Terjadi di Tambora Jakbar, Polisi Kejar Pasutri Pedagang Bayi

Reza Gunadha, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 23 Februari 2024 | 20:17 WIB
Terjadi di Tambora Jakbar, Polisi Kejar Pasutri Pedagang Bayi
Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol M Syahduddi ditemui awak media di Mapolres Jakarta Barat, Rabu (20/12/2023). (Suara.com/Faqih)

Suara.com - Penyidik masih mendalami keterlibatan EM (30) dan AN (33), suami istri yang terlibat kasus jaringan tindak pidana perdagangan orang alias TPPO.

Selain pasutri asal Karawang, Jawa Barat tersebut, polisi sementara ini ikut mengusut ibu berusia 35 tahun berinisial T.

Kapolres Metro Jakarta Barat Kombes Pol M Syahduddi mengatakan, T terpaksa menjual bayinya sendiri kepada EM dan AN akibat tidak memiliki biaya persalinan.

"Bayi itu dijual Rp 4 juta," kata M Syahduddi, Jumat (23/2/2024).

Dia mengatakan, aparat tak menemukan bayi yang dibeli dari Ibu T saat menggerebek rumah EM dan AN.

Saat melakukan pengembangan, barulah penyidik menemukan 5 orang bayi di rumah orang tua EM, yang berada di Bandung.

“Alasan yang bersangkutan semanta-mata untuk merawat dan kami memang sudah melakukan pendalaman. Sampai saat ini belum ada arah untuk memperdagangkan bayi-bayu itu keluar, masih ditampung dan dirawat Bandung,” kata dia.

Tega jual bayi sendiri

Untuk diketahui, peristiwa ini terbongkar ketika perempuan berinisial T tega menjual bayinya sendiri akibat tidak memiliki biaya.

baca juga

T merupakan istri yang telah berpisah dengan suaminya. Pasangan T berada di wilayah Wonosobo, Jawa Tengah, sementara dia tinggal di wilayah Tambora, Jakarta Barat.

Mulanya T mencari grup adopsi di Facebook. Setelah bergabung di dalamnya, T mendapat tawaran dari EM, yang mengaku dapat merawat anak tersebut.

EM juga menjanjikan uang senilai Rp4 juta untuk membantu perekonomian T. Namun saat itu, EM baru memberikan uang senilai Rp1,5 juta kepada T.

Sisa uangnya bakal diberikan kemudian. Namun setelah telah menunggu selama 2 minggu, T tak kunjung menerima uang sisa pembayaran senilai Rp2,5 juta dari EM.

Selanjutnya, T melaporkan hal tersebut kepada Polsek Tambora dengan alasan bayinya hilang.

Setelah melakukan penyelidikan, polisi meringkus EM dan AN di wilayah Karawang. Polisi selanjutnya melakukan pengembangan ke rumah orangtua pasutri itu.

Ketika menggeledah rumah orangtua pasutri tersebut di Kecamatan Rancasari, Bandung, polisi menemukan 5 orang bayi yang telah dibeli oleh EM dan AN dari wilayah Karawang dan Surabaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gadis 14 Tahun Ditemukan Pedagang Kopi di Pinggir Pintu Tol Ancol, Diduga Jadi Korban TPPO

Gadis 14 Tahun Ditemukan Pedagang Kopi di Pinggir Pintu Tol Ancol, Diduga Jadi Korban TPPO

News | Jum'at, 23 Februari 2024 | 01:05 WIB

KASAL Harap Status Pengungsi Rohingya Didalami: Korban Konflik atau TPPO?

KASAL Harap Status Pengungsi Rohingya Didalami: Korban Konflik atau TPPO?

News | Senin, 15 Januari 2024 | 14:28 WIB

Segini Gaji Kombes M Syahduddi yang Bebastugaskan Polisi Penangkap Saipul Jamil

Segini Gaji Kombes M Syahduddi yang Bebastugaskan Polisi Penangkap Saipul Jamil

Lifestyle | Rabu, 10 Januari 2024 | 13:26 WIB

Profil Kombes Syahduddi, Kapolres Metro Jakbar Bebastugaskan Polisi Penangkap Saipul Jamil

Profil Kombes Syahduddi, Kapolres Metro Jakbar Bebastugaskan Polisi Penangkap Saipul Jamil

Lifestyle | Rabu, 10 Januari 2024 | 11:51 WIB

Mengabdi Sebagai PNS Selama 30 Tahun, Jadi Hal yang Meringankan Rafael Alun

Mengabdi Sebagai PNS Selama 30 Tahun, Jadi Hal yang Meringankan Rafael Alun

News | Senin, 08 Januari 2024 | 16:29 WIB

Sebanyak 982 Kasus TPPO Terjadi di Tahun 2023, Kapolri: 1.361 Tersangka Ditangkap

Sebanyak 982 Kasus TPPO Terjadi di Tahun 2023, Kapolri: 1.361 Tersangka Ditangkap

News | Rabu, 27 Desember 2023 | 12:45 WIB

Satgas TPPO Bareskrim Turun Ke Aceh, Usut Kasus Perdagangan Orang Pengungsi Rohingya

Satgas TPPO Bareskrim Turun Ke Aceh, Usut Kasus Perdagangan Orang Pengungsi Rohingya

News | Jum'at, 22 Desember 2023 | 06:41 WIB

Jokowi Akhirnya Buka Suara Soal Makin Banyak Pengungsi Rohingya: Diduga Kuat Ada Keterlibatan Jaringan TPPO

Jokowi Akhirnya Buka Suara Soal Makin Banyak Pengungsi Rohingya: Diduga Kuat Ada Keterlibatan Jaringan TPPO

News | Jum'at, 08 Desember 2023 | 17:08 WIB

Terkini

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

Jaksa KPK Tuntut Abdul Wahid 8,5 Tahun Penjara dan Uang Pengganti Rp1,45 Miliar

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:46 WIB

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

Sekjen ASEAN Serukan Indo-Pasifik yang Terbuka dan Inklusif di Tengah Memanasnya Geopolitik

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 23:37 WIB

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

Kejari Jakbar Sita Uang Rp5,19 Miliar dari Kasus Korupsi Pembebasan Lahan Srengseng

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 22:05 WIB

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

Bahlil Lahadalia Siap Buka Data untuk Penyidikan Dugaan Korupsi Pasokan Batu Bara PLTU

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:50 WIB

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

BEM SI Dukung Pengusutan Dugaan Korupsi oleh Kortastipidkor Polri, Minta Tak Ada Intervensi

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 21:06 WIB

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

Kejagung Tepis Isu TNI Jaga Jampidsus Febrie Adriansyah Karena Ditarget Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:49 WIB

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

TNI Jaga Rumah Jampidsus Febrie Ancam Supremasi Sipil dan Independensi Hukum

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:36 WIB

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

Kejagung Tegaskan Surat Edaran Jamintel soal Kewaspadaan Tak Terkait Penggeledahan Polri

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:29 WIB

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

Bukan Balas Dendam dan Politik! Polri Harus Profesional Usut Kasus Korupsi yang Seret Jampidsus

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:08 WIB

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

Ke Mana Febrie Adriansyah Setelah Penggeledahan Besar-besaran? Kejagung: Jangan Tanya Saya!

News | Kamis, 09 Juli 2026 | 20:03 WIB

×