Geruduk Bawaslu Pakai 30 Pengacara, Amien Rais Kini Minta Sumbangan buat Partai Ummat

Rifan Aditya | Elvariza Opita | Suara.com

Sabtu, 17 Desember 2022 | 19:26 WIB
Geruduk Bawaslu Pakai 30 Pengacara, Amien Rais Kini Minta Sumbangan buat Partai Ummat
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais.

Suara.com - Partai Ummat menggugat keputusan Komisi Pemilihan Umum (KPU) yang tidak meloloskan mereka di tahap verifikasi faktual jelang Pemilu 2024.

Partai yang didirikan Amien Rais itu bahkan menunjuk 30 pengacara untuk melaporkan dugaan tindak diskriminatif dan kecurangan KPU kepada Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu).

Langkah Amien Rais dan partainya ini menjadi sorotan publik, apalagi setelah sang Ketua Majelis Syura Partai Ummat mengeluarkan maklumat untuk menggalang dana.

Seperti dilihat di video unggahan akun Twitter-nya, Amien Rais rupanya meminta para kader dan simpatisan Partai Ummat untuk membantu kebutuhan finansial demi menggugat keputusan KPU.

Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, dengan didampingi Ketua Umum Ridho Rahmadi dan Sekretaris Majelis Syura Ansufri Idrus Sambo, mengeluarkan maklumat mengajak pengurus, kader, serta simpatisan Partai Ummat untuk ikut menyumbang uang demi membayar biaya menggugat keputusan tidak lolos verifikasi faktual dari KPU. (Twitter/@realamienrais)
Ketua Majelis Syura Partai Ummat, Amien Rais, dengan didampingi Ketua Umum Ridho Rahmadi dan Sekretaris Majelis Syura Ansufri Idrus Sambo, mengeluarkan maklumat mengajak pengurus, kader, serta simpatisan Partai Ummat untuk ikut menyumbang uang demi membayar biaya menggugat keputusan tidak lolos verifikasi faktual dari KPU. (Twitter/@realamienrais)

"Mari kita selamatkan Partai Ummat, selamatkan Indonesia. Ini saatnya kita buktikan bahwa kita ummat akan kuat jika bersatu dan siap untuk berjuang di jalan Allah," tulis Amien Rais serta mencantumkan nomor rekening di Bank Syariah Indonesia, dikutip pada Sabtu (17/12/2022).

Dengan didampingi Ketua Umum Ridho Rahmadi dan Sekretaris Majelis Syura Ansufri Idrus Sambo, Amien meminta agar seluruh elemen berjuang bersama mengatasi masalah Partai Ummat.

"Sahabat-sahabat pengurus, kader, dan simpatisan Partai Ummat. Saat ini Partai Ummat kita menjadi satu-satunya partai yang mengalami segala macam manipulasi dan diskriminasi tidak diloloskan KPU menjadi peserta Pemilu 2024," ujar Amien.

Namun Amien memastikan Partai Ummat akan terus berjuangn untuk membatalkan keputusan KPU tersebut.

"Untuk mendatangkan para saksi dan mempersiapkan segala sesuatu yang diperlukan, dan juga untuk membiayai 30 lebih para pengacara kredibel, maka tentu Partai Ummat memerlukan dana yang cukup besar," ucap Amien sambil membaca teks yang dibawanya.

"Oleh karena itu, kami mengimbau semua sahabat, pengurus, kader, dan simpatisan Partai Ummat di mana saja berada, mari bersama kita galang dana untuk menyelamatkan Partai Ummat," lanjutnya.

Ketua Tim Advokasi DPP Partai Ummat, Denny Indrayana. [Suara.com/Bagaskara]
Ketua Tim Advokasi DPP Partai Ummat, Denny Indrayana. [Suara.com/Bagaskara]

Amien kemudian juga mendorong setiap kader dan simpatisan untuk berkorban semaksimal mungkin demi membawa Partai Ummat lolos ke Pemilu 2024.

"Ayo kita korbankan sejauh kita mampu untuk mendanai perjuangan Partai Ummat," tegas Amien.

Partai Ummat sendiri telah menunjuk Denny Indrayana sebagai Ketua Tim Advokasi untuk upaya hukum mereka menggugat keputusan verifikasi faktual KPU.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ada 3 Partai Baru Lolos Pemilu 2024, Kenapa Partai Ummat Tersingkir?

Ada 3 Partai Baru Lolos Pemilu 2024, Kenapa Partai Ummat Tersingkir?

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:23 WIB

5 Provinsi Miliki Kerawanan Pemilu Tertinggi, Harus Jadi Alarm Dini

5 Provinsi Miliki Kerawanan Pemilu Tertinggi, Harus Jadi Alarm Dini

| Sabtu, 17 Desember 2022 | 15:33 WIB

Ungkit Aksi Turun Gunung SBY, Amien Rais Heran Partai Ummat Dijegal: Saya Sudah Tua Kok Ditakuti?

Ungkit Aksi Turun Gunung SBY, Amien Rais Heran Partai Ummat Dijegal: Saya Sudah Tua Kok Ditakuti?

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 16:50 WIB

Perjalanan Karier Politik Amien Rais: Dulu Mendirikan PAN, Kini Setia dengan Partai Ummat

Perjalanan Karier Politik Amien Rais: Dulu Mendirikan PAN, Kini Setia dengan Partai Ummat

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 11:51 WIB

Balik Senggol Amien Rais yang Merasa Dizalimi Rezim, Hasto PDIP: Ngapain Ninggalin PAN?

Balik Senggol Amien Rais yang Merasa Dizalimi Rezim, Hasto PDIP: Ngapain Ninggalin PAN?

News | Sabtu, 17 Desember 2022 | 07:49 WIB

Terkini

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

Geledah Kantor PT AKT, Kejagung Temukan Tumpukan Dolar Senilai Rp 1 Miliar!

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:01 WIB

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

Menaker Dorong Layanan Kemnaker Lebih Responsif dan Mudah Diakses Masyarakat

News | Senin, 30 Maret 2026 | 19:42 WIB