Sepak Takraw dari Mana? Simak Asal-Usul dan Sejarahnya di Indonesia

Rifan Aditya | Suara.com

Minggu, 20 November 2022 | 18:01 WIB
Sepak Takraw dari Mana? Simak Asal-Usul dan Sejarahnya di Indonesia
Tim sepak takraw Indonesia berhasil menambah medali emas Asian Games 2018 setelah mengalahkan Jepang dengan skor 15-21, 21-14, 21-16.(ANTARA FOTO/INASGOC)

Suara.com - Popularitas olahraga sepak takraw di Indonesia tentu tak perlu diragukan lagi. Mulai dari anak-anak hingga orang dewasa, cukup banyak kegiatan rutin yang dilaksanakan. Namun sebenarnya jika ditelisik lebih jauh ke belakang, sepak takraw dari mana asalnya?

Tentu banyak sekali sumber yang mengatakan asal dari sepak takraw, dan bahkan  melakukan klaim pada olahraga ini. Keabsahan dari pernyataan yang diberikan juga mungkin saja valid, jika mengacu pada sumber yang digunakan.

Nah, berikut beberapa poin penting terkait olahraga sepak takraw ini, dan beberapa informasi mengenai asal dari olahraga tersebut.

Sejarahnya dari Tiongkok

Ada sumber yang menyatakan bahwa sejatinya olahraga ini berasal dari Tiongkok, yang dibawa ke area Melayu pada era dahulu, permainan ini berasal dari permainan tradisional yang disebut dengan cuju. Saat hadir di Myanmar, namanya kemudian berganti menjadi chinlone.

Dilihat dari konteks era Kesultanan Melayu, sepak takraw kemudian disebut dengan nama sepak raga, dan mulai populer di kawasan Asia Tenggara.

Tahun 1940-an menjadi tahun di mana aturan baku dari olahraga ini mulai dibuat, sebagai bentuk standarisasi dari permainan olahraga tersebut. Baru kemudian setelah cukup lama berselang, tepatnya 27 Maret 1965 nama sepak takraw diresmikan sebagai nama olahraga ini.

Awalnya Malaysia, Thailand, Filipina, dan Myanmar memiliki penyebutan berbeda atas olahraga ini. Sepak raga, jadi namanya di Malaysia, kemudian di Thailand dikenal dengan nama takraw, di Filipina namanya Sipak, dan di Myanmar Chinlone.

Kata "Sepak" sendiri berasal dari bahasa Melayu yang berarti menendang, dan takraw berasal dari bahasa Thailand yang berarti bola yang terbuat dari rotan. Jadilah nama sepak takraw sebagai nama resmi olahraga ini.

Sejarahnya di Indonesia

Di Indonesia, induk olahraga atau organisasi takraw sendiri didirikan tahun 1971, dengan nama PERSERASI. Berselang sembilan tahun, kejuaraan nasional sepak takraw untuk pertama kalinya digelar di Indonesia, hingga saat ini olahraga tersebut menjadi salah satu yang cukup populer di masyarakat.

Untuk teknisnya sendiri, ukuran lapangannya adalah 13,40 m dikali 6,10 m. di bagian tengah dipisahkan dengan jaring net dengan tinggi 1,55 m. semua anggota badan boleh digunakan kecuali tangan.

Tujuan utama dari olahraga ini adalah mendapatkan poin dengan menjatuhkan bola ke lapangan lawan atau menyebabkan lawan membuat kesalahan.

Itu tadi sekilas mengenai sepak takraw dari mana yang bisa dibagikan dalam artikel singkat ini. Semoga menjadi artikel yang bermanfaat, dan selamat melanjutkan aktivitas Anda!

Kontributor : I Made Rendika Ardian

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kisah Timnas Qatar: Dulu Dipermalukan Timnas Indonesia, Kini Main di Piala Dunia 2022

Kisah Timnas Qatar: Dulu Dipermalukan Timnas Indonesia, Kini Main di Piala Dunia 2022

Bola | Minggu, 20 November 2022 | 17:35 WIB

Kena 3 Penalti dalam 2 Laga, Shin Tae-yong Minta Timnas Indonesia U-20 Lebih Tenang di Kotak Terlarang

Kena 3 Penalti dalam 2 Laga, Shin Tae-yong Minta Timnas Indonesia U-20 Lebih Tenang di Kotak Terlarang

Bola | Minggu, 20 November 2022 | 17:01 WIB

Dibuka Lagi, Begini Wajah baru Taman Mini Indonesia Indah

Dibuka Lagi, Begini Wajah baru Taman Mini Indonesia Indah

Foto | Minggu, 20 November 2022 | 16:18 WIB

Suku Bunga BI Tinggi, BTN Tawarkan Tarif Spesial KPR 2,47%

Suku Bunga BI Tinggi, BTN Tawarkan Tarif Spesial KPR 2,47%

Bisnis | Minggu, 20 November 2022 | 16:12 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB