Tiket Pelabuhan Merak Habis Hingga 8 April, Pemudik Diminta Atur Jadwal Mudik

Hairul Alwan | Suara.com

Sabtu, 06 April 2024 | 21:56 WIB
Tiket Pelabuhan Merak Habis Hingga 8 April, Pemudik Diminta Atur Jadwal Mudik
Ratusan kendaraan pribadi yang akan menyeberang ke Pulau Sumatera terjebak kemacetan di Pelabuhan Merak, Banten, Rabu (27/4/2022). [ANTARA FOTO/Asep Fathulrahman]

Suara.com - Kuota tiket kapal ferry baik yang ekspres maupun reguler di Pelabuhan Merak telah habis dipesan terhitung dari 6-8 April 2024. Semua golongan tiket Pelabuhan Merak menuju Pelabuhan Bakauheni telah habis terjual.

Menurut data PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) sejak 3 April 2024 lalu hingga 6 April 2024, volume penumpang dan kendaraan yang menyeberang dari Pulau Jawa menuju Sumatera terus mengalami peningkatan pada arus mudik Lebaran 2024. Hal tersebut mengakibatkan tiket Pelabuhan Merak habis.

"Saya ingin menyampaikan bahwa tiket ferry penyebrangan tujuan Bakauheuni dari Merak untuk hari ini sampai dengan tanggal 8 (April) telah habis terjual untuk semua golongan baik di ekspress maupun reguler," kata Corporate Secretary PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), Shelvy Arifin saat ditemui di Pelabuhan Ciwandan, Sabtu (6/4/2024).

Baca Juga:

Tol Menuju Pelabuhan Merak Macet Parah, Pemudik Tertahan Berjam-jam

Libur Lebaran 2024 Dimulai, Pemudik Motor di Pelabuhan Ciwandan Mengular Hingga 1 Kilometer

Shelvy mengungkapkan, tiket yang tersedia hanya untuk penumpang pejalan kaki baik layanan ekspress maupun reguler di Pelabuhan Merak, termasuk tiket bagi pemudik sepeda motor di Pelabuhan Ciwandan-Banten masih tersedia 30 persen.

“Untuk pejalan kaki masih bisa, dan untuk kendaraan roda dua yang di Pelabuhan Ciwandan saat ini masih tersedia 30 persen karena sudah terjual 70 persen," ujar Shelvy.

"Nah kuota yang disediakan per harinya untuk kendaraan 25.000 tiket. Hari normal, bukan dalam keadaan lebarab biasanya yang kita layani itu sekitar 8.000 tiket," imbuhnya.

Ia menerangkan, pembatasan kuota tiket yang disediakan telah menyesuaikan antara kapasitas penumpang yang bisa diangkut oleh kapal yang tersedia dan daya tampung kendaraan di areal Pelabuhan Merak.

Sehingga, lanjut Shelvy, pihaknya sudah tidak memungkinkan untuk melakukan penambahan kuota tiket seiring telah habisnya kuota tiket kapal ferry di Pelabuhan Merak hingga 8 April 2024.

"Jadi memang disesuaikan dengan jumlah kapal dan kapasitas pelabuhan. Nah dengan adanya perbantuan pelabuhan di Ciwandan, itu juga membagi distribusi sehingga ada volume capacity ratio yang kita jaga itu di bawah 0,8," terangnya.

"Adanya distribusi kendaraan beban dari Merak, kemudian Ciwandan dan BBJ, diharapkan volume capacity ratio tetap di bawah 0,8," lanjut Shelvy.

Untuk itu, Shelvy pun meminta agar para pengguna jasa untuk mengatur ulang jadwal pemberangkatan setelah tanggal 8 April 2024 lantaran ketidaktersediaan tiket kapal untuk menyebrang di Pelabuhan Merak.

"Jadi tiket yang tersedia dan baru available di setelah tanggal 8 (April). Jadi kami imbau para pengguna jasa yang mau berangkat menggunakan ferry untuk kembali mengatur perjalanannya," kata Shelvy.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

Pelabuhan Merak Padat, 75 Ribu Pemudik Menyeberang ke Sumatera

Foto | Rabu, 18 Maret 2026 | 22:44 WIB

Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang

Rekayasa Mudik Dikritik, Pelabuhan Penunjang Padat Merak Justru Lengang

Bisnis | Selasa, 17 Maret 2026 | 15:01 WIB

Link CCTV dan Kapal Pelabuhan Merak untuk Pantau Arus Mudik Nataru 2025 Real-Time

Link CCTV dan Kapal Pelabuhan Merak untuk Pantau Arus Mudik Nataru 2025 Real-Time

News | Rabu, 24 Desember 2025 | 06:32 WIB

Arus Mudik Nataru, Truk Logistik Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan

Arus Mudik Nataru, Truk Logistik Dialihkan ke Pelabuhan Ciwandan

Foto | Senin, 22 Desember 2025 | 19:58 WIB

Merak Macet, Menhub: Itu Gara-gara Gelombang Tinggi, Harap Dipahami

Merak Macet, Menhub: Itu Gara-gara Gelombang Tinggi, Harap Dipahami

Bisnis | Jum'at, 19 Desember 2025 | 13:02 WIB

Liburan Bawa Mobil? Ini Biaya Nyebrang dari Jawa ke Merak yang Wajib Kamu Tahu!

Liburan Bawa Mobil? Ini Biaya Nyebrang dari Jawa ke Merak yang Wajib Kamu Tahu!

Otomotif | Minggu, 09 November 2025 | 18:52 WIB

Jumlah Pemudik Meningkat, ASDP Antisipasi Ledakan Aktivitas Kendaraan saat Arus Balik

Jumlah Pemudik Meningkat, ASDP Antisipasi Ledakan Aktivitas Kendaraan saat Arus Balik

Bisnis | Rabu, 02 April 2025 | 07:58 WIB

Potret Suasana Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Potret Suasana Puncak Arus Mudik di Pelabuhan Merak

Foto | Sabtu, 29 Maret 2025 | 21:04 WIB

Antrean Mengular di Merak: Pemudik Mobil Membludak, ASDP Catat Kenaikan 24 Persen

Antrean Mengular di Merak: Pemudik Mobil Membludak, ASDP Catat Kenaikan 24 Persen

Otomotif | Jum'at, 28 Maret 2025 | 13:02 WIB

Pemudik Telat 1 Jam di Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Tiket Hangus atau Tidak?

Pemudik Telat 1 Jam di Pelabuhan Merak dan Ciwandan, Tiket Hangus atau Tidak?

News | Kamis, 27 Maret 2025 | 19:26 WIB

Terkini

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

Pelapor Mafia Tanah Malah jadi Tersangka, Kini Pasrah Kehilangan Harta

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:17 WIB

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

Menteri LH: Sampah Organik Jadi Kunci Utama Penurunan Emisi Metana Indonesia

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

9 WNI Bebas dari 'Neraka' Penjara Ktziot Israel, Alami Kekerasan dan Pelecehan

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:52 WIB

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

Terkuak, Instruksi 'Rem Dikit-dikit' di Balik Tragedi KA Argo Bromo Tabrak KRL di Bekasi Timur

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:33 WIB

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

Geger Dugaan Tender Janggal Kemenkes Rp267 M di RSUD Rodo Fabo, Gugatan PTUN Bergulir

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 20:24 WIB