Sekolah Sambil Gendong Adik, Nuraeni Bikin Nangis: Jangan Menyerah Pada Keadaan!

Muhammad Yunus | Suara.com

Kamis, 21 Maret 2024 | 17:01 WIB
Sekolah Sambil Gendong Adik, Nuraeni Bikin Nangis: Jangan Menyerah Pada Keadaan!
Kisah bocah kelas 3 SD di Kabupaten Sinjai terpaksa gendong adik sambil belajar. Bikin nangis. [SuaraSulsel.id/@helmyf.r di akun tiktok]

Suara.com - Kisah bocah kelas 3 SD di Kabupaten Sinjai terpaksa gendong adik sambil belajar. Bikin nangis.

Beredar video seorang siswa berseragam merah putih menggendong anak kecil sambil belajar di ruang kelas. Videonya bikin dada sesak.

Video itu diunggah oleh akun @helmyf.r di akun tiktok. Akun itu membagikan potret seorang siswi yang terpaksa memomong adiknya berusia satu tahun lebih di dalam kelas.

Setelah ditelusuri, anak dalam video itu bernama Nuraeni. Ia merupakan siswi kelas 3 di Madrasah Ibtidaiyah Maddakko, Kabupaten Sinjai, Sulawesi Selatan.

Nuraeni terpaksa membawa adiknya ke sekolah karena ayahnya bekerja sebagai buruh petani. Ia harus ke ladang setiap harinya untuk memenuhi kebutuhan hidup keluarga.

"Ibunya meninggal sekitar empat bulan yang lalu karena mengidap kanker tenggorokan. Anak yang kecil tidak ada yang jaga," kata Kepala Sekolah Madrasah Ibtidaiyah Maddakko, Mumaenah, saat dihubungi, Kamis, 21 Maret 2024.

Kata Mumaenah, semenjak ibunya meninggal, Nuraeni harus menjaga adiknya, Akbar. Bahkan terpaksa harus dibawa ke sekolah.

Pihak sekolah pun tidak mempermasalahkan. Bagi mereka yang jelas Nuraeni bisa belajar.

"Pihak sekolah kasih toleransi, tidak apa-apa dibawa daripada anak ini tidak sekolah," ujarnya.

"Anaknya juga tidak mengganggu, dia tenang. Paling kalau mau tidur rewel sedikit, jadi kakaknya kasih tidur di sampingnya sambil belajar," ucapnya.

Kata Mumaenah, Nuraeni adalah siswi yang cerdas. Dia juga tanggap di kelas saat belajar.

Namun, siswi berusia 9 tahun itu pernah lama tidak mengikuti proses belajar mengajar. Kepada wali kelas ia mengaku terpaksa harus merawat ibunya yang menderita kanker.

Karena kisahnya yang bikin haru, pihak sekolah tidak ingin Nuraeni sampai putus sekolah.

"Makanya sangat disayangkan kalau anaknya tidak sekolah, dia cerdas. Kami upayakan agar dia bisa terus bersekolah," tutur Mumaenah.

Penjabat Bupati Sinjai Fahsul Falah menambahkan pihaknya sudah menurunkan tim untuk memberikan bantuan kepada Nuraeni dan keluarga.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Biaya Pelat Nomor Cantik Xpander Tanpa Huruf di Belakang Mahal, Setara HP Flagship

Biaya Pelat Nomor Cantik Xpander Tanpa Huruf di Belakang Mahal, Setara HP Flagship

Tekno | Kamis, 21 Maret 2024 | 16:49 WIB

Apes! Rumah Diacak-acak Maling Saat Empunya Bobok Siang, Laptop-HP Raib

Apes! Rumah Diacak-acak Maling Saat Empunya Bobok Siang, Laptop-HP Raib

News | Kamis, 21 Maret 2024 | 15:31 WIB

Viral Pria Kendarai Sepeda di Dalam Masjid, Warganet: Ini Males Apa Memang Masjidnya yang Luas

Viral Pria Kendarai Sepeda di Dalam Masjid, Warganet: Ini Males Apa Memang Masjidnya yang Luas

News | Kamis, 21 Maret 2024 | 15:27 WIB

Terkini

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

Pakar Pidana: Kasus Penyiraman Aktivis KontraS Harus Diadili di Peradilan Umum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:29 WIB

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

Kasus Amsal Sitepu Disorot DPR: Kriminalisasi terhadap Pekerja Kreatif adalah Keterbelakangan Hukum

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 07:27 WIB

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

Babak Baru Korupsi Kuota Haji: KPK Tetapkan Petinggi Maktour dan Ketum Kesthuri Sebagai Tersangka

News | Selasa, 31 Maret 2026 | 00:33 WIB

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

Usut Tuntas Kasus Aktivis KontraS, Ketua YLBHI Desak Polri Tangkap Otak di Balik Teror Air Keras

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:53 WIB

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

PDIP Kutuk Keras Penyerangan TNI di Lebanon, Megawati Beri Instruksi Khusus Ini ke Kader

News | Senin, 30 Maret 2026 | 22:10 WIB

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

Negosiasi Selat Hormuz Berlanjut, Menlu Sugiono: Ada Sinyal Positif untuk Kapal RI

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:53 WIB

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

Minta Polisi Ungkap Pendana Isu Ijazah Palsu, Tim Hukum Jokowi: Saya Dengar Ada 'Charlie Chaplin'

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:34 WIB

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

Mendagri Tito Apresiasi BSPS, Program Perumahan Bantu Warga Kurang Mampu

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:13 WIB

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

Mahfud MD Curhat di DPD: Laporan Reformasi Polri Rampung, Tapi Belum Diterima Presiden

News | Senin, 30 Maret 2026 | 21:07 WIB

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

Imigrasi Ngurah Rai Amankan Buronan Interpol Asal Inggris

News | Senin, 30 Maret 2026 | 20:38 WIB