Ogah Tengok Masa Lalu, Demokrat Ingin Rekonsiliasi dengan PDIP Fokus Lihat ke Depan

Ria Rizki Nirmala Sari | Novian Ardiansyah | Suara.com

Jum'at, 23 Juni 2023 | 16:11 WIB
Ogah Tengok Masa Lalu, Demokrat Ingin Rekonsiliasi dengan PDIP Fokus Lihat ke Depan
Presiden ke-6 Susilo Bambang Yudhoyono (kiri) berbincang dengan Presiden Ke-5 Megawati Soekarnoputri (kanan) saat menghadiri pemakaman ibu negara Ani Yudhoyono di TMP Kalibata, Jakarta, Minggu (2/6). [Suara.com/Muhaimin A Untung]

Suara.com - Ketua DPP Partai Demokrat Herman Khaeron menegaskan pihaknya terus menatap ke depan dalam upaya melakukan rekonsiliasi dengan PDI Perjuangan. Upaya rekonsiliasi dilakukan melalui pertemuan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) dengan Megawati Soekarnoputri.

Menurut Herman, dalam upaya rekonsiliasi itu, kedua belah pihak harus fokus menatap masa depan. Demokrat tidak mau melihat ke belakang, menengok kejadian-kejadian di masa lalu, termasuk kejadian 18 tahun antara SBY dan Megawati.

"Rekonsiliasi dan kolaborasi itu tidak pernah menatap ke belakang, tapi ke depan," kata Herman dihubungi, Jumat (23/6/2023).

Deputi Balitbang DPP Partai Demokrat Syahrial Nasution berharap hubungan Partai Demokrat dan PDIP yang kini mulai membaik, tetap membaik. Ia tidak mau hubungan kedua partai malah terjebak di dalam situasi dan pengalaman pribadi masa lalu.

Politikus Partai Demokrat Syahrial Nasution. (Tangkapan layar/Twitter)
Politikus Partai Demokrat Syahrial Nasution. (Tangkapan layar/Twitter)

Hal ini disampaikan Syahrial menanggapi pernyataan politikus senior PDIP Panda Nababan soal upaya rekonsiliasi hubungan Megawati dengan SBY pada 2005 silam. Diketahui upaya mempertemukan kedua tokoh itu gagal lantaran SBY tidak menjawab pertanyaan yang diajukan Megawati melalui utusannya.

Syahrial mengatakan bahwa apa yang disampaikan Panda adalah kejadian 18 tahun lalu pada SBY baru terpilih dan menjabat sebagai Presiden ke-6 RI.

"Mungkin ya, situasinya seperti itu. Berdasarkan pengalaman pribadi masing-masing. Namun, pasca pertemuan Mbak Puan dan Mas AHY Minggu lalu, sebagai generasi penerus, nuansa yang disampaikan Pak Panda 18 tahun lalu mudah-mudahan sudah berbeda. Tidak terasa dan tidak terlihat seperti itu," tutur Syahrial dihubungi.

Syahrial memiliki keyakinan hubungan Demokrat dan PDIP bisa berjalan baik-baik saja ke depannya. Keyakinan itu didasarkan melalui pertemuan antara Ketua DPP PDIP Puan Maharani dan Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang berlangsung cair.

"Apalagi Ibu Mega berpesan pada Mbak Puan agar ketemu dengan Mas AHY jangan tegang-tegang, banyak senyum. Begitupun Pak SBY berpesan lewat Mas AHY agar ketemu dengan Mbak Puan membicarakan hal yang baik-baik. Karena pertemuan tersebut berangkat dari niat baik," kata Syahrial.

"Sehingga, sebagai penerus bangsa tentu kita sangat berharap perbedaan sikap dan pandangan politik tidak harus mengakibatkan perpecahan," sambungnya.

Lima Pertanyaan Mega

Politikus senior PDI Perjuangan Panda Nababan mengungkapkan upaya rekonsiliasi antara Megawati Soekarnoputri dengan Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) sebenarnya sudah pernah dilakukan, jauh 18 tahun yang lalu.

Ia bercerita pada 2005, upaya rekonsiliasi untuk pertemuan kedua tokoh itu pernah direncanakan Megawati.

