Ogah Tanggapi Guyonan 'Pilih Amin Bidah', Cak Imin Pilih Tegur Langsung Menag Yaqut?

Chandra Iswinarno | Novian Ardiansyah | Suara.com

Kamis, 14 September 2023 | 14:05 WIB
Ogah Tanggapi Guyonan 'Pilih Amin Bidah', Cak Imin Pilih Tegur Langsung Menag Yaqut?
Bakal Calon Wakil Presiden (Bacawapres) dari koalisi Perubahan, Muhaimin Iskandar ogah menanggapi guyonan Menag Gus Yaqut. [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar alias Cak Imin ogah menanggapi guyonan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menyoal pilih amin adalah bidah.

Menurut Cak Imin pernyataan Yaqut bukan hal yang substansi yang perlu ditanggapi.

"Apa perlu ditanggapi? Nggak ada, nggak ada dan nggak ada substansinya. Nggak ada substansinya. Tidak perlu ditanggapi," kata Cak Imin di kawasan TMII, Jakarta Timur, Kamis (14/9/2023).

Cak Imin tidak mempermalasahkan guyonan Yaqut menyoal diksi Amin. Ia merasa semua orang bebas berpendapat apapun. Karena itu tidak ada opsi bagi Cak Imin untuk menegur Yaqut yang merupakan kader PKB.

"Ya demokrasi kan begitu, kebebasan siapa pun boleh ngomong apapun. Itu kan pilihan politik. Setiap orang memiliki pilihan politik," kata Imin.

PKB Tak Khawatir

Sebelumnya diberitkan, PKB menyerahkan penilaian pasangan Anies-Muhaimin atau AMIN kepada rakyat. Hal ini ditegaskan Sekjen PKB Hasanuddin Wahid menanggapi guyonan Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas.

Eks Aktivis Kelompok Cipayung, PMII Hingga HMI Backup Anies-Cak Imin Lewat Tim Hukum Koalisi Perubahan

Hasanudin bahkan mengaku belum mendengar pernyataan Yaqut. Namun, ia menyatakan mengembalikan penilaian kepada masyarakat.

"Kalau itu ada kembalikan kepada rakyat aja. Rakyat kita udah cerdas kok, Amin, Anies-Muhaimin kaya apa dan sebagainya ya kita alhamdulillah ya, mau dibilang apa itu apa, tapi intinya kembalikan kepada rakyat," kata Hasanuddin di kantor DPP PKB, Rabu (13/9/2023).

Hasanuddin menegaskan pihaknya tidak khawatir dengan perkataan yang menjadi kelakar Menag Yaqut.

"Rakyat sudah cerdas, nggak perlu khawatir kalau ada pernytaaan itu," ujarnya.

Sementara itu, apakah etis atau tidak guyonan tersebut keluar dari Yaqut yang notabene pejabat publik, Hasanuddin tidak ikut campur memberi penilaian.

"Kalau menurut rakyat gimana, kalau ada pejabat seperti itu, rakyat aja yang menilai, serahkan kepada rakyat," kata Hasanuddin.

Ucapan Menag

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Menag Yaqut Sebut yang Pilih Amin Itu Bid'ah, PKB: Dianggap Publik Cuma Sampah

Menag Yaqut Sebut yang Pilih Amin Itu Bid'ah, PKB: Dianggap Publik Cuma Sampah

Kotak Suara | Kamis, 14 September 2023 | 13:30 WIB

PKB Santai Soal Guyonan Menag Yaqut Bid'ah Pilih AMIN: Rakyat Sudah Cerdas

PKB Santai Soal Guyonan Menag Yaqut Bid'ah Pilih AMIN: Rakyat Sudah Cerdas

Kotak Suara | Kamis, 14 September 2023 | 10:47 WIB

NasDem Respons Guyonan Menag Yaqut Soal Pilih Amin Bid'ah: Yang Waras...

NasDem Respons Guyonan Menag Yaqut Soal Pilih Amin Bid'ah: Yang Waras...

Kotak Suara | Kamis, 14 September 2023 | 09:45 WIB

Terkini

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

Cari Keadilan! Keluarga Korban Kekerasan TNI Serahkan Kesimpulan Gugatan UU Peradilan Militer ke MK

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:57 WIB

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

Orang Dekat Bobby Nasution Diperiksa KPK dalam Kasus Dugaan Suap Proyek PUPR Sumut

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:51 WIB

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

Kemendagri Perluas Pemanfaatan IKD, Ratusan Ribu Warga Akses Layanan Tanpa Fotokopi KTP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:48 WIB

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

Berapa Harga Tiket Kapal Pesiar MV Hondius? Liburan Mewah Berujung Infeksi Hantavirus Mematikan

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:35 WIB

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

Membedah Pola Pikir Anggota BAIS TNI Penyiram Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:28 WIB

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

Terdakwa Kasus Pemerasan K3 Klaim Dapat Surat Kaleng, Apa Isinya?

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:12 WIB

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

Kapolri Bakal Lakukan Revisi Perkap Hingga Perpol Usai Terbitnya Rekomendasi KPRP

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 15:05 WIB

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

Sidang Kasus Andrie Yunus, Eks Kepala BAIS: Kalau Dipaksa ke Peradilan Umum Bisa Berujung Impunitas

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

3 Bos KoinWorks Dijebloskan ke Bui, Skandal Korupsi Kredit Rp 600 Miliar

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:45 WIB

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

Soal Ketimpangan Personel Polri, Kapolri: Ada yang Harus Dirampingkan dan Diperkuat

News | Kamis, 07 Mei 2026 | 14:40 WIB