Rusia Tangguhkan Kesepakatan Ekspor Gandum usai 'Serangan Drone' Ukraina

Diana Mariska | Suara.com

Minggu, 30 Oktober 2022 | 16:45 WIB
Rusia Tangguhkan Kesepakatan Ekspor Gandum usai 'Serangan Drone' Ukraina
Ilustrasi tanaman gandum.(Pixabay/GoranH)

Suara.com - Rusia memutuskan untuk menangguhkan partisipasi dalam kesepakatan yang mengatur ekspor biji-bijian dari Ukraina setelah menyebut kapal-kapalnya diserang oleh belasan drone di Semenanjung Krimea.

Al Jazeera melaporkan bahwa menurut Kementerian Pertahanan Rusia, Ukraina menyerang Armada Laut Hitam di dekat Sevastopol di Semenanjung Krimea dengan menggunakan 16 drone pada Sabtu (29/10) dini hari.

Kemhan juga menuduh Angkatan Laut Inggris ikut membantu dalam serangan yang disebut Rusia sebagai “akis teror itu”. Sementara itu, London telah dengan tegas menolak klaim tersebut.

“Pihak Rusia menangguhkan partisipasi dalam pelaksanaan kesepakatan ekspor produk pertanian dari pelabuhan Ukraina,” kata Kemhan Rusia dalam sebuah pernyataan.

Rusia menyebut keputusan itu diambil karena adanya serangan drone dan keterlibatan Inggris, dan akibatnya, ekspor biji-bijian Ukraina dari berbagai pelabuhan di Laut Hitam akan terhenti.

Perundingan kesepakatan itu sendiri difasilitasi oleh Turki dan PBB guna membuka kembali pintu ekspor biji-bijian, yang begitu krusial demi mengurangi krisis pangan global yang disebabkan oleh Perang Ukraina.

Sejauh ini, kesepakatan tersebut telah memungkinkan ekspor atas lebih dari sembilan juta ton gandum Ukraina, dan, perjanjian ini rencananya akan diperpanjang pada 19 November.

Ukraina merespons pengumuman ini dengan mengatakan bahwa keputusan Rusia "membuktikan sekali lagi bahwa negosiasi dengan Federasi Rusia membuang-buang waktu", kata seorang pejabat tinggi Ukraina.

“[Presiden Rusia] Putin telah menjadikan makanan, suhu dingin, dan harga sebagai senjata melawan dunia … Rusia mengobarkan perang hybrid melawan Eropa, [serta] menyandera Afrika dan Timur Tengah,” cuit penasihat kepresidenan Ukraina, Mykhailo Podolyak.

PBB juga menyerukan agar kesepakatan tersebut dapat berlanjut.

"Semua pihak [harus dapat] menahan diri dari tindakan apa pun yang akan membahayakan Inisiatif Gandum Laut Hitam yang merupakan upaya kemanusiaan yang mendesak," kata Stephane Dujarric, juru bicara Sekjen PBB.

Ia menambahakan bahwa inisiatif itu "memiliki dampak positif" terhadap akses makanan bagi jutaan orang di seluruh dunia.

Menurutnya, kantor Sekjen PBB telah berkomunikasi dengan pihak berwenang Rusia untuk mendiskusikan hal ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Profil Alisa Manyonok, Eks Atlet Voli Jadi Ratu Kecantikan, Sempat Dianggap Mirip Boneka Barbie, Punya Cantik Sempurna

Profil Alisa Manyonok, Eks Atlet Voli Jadi Ratu Kecantikan, Sempat Dianggap Mirip Boneka Barbie, Punya Cantik Sempurna

Sport | Minggu, 30 Oktober 2022 | 09:50 WIB

Ketegangan Politik Jelang Pilpres 2024 Diharap Tidak Merusak Iklim Investasi di Indonesia

Ketegangan Politik Jelang Pilpres 2024 Diharap Tidak Merusak Iklim Investasi di Indonesia

Bisnis | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 23:01 WIB

KSAD Dudung Sebut Perang Rusia-Ukraina Berdampak Global

KSAD Dudung Sebut Perang Rusia-Ukraina Berdampak Global

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 22:39 WIB

Menlu Retno Kecam Serangan Militer Myanmar, Dino Patti Djalal: Setuju, Tapi ke Rusia Kita JadiSangat Pemalu?

Menlu Retno Kecam Serangan Militer Myanmar, Dino Patti Djalal: Setuju, Tapi ke Rusia Kita JadiSangat Pemalu?

| Jum'at, 28 Oktober 2022 | 20:47 WIB

Viral! Kisah Wanita Cantik Asal Rusia Nekat ke Indonesia Demi Menikah Dengan Pria Bandung, Kini Jadi Mualaf

Viral! Kisah Wanita Cantik Asal Rusia Nekat ke Indonesia Demi Menikah Dengan Pria Bandung, Kini Jadi Mualaf

| Jum'at, 28 Oktober 2022 | 15:35 WIB

Rusia Disebut Kerahkan Lebih dari 30 Drone ke Ukraina dalam Dua Hari

Rusia Disebut Kerahkan Lebih dari 30 Drone ke Ukraina dalam Dua Hari

News | Jum'at, 28 Oktober 2022 | 14:36 WIB

Terkini

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

Tak Sembarang Orang Bisa Beli, Begini Alur Distribusi Narkoba 'VIP Only' di B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:45 WIB

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

Nasib Ahmad Syahri Merokok dan Main Game Saat Rapat, Terancam Dipecat dari DPRD Jember?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 21:15 WIB

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

Menteri PU Panggil Pulang ASN Tugas Belajar di London Diduga Hina Program MBG

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 20:14 WIB

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

Nasib Santri Ponpes Pati Usai Geger Kasus Pelecehan, Sekolah Tetap Lanjut atau Pindah?

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:44 WIB

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

Polda Metro Jaya Bentuk Tim Pemburu Begal, Kombes Iman: Kami Siap Beraksi 24 Jam!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:36 WIB

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

Kepulauan Seribu Diserbu Wisatawan Saat Liburan, Polres Sebar Polisi di Tiap Dermaga

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:29 WIB

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

Kedubes Jepang Warning Warganya: Nekat Prostitusi Anak di RI, Siap-siap Dibui di Dua Negara

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:21 WIB

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

Polisi Ciduk Komplotan Jambret di Tamansari, Uang Hasil Kejahatan Dipakai Buat Pesta Sabu

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:06 WIB

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

Sebut Prabowo Anggap Gagasannya Suci, Sobary: Oh Paus Saja Ndak Begitu Bung!

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 19:00 WIB

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

Tak Ada Ampun! Hanya 6 Hari Pasca Penggerebekan, Pemprov DKI Sikat Habis Izin B Fashion Hotel

News | Jum'at, 15 Mei 2026 | 18:58 WIB