Sadis! Kronologi Wowon Cs Dorong Siti TKW ke Laut Surabaya, Manfaatkan Mertua Jadi Kaki Tangan

Agatha Vidya Nariswari

Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:48 WIB
Sadis! Kronologi Wowon Cs Dorong Siti TKW ke Laut Surabaya, Manfaatkan Mertua Jadi Kaki Tangan
Wowon Erawan alias Aki Wowon, tersangka kasus pembunuhan berantai atau serial killer di Bekasi dan Cianjur, Jawa Barat. (foto dok. Polisi)

Suara.com - Sosok Wowon Erawan alias Aki belakangan ini berhasil mendapat perhatian dari publik setelah diketahui merupakan seorang pembunuh berantai yang sadis usai Polda Metro Jaya mengusut kasus satu keluarga keracunan di Bantargebang, Kota Bekasi, Jawa Barat.

Terbaru, diketahui bahwa Wowon ternyata juga memanfaatkan mertuanya yang bernama Noneng untuk turut serta menghabisi nyawa korban pembunuhan berantai.

Noneng diberikan perintah oleh Wowon untuk mendorong korban atas nama Siti yang berprofesi sebagai TKW. Aksi pembunuhan tersebut terjadi di atas kapal saat keduanya menuju ke Mataram, NTB.

Siti menjadi salah satu dari sembilan korban serial killer Bekasi dan Cianjur, Wowon Cs. Siti dibunuh dengan cara diceburkan ke laut di Surabaya.

Kronologi Siti TKW Dibunuh

Berdasarkan keterangan dari Dirkrimum Polda Metro Jaya, Kombes Hengki Haryadi, Siti dibunuh oleh Noneng. Noneng merupakan mertua Wowon atau ibu kandung Wiwin yang juga dibunuh oleh para tersangka.

Jenazah Siti tersebut kemudian ditemukan oleh warga. Kemudian, korban dibawa ke kampung halamannya di Garut, Jawa Barat untuk dikebumikan.

Siti tewas dibunuh setelah menagih janji Wowon cs perihal aksi penggandaan uang yang mereka lakukan. Oleh karena itu, Wowon pun kemudian memerintahkan Siti untuk pergi ke Mataram dengan iming-iming bisa mendapatkan uang tersebut.

Sementara itu, Noneng yang diminta untuk menjadi kaki tangan Wowon ternyata juga berakhir menjadi salah satu korban pembunuhan berantai dari Wowon.

baca juga

Jasad Noneng dikubur dalam satu lubang di Cianjur, Jawa Barat bersama anaknya yang bernama Wiwin, yang merupakan mantan istri dari Wowon.

Sebelumnya, polisi membongkar kasus pembunuhan berantai yang dilakukan Wowon Erawan alias Aki, Solihin alias Duloh, dan juga M Dede Solehudin.

Kasus tersebut berhasil terbongkar setelah kasus keracunan dan kematian tiga orang yang merupakan satu keluarga di Bekasi berhasil diungkap.

Mulanya, ketiga orang ini diduga tewas karena keracunan. Namun, ketiganya ternyata dibunuh dengan cara diracun hingga dicekik.

Berdasarkan keterangan dari para tersangka, mereka mengakui telah melakukan aksi pembunuhan lain.

Diketahui, ada empat kerangka manusia yang ditemukan di Cianjur, satu kerangka di Garut, dan satu orang masih dalam pencarian pihak kepolisian.

Tersangka kasus pembunuhan berantai atau serial killer ini menguras uang milik dua korbannya Farida dan Siti hingga mencapai Rp 1 miliar. Uang jerih payah kedua korban selama bekerja sebagai TKW di luar negeri tersebut diserahkan kepada tersangka dengan janji bisa digandakan.

Kombes Pol Hengki menyebutkan bahwa Farida dan Siti menyetorkan uang setiap bulannya ke rekening atas nama tersangka Dede. Namun ATM tersebut dikendalikan atau dipegang oleh tersangka Aki Wowon.

