PKB Sebut Jokowi Boleh Dukung Prabowo, Ganjar atau Anies di Pilpres 2024

Dwi Bowo Raharjo | Bagaskara Isdiansyah | Suara.com

Sabtu, 12 November 2022 | 17:39 WIB
PKB Sebut Jokowi Boleh Dukung Prabowo, Ganjar atau Anies di Pilpres 2024
Presiden Joko Widodo atau Jokowi didampingi Menhan Prabowo Subianto. (Foto: Laily Rachev - Biro Pers Sekretariat Presiden)

Suara.com - Ketua DPP Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Ahmad Iman, meyakini bahwa Presiden RI Joko Widodo atau Jokowi belum sepenuhnya memberikan dukungan ke figur tertentu untuk Pilpres 2024.

Awalnya Iman mengatakan, peta politik untuk Pilpres 2024 masih sangat dinamis. Soal NasDem, PKS dan Demokrat yang masih dalam penjajakan, dan PDIP yang juga belum bersikap dianggapnya semua harus diperhitungkan.

Pernyataan Iman ini menanggapi soal relawan Pro Jokowi atau Projo yang akan mendukung Prabowo Subianto apabila Presiden RI Jokowi juga memberikan dukungannya.

"Jadi menurut saya masih dinamis sih sebenernya peta politik itu masih dinamis, soal kapan misalnya PKS mau ke NasDem, Demokrat mau ke NasDem, dukung Anies juga belum kan, jadi menurut saya masih dinamis," kata Iman di Kantor DPP PKB, Jakarta Pusat, Sabtu (12/11/2022).

"Semua bisa berubah apalagi PDIP yang bisa sendiri maju sebagai capres tanpa partai lain itu juga patut dihitung. Jadi menurut saya soal dukung-dukungan itu masih proses panjang lah," sambungnya.

Saat ditanya apakah PKB juga berharap agar Jokowi benar-benar mendukung Prabowo, Iman menegaskan pihaknya tidak akan mendesak kepala negara meski saat ini PKB satu barisan dengan Gerindra.

Menurutnya, sejauh ini Jokowi juga masih diyakini belum memberikan dukungannya secara penuh terhadap figur tertentu untuk Pilpres 2024.

"Itu terserah Pak Jokowi lah, PKB gak dalam kapasitas untuk mendesak-desak. Hak Pak Jokowi untuk mendukung Capres mana yang dia dukung. Sejauh ini sih Pak Jokowi belum full ke siapa-siapa. Ya boleh juga ke Prabowo, boleh juga ke Pak Ganjar atau ke Pak Anies," pungkasnya.

Dukungan Musra

Sebelumnya penanggung Jawab Musyawarah Rakyat Budi Arie mengatakan akan mengikuti langkah politik Presiden Joko Widodo. Jika Jokowi mendukung Prabowo Subianto sebagai calon presiden, panitia Musra juga ikut mendukung.

"Pokoknya kita ikut Pak Jokowi. Pak Jokowi dukung Prabowo, kita dukung," kata Budi Arie yang juga ketua umum Projo menjawab pertanyaan jurnalis di kediaman Prabowo Subianto, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022).

Budi Arie menyatakan hal itu usai pertemuan antara panitia Musra -- yang terdiri dari 18 kelompok relawan pendukung Jokowi -- dan Prabowo.

Musyawarah Rakyat (Musra) relawan Jokowi bertemu Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022). [Suara.com/Novian]
Musyawarah Rakyat (Musra) relawan Jokowi bertemu Prabowo Subianto di kediamannya, Jalan Kertanegara, Jakarta Selatan, Kamis (10/11/2022). [Suara.com/Novian]

Kedatangan panitia Musra ke kediaman Prabowo untuk bersilaturahmi dan saling tukar pikiran -- rangkaian safari politik mereka.

Kedatangan panitia Musra ke kediaman Prabowo untuk bersilaturahmi dan saling tukar pikiran -- rangkaian safari politik mereka.

"Dan pesan penting dari pertemuan ini adalah Prabowo sampaikan dan ajarkan kepada kami tentang persatuan nasional. Jadi nanti dari semua perhelatan politik atau dinamika politik, tetap kita harus menjaga yang namanya persatuan nasional bangsa kita bangsa besar," kata Budi Arie.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menyangkut Hubungannya dengan Jokowi, Surya Paloh: Jangan karena Capreskan Anies, Kita Jadi Retak

Menyangkut Hubungannya dengan Jokowi, Surya Paloh: Jangan karena Capreskan Anies, Kita Jadi Retak

| Sabtu, 12 November 2022 | 17:22 WIB

Soal Sikap Jokowi ke NasDem Usai Anies Dideklarasikan, Analis: Dia Tak Berani Reshuffle, Makanya Cuma Berani Begitu

Soal Sikap Jokowi ke NasDem Usai Anies Dideklarasikan, Analis: Dia Tak Berani Reshuffle, Makanya Cuma Berani Begitu

News | Sabtu, 12 November 2022 | 17:19 WIB

Tunjuk Dide Vokalis Hijau Daun Jadi Jubir Muda, PKB: Dia Kritis Isu Politik hingga Ekonomi

Tunjuk Dide Vokalis Hijau Daun Jadi Jubir Muda, PKB: Dia Kritis Isu Politik hingga Ekonomi

News | Sabtu, 12 November 2022 | 17:05 WIB

Muncul Tanda-Tanda Berakhirnya 'Bulan Madu' Jokowi-NasDem, Terlihat Jelas Sejak Deklarasi Anies

Muncul Tanda-Tanda Berakhirnya 'Bulan Madu' Jokowi-NasDem, Terlihat Jelas Sejak Deklarasi Anies

News | Sabtu, 12 November 2022 | 17:11 WIB

Demokrat dan PKS Digoda Koalisi Lain Usai Batal Deklarasi Bareng NasDem, Iman Politik Masih Bisa Goyang?

Demokrat dan PKS Digoda Koalisi Lain Usai Batal Deklarasi Bareng NasDem, Iman Politik Masih Bisa Goyang?

News | Sabtu, 12 November 2022 | 17:07 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB