Pakar Hukum Tata Negara Sebut Sistem Politik Indonesia Tidak Ramah Perempuan

Chandra Iswinarno, Dea Hardiningsih Irianto

Kamis, 30 Maret 2023 | 21:58 WIB
Pakar Hukum Tata Negara Sebut Sistem Politik Indonesia Tidak Ramah Perempuan
Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti. [Suara.com/Dea]

Suara.com - Pakar Hukum Tata Negara Bivitri Susanti menilai sistem politik Indonesia tidak ramah bagi perempuan, karena sulitnya masuk lingkaran politik bagi perempuan yang tidak menjadi bagian dari elite politik.

"Nggak banyaknya perempuan yang menonjol kecuali kalau dia bagian dari elite politik seperti Mba Puan dan seterusnya, itu memang karena sistem politik kita tidak ramah perempuan," kata Bivitri di acara diskusi yang digelar INFID di Jakarta Pusat, Kamis (30/3/2023).

Dia menilai, saat ini masih sedikit tokoh perempuan yang menjadi perhatian publik menjelang Pilpres 2024.

Jika ada perempuan yang ramai dibahas publik, lanjut Bivitri, perempuan itu hanya dianggap sebagai pendulang suara semata.

"Jadi, kalau ada nama yang masuk, yang dianggapnya itu punya basis massa misalnya Bu Khofifah, dianggapnya Jawa timur itu bisa dipegang, tapi sebenernya enggak ada yang substantif," ujarnya.

Untuk itu, Bivitri menyoroti stigma atas perempuan di politik perlu dibongkar kembali.

Terlebih, dengan adanya stigma pekerjaan domestik yang kerap melekat di perempuan karena konstruksi masyarakat.

Bivitri menegaskan laki-laki dan perempuan hanya berbeda secara jenis kelamin.

Lebih lanjut, Bivitri menilai tidak ada masyarakat yang mempertanyakan kemampuan laki-laki dalam berpolitik, sehingga membuat lingkungan politik Indonesia tidak nyaman bagi perempuan.

baca juga

"Kemudian masyarakat luas melihat kandidat caleg atau capres dia bertanya soal perempuan beli tas mahal atau tidak bisa mengurus anak," katanya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bukan TNI atau Polisi, Kebebasan Sipil Justru 'Disumbat' Oleh Partai Politik, Kok Bisa?

Bukan TNI atau Polisi, Kebebasan Sipil Justru 'Disumbat' Oleh Partai Politik, Kok Bisa?

News | Selasa, 28 Maret 2023 | 21:01 WIB

Pakar Hukum Tata Negara Sebut Perppu Cipta Kerja Seharusnya Tidak Sah

Pakar Hukum Tata Negara Sebut Perppu Cipta Kerja Seharusnya Tidak Sah

News | Jum'at, 24 Maret 2023 | 21:17 WIB

Bivitri: Reformasi Polri Jangan Didasarkan pada Persepsi, Ujungnya Hanya Pencitraan!

Bivitri: Reformasi Polri Jangan Didasarkan pada Persepsi, Ujungnya Hanya Pencitraan!

News | Kamis, 29 September 2022 | 15:48 WIB

Terkini

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

Dittipideksus Bareskrim dan Kortastipidkor Sinkronkan Penyidikan Kasus PT TSL

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 08:31 WIB

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

Gus Ipul Apresiasi Jawa Timur, Provinsi Dengan Sekolah Rakyat Terbanyak

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 07:47 WIB

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

Kaesang Pangarep Hadiri Pelantikan Pengurus DPD PSI Mesuji, Targetkan Satu Kursi di Setiap Dapil

News | Sabtu, 27 Juni 2026 | 06:00 WIB

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

PAM Jaya Siapkan Ribuan Toren Gratis, Warga Jakarta Diminta Tak Tunggu Kemarau Datang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 22:08 WIB

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

Kerry Dibebani Rp13,4 Triliun, Pengacara Sebut Hakim Pakai Analisis LSM yang Tak Berwenang

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:58 WIB

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

Putusan Banding Dianggap Janggal, Kerry Riza Ajukan Kasasi ke MA

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:53 WIB

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

Kepercayaan Polri Tembus 82,4 Persen, Habiburokhman: Jangan Puas Diri, Terus Berbenah

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:26 WIB

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

Prabowo Tanya Akademisi: Kenapa 81 Tahun RI Tidak Bisa Bikin Mobil Buatan Sendiri?

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

Sikat Parkir Liar di Cawang, 250 Personel Gabungan Derek Mobil yang Nekat Bandel!

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 21:12 WIB

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

Perempuan Didorong Jadi Aktor Utama Ekonomi Restoratif, Tak Lagi Sekadar Penerima Manfaat

News | Jum'at, 26 Juni 2026 | 20:50 WIB

×