Tuh?

Reza Gunadha, Elvariza Opita

Sabtu, 17 September 2022 | 16:53 WIB
HP-nya Dibeli Polisi, Pengakuan Penjual Es Komplotan Bjorka Bikin Curiga: Dipaksa Gak Tuh?
MAH (21) saat ditemui di rumahnya dan mengakui membantu Bjorka di sela melayani pelanggan. (Instagram/@terang_media)

Suara.com - Sejak penangkapannya pada Rabu (14/9/2022) kemarin atas tuduhan sebagai hacker Bjorka, Muhammad Agung Hidayatulloh atau MAH (21) tak pernah luput dari pemberitaan.

Termasuk soal video pengakuannya sudah membantu hacker Bjorka, seperti yang dituduhkan polisi dan mengakibatkannya jadi tersangka.

Pengakuan ini seperti yang terlihat di unggahan akun Instagram @jayalah.negeriku. Tampak ditemui di kediamannya, pemuda yang sehari-hari berjualan es ini mengaku membantu Bjorka di sela-sela kesibukannya sebagai penjual es.

MAH mengaku tidak tahu-menahu soal dunia coding maupun hacking. Selama ini ia cuma menyebarkan kembali apa yang Bjorka lakukan ke kanal Telegram-nya, bahkan dilakukan dengan bermodal aplikasi penerjemah.

Karena itulah, MAH beroperasi hanya menggunakan handphone alih-alih laptop atau perangkat komputer canggih selayaknya hacker pada umumnya. Hal ini juga sejalan dengan pengakuan keluarga soal MAH yang tidak memiliki komputer karena keterbatasan biaya.

"(Saya bantu Bjorka) lewat HP. Itu kan posisinya saya di tempat kerja, iseng-iseng sama nunggu pelanggan," jelas MAH, seperti dikutip Suara.com, Sabtu (17/9/2022).

"Saya nggak bisa nge-hack, nggak bisa sama sekali. Juga nggak punya perangkat-perangkat," sambungnya. "Tapi bisa pakai translate, tinggal ketik aja, jadi rilisnya, tinggal kirim."

Handphone MAH Dibeli Seseorang yang Mengaku Polisi

Pengakuan MAH ini jelas mendapat sorotan publik. Tak sedikit yang merasa janggal mendapati peretas yang konon mampu membobol data rahasia Badan Intelijen Negara (BIN) dan Presiden Joko Widodo dibantu oleh seorang penjual es, apalagi cuma bermodal HP.

baca juga

Kecurigaan publik bertambah karena terungkap bahwa ponsel MAH sempat dibeli oleh seseorang yang mengaku sebagai polisi.

Diungkap kakak MAH, Noviani, ponsel adiknya itu dibeli tiga hari sebelum penangkapan oleh seseorang yang mengaku sebagai polisi.

Spesifikasi Redmi Note 10 Pro, selain mengandalkan layar Amoled, juga dibekali kamera dan prosesor yang lebih baik ketimbang varian Redmi Note 10. [Dok Xiaomi Indonesia]
Ilustrasi Xiaomi Redmi 10 Pro milik MAH yang dibeli seseorang mengaku polisi. [Dok Xiaomi Indonesia]

Tak main-main, orang itu menawarkan Rp5 juta untuk menebus Xiaomi Redmi Note 10 Pro bekas milik MAH, padahal harga barang barunya di kisaran Rp3 juta.

"Katanya sih untuk barang bukti. HP adik saya diminta orang yang mengaku polisi. Dia juga sae (baik), kasih Rp5 juta untuk HP itu," terang Noviani.

Hanya saja Noviani tidak tahu-menahu soal di mana MAH bertemu dengan seseorang yang mengaku polisi tersebut.

Kisah yang sama juga dibenarkan Prihatin, ibu MAH. Wanita itu menyebut anaknya mendapat Rp5 juta sebagai pengganti HP yang diambil "polisi", yang kemudian dibelikan HP baru.

Sementara bos MAH di tempat kerja, Zeda Dwi Hersanto, menyebut pegawainya itu sering mengeluhkan HP-nya yang rusak. Karena itulah saat akan dibeli seharga Rp5 juta, MAH pun sigap melepasnya.

MAH Mengaku Trauma

Di hadapan awak media, MAH berharap apa yang terjadi kepadanya jangan sampai juga dialami oleh orang lain.

Pasalnya seluruh proses penangkapan sampai penetapan tersangka yang dijalaninya sejak 3 hari lalu begitu traumatis.

"Ya saya berharap nggak terjadi lagi yang kayak saya ini," kata MAH. "Wah, trauma, Mas. Waktu dibawa ke Jakarta tuh (udah kepikiran) kalau nggak bisa pulang gimana ini, (atau) nggembel di sana. Pikiran udah kemana-mana."