"Saya nggak berteori-teori, ya, 18 belas tahun yang lalu saya diminta Ibu Mega menghubungi SBY iya kan, supaya ada rekonsiliasi supaya mereka itu berbaikan," kata Panda mengulang kisahnya pada masa lalu di Setiabudi One, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis (22/6/2023) malam.

Tetapi sebelum bertemu, Megawati mematok syarat. Megawati ingin menanyakan sejumlah hal dengan harapan dijawab secara jujur dan terbuka oleh SBY. Pertanyaan itu yang kemudian ia sampaikan melalui Panda yang diutus bertemu SBY di Istana.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

CEK FAKTA: Megawati dan Jokowi Ketemu SBY, Ternyata Anies Mau Disingkirkan

CEK FAKTA: Megawati dan Jokowi Ketemu SBY, Ternyata Anies Mau Disingkirkan

| Jum'at, 23 Juni 2023 | 16:05 WIB

Puncak Bulan Bung Karno 2023 Akan Diisi Pemutaran Video Fatmawati Saat Dampingi Bung Karno

Puncak Bulan Bung Karno 2023 Akan Diisi Pemutaran Video Fatmawati Saat Dampingi Bung Karno

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:59 WIB

Digelar Besok, Guruh Soekarno hingga Puan Kompak Pantau Gladi Bersih Acara Bulan Bung Karno di GBK

Digelar Besok, Guruh Soekarno hingga Puan Kompak Pantau Gladi Bersih Acara Bulan Bung Karno di GBK

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:36 WIB

PDI Perjuangan Manfaatkan Bulan Bung Karno untuk Jaring Cawapres bagi Ganjar Pranowo

PDI Perjuangan Manfaatkan Bulan Bung Karno untuk Jaring Cawapres bagi Ganjar Pranowo

| Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:30 WIB

Heru Budi Ganti Nama Program Anies DP O Persen, Kader Demokrat: Emang Gak Punya Gagasan, Hanya Hapus Jejak

Heru Budi Ganti Nama Program Anies DP O Persen, Kader Demokrat: Emang Gak Punya Gagasan, Hanya Hapus Jejak

| Jum'at, 23 Juni 2023 | 14:50 WIB

Tak Disangka-sangka! Ini Respon SBY Saat Diminta Kadernya Turunkan Foto Moeldoko di Museum

Tak Disangka-sangka! Ini Respon SBY Saat Diminta Kadernya Turunkan Foto Moeldoko di Museum

News | Jum'at, 23 Juni 2023 | 15:04 WIB

Terkini

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

Biadab! Tentara Zionis dan Pemukim Ilegal Israel Bantai Warga Palestina di Tepi Barat

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:58 WIB

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

Jerman Kini Ikut Campur, Berencana Kerahkan Kapal untuk Misi Selat Hormuz

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:51 WIB

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

Militer Iran Siaga Tempur 100 Persen Tantang Serangan AS Meski Status Gencatan Senjata Diperpanjang

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:38 WIB

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

Jarang Hadir Rapat di Komisi I DPR, Ini Alasan Menlu Sugiono

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:37 WIB

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

Heboh! Gara-gara Putar Balik, Sopir Truk Ini Kena Tilang Polisi Rp 22 Juta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:36 WIB

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

Ogah Dijebak Donald Trump, Iran Boikot Negosiasi Islamabad dan Siapkan Serangan Balasan

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:33 WIB

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

Nadiem Makarim Sebut Tuntutan 15 Tahun Ibrahim Arif Tak Masuk Akal: Ibam is One of Us

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:29 WIB

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

Lingkaran Setan Pernikahan Kelas Menengah India, Bayar Utang Bertahun-tahun Demi 1 Hari Pesta

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:22 WIB

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

Balas Dendam Masalah Geng, Polisi Ciduk Dua Pelaku Penganiayaan Pelajar Berujung Tewas di Bantul

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:21 WIB

Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate

Bareskrim Terbitkan DPO Frendy Dona Sang Pengendali Narkotika Sabu dan Vape Etomidate

News | Rabu, 22 April 2026 | 13:20 WIB