Hengki menyebut penyidik dari Subdit Jatanras hingga saat ini masih mendalami motif di balik kasus ini. Sebab diduga ada motif lain selain ekonomi mengingat dua korbannya merupakan anak-anak.

"Terkait motif kita dalami juga apakah ini hanya motif ekonomi. Tetapi kalau motif ekonomi kenapa dua orang anak di bawah umur balita atas nama Bayu dan Neng Ayu ini yang harus dikorbankan oleh mereka," ujarnya. 

Kontributor : Syifa Khoerunnisa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Cerita Bulu Kuduk Warga Bergidik Jika Melintas Depan TKP Serial Killer Wowon Cs di Bekasi

Cerita Bulu Kuduk Warga Bergidik Jika Melintas Depan TKP Serial Killer Wowon Cs di Bekasi

Bekaci | Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:30 WIB

Deretan Kasus Pembunuhan Berantai yang Mengerikan di Indonesia, Terbaru Wowon Cs

Deretan Kasus Pembunuhan Berantai yang Mengerikan di Indonesia, Terbaru Wowon Cs

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:25 WIB

Pembunuhan Berantai Cianjur, Tim Forensik: Perkiraan Kami Laki-laki

Pembunuhan Berantai Cianjur, Tim Forensik: Perkiraan Kami Laki-laki

Bandung | Jum'at, 20 Januari 2023 | 19:20 WIB

Apa Itu Metode SCI yang Dipakai Polisi untuk Usut Kasus Sekeluarga Keracunan di Bekasi?

Apa Itu Metode SCI yang Dipakai Polisi untuk Usut Kasus Sekeluarga Keracunan di Bekasi?

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 18:42 WIB

Disetor Tiap Bulan Modus Bisa Digandakan, Aki Wowon dkk Kuras Duit 2 TKW Korban Serial Killer hingga Rp1 Miliar

Disetor Tiap Bulan Modus Bisa Digandakan, Aki Wowon dkk Kuras Duit 2 TKW Korban Serial Killer hingga Rp1 Miliar

News | Jum'at, 20 Januari 2023 | 18:25 WIB

Terkini

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

BMKG dan Badan Geologi Mau Dilebur, Benarkah Mitigasi Bencana Bisa Lebih Cepat?

News | Rabu, 16 September 2026 | 06:25 WIB

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Jalur Minyak Utama Lumpuh Gegara Houthi, Harga Minyak Dunia Tembus $120 Per Barel!

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 06:15 WIB

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

FC Seoul Pede Hadapi Persib di ACL 2, Tapi...

Bola | Rabu, 16 September 2026 | 06:05 WIB

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Makan Penyu Dilindungi di Raja Ampat, WNA China Ditangkap di Makassar

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:52 WIB

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

25 Ribu Penerima Bansos di Sulsel Terindikasi Judol

Sulsel | Rabu, 16 September 2026 | 05:42 WIB

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Juara Umum Popprov DKI 2026, Atlet Pelajar Jakarta Barat Diguyur Bonus

Sport | Rabu, 16 September 2026 | 05:25 WIB

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi  Sebelum Terlambat

Pertamax Berpotensi Tembus Rp20 Ribu! Pemerintah Harus Siapkan Mitigasi Sebelum Terlambat

News | Selasa, 15 September 2026 | 23:46 WIB

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

1765 Pelari dari 15 Negara Ramaikan Tangkuban Perahu

Sport | Selasa, 15 September 2026 | 23:05 WIB

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

Peringatan Bahaya di Makkah dan Jeddah Usai Rentetan Serangan Rudal

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:59 WIB

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

YLBHI Kecam Pengiriman Anak Demonstran ke Barak Militer: Ini Preseden Berbahaya!

News | Selasa, 15 September 2026 | 22:55 WIB

×