Tanggapan Warganet

Ekspresi cengengesan MAH (21) yang menuai kecurigaan publik soal kebenaran pengakuannya membantu Bjorka. (Instagram/@jayalah.negeriku)
Ekspresi cengengesan MAH (21) yang menuai kecurigaan publik soal kebenaran pengakuannya membantu Bjorka. (Instagram/@jayalah.negeriku)

Transaksi jual beli HP yang dinilai mencurigakan ini yang membuat publik tak mudah menerima pengakuan MAH. Hal ini terbukti dari kolom komentar postingan yang dipenuhi dengan kecurigaan.

"Mengakui atau dipaksa mengakui," sindir warganet.

"Dipaksa gak tuh?" imbuh warganet lain dengan pesan serupa.

"Ada ya hacker cengengesan," ujar warganet lantaran MAH yang tampak cengengesan dan seolah tak ada beban meski jadi tersangka.

"Muka nya tertekan banget itu..." tulis warganet.

"Orangnya aja cengangas.... cengenges gitu.... lha bapaknya aja bilang kalo hp nya aja ada yang beli 5 juta dan ngaku-ngaku anggota...." kata warganet lain.

"Baru kali ini hacker di bantu tukang es ..." timpal yang lainnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pedas! Najwa Shihab Kritik Pemerintah Soal Bjorka: Bukannya Sat Set Ngurusin, Eh Malah Suruh Jaga NIK Sendiri

Pedas! Najwa Shihab Kritik Pemerintah Soal Bjorka: Bukannya Sat Set Ngurusin, Eh Malah Suruh Jaga NIK Sendiri

Deli | Sabtu, 17 September 2022 | 15:37 WIB

Tiga Hari Sebelum Ditangkap, HP Penjual Es yang Dituduh Komplotan Bjorka Dibeli Polisi Rp 5 Juta

Tiga Hari Sebelum Ditangkap, HP Penjual Es yang Dituduh Komplotan Bjorka Dibeli Polisi Rp 5 Juta

Sumbar | Sabtu, 17 September 2022 | 13:47 WIB

Bjorka Nyaris Ketar-ketir! Video Polisi Fokus Pantengin Keamanan Siber, Fakta Sesungguhnya Dibongkar Netizen

Bjorka Nyaris Ketar-ketir! Video Polisi Fokus Pantengin Keamanan Siber, Fakta Sesungguhnya Dibongkar Netizen

News | Sabtu, 17 September 2022 | 13:54 WIB

Profil Komjen Dharma Pongrekun, Sosok yang Dianggap Bisa Tandingi Hacker Bjorka

Profil Komjen Dharma Pongrekun, Sosok yang Dianggap Bisa Tandingi Hacker Bjorka

Depok | Sabtu, 17 September 2022 | 13:30 WIB

Ayah Peretas Madiun Diduga Teman Bjorka Akui Anaknya Pandai Operasikan Komputer: Banyak yang Menyanjung

Ayah Peretas Madiun Diduga Teman Bjorka Akui Anaknya Pandai Operasikan Komputer: Banyak yang Menyanjung

News | Sabtu, 17 September 2022 | 12:32 WIB

Terkini

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

Sita 74 Kg Emas dan Valas Rp476 Miliar, Kortas Tipidkor Polri Bongkar Brankas Rahasia di Sentul

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:23 WIB

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

Gebrakan RUU Sisdiknas: Wajib Belajar Kini 13 Tahun, Termasuk 1 Tahun di PAUD

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 02:16 WIB

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

Usai Cafe de'CLAN Signature, Polisi Sita 74 Kg Emas dan Ratusan Miliar Hasil TPPU di Sentul City!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:51 WIB

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

Geledah Rumah Mewah di Sentul City Bogor, Polisi Diduga Sita Emas Hingga Mata Uang Asing

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 01:41 WIB

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

Rumah Mewah di Sentul City Digeledah Polisi Tengah Malam, Diduga Milik Jampidsus Febrie Adriansyah

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 00:58 WIB

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

Meluas ke 12 Titik! Polisi Geledah Pacific Place hingga Rumah Mewah di Sentul Terkait Kasus TPPU

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

Bahaya State Capture, Pakar Ungkap Cara Militer 'Kuasai' Negara Lewat Jalur Legal

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 23:30 WIB

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

Jejak Densus 88 Kuntit Jampidsus di Cafe de'CLAN Signature: Kini Ditemukan Brankas Dolar Rp67 M!

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

Bareskrim Rampungkan Berkas Kasus Impor Handphone Ilegal, Tiga Tersangka Segera Disidang

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:59 WIB

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

Mengapa Pengembalian Amplop Belum Tentu Membebaskan Raja Juli Antoni dari Pidana?

News | Rabu, 08 Juli 2026 | 22:26 WIB

×