Jeritan Jukir Soal Wacana Pemprov DKI Hapus Parkir Liar Minimarket: Pemerintah Mau Kasih Kerjaan Baru Nggak?

Erick Tanjung, Faqih Fathurrahman

Rabu, 08 Mei 2024 | 02:05 WIB
Jeritan Jukir Soal Wacana Pemprov DKI Hapus Parkir Liar Minimarket: Pemerintah Mau Kasih Kerjaan Baru Nggak?
Ilustrasi juru parkir [Ist]

Suara.com - Provinsi DKI Jakarta berencana menertibkan parkir liar di berbagai tempat, khususnya di minimarket-minimarket.

Pantauan Suara.com, hampir setiap minimarket di wilayah Slipi, Kemanggisan, hingga Kebon Jeruk dijaga oleh juru parkir (jukir). Sebagian dari mereka ada yang menggunakan seragam berkelir biru muda, ada pula yang hanya mengenakan rompi hijau bertuliskan parkir. Namun tak sedikit yang tanpa atribut jukir.

Salah satu Jukir, Soleh mengatakan dirinya sudah dua tahun terakhir berprofesi sebagai Jukir. Ia mengaku menjadi Jukir setelah kena PHK di tempat kerjanya.

“Dibanding nganggur di rumah,” kata Soleh saat ditemui Suara.com di Kebon Jeruk, Jakarta Barat, Selasa (7/5/2024).

Soleh mengatakan, lahan parkir yang dijaganya milik seseorang. Biasanya ia bekerja secara aplusan dengan temannya.

“Jadi teman itu dari pagi sampai sore. Nah gue dari sore sampai ini (minimarket) tutup,” ucapnya.

Penghasilan yang diperolehnya dari Jukir sehari berkisar sekitar Rp150 ribu hingga Rp250 ribu. Ia pun harus setor ke pemilih lahan Rp100 ribu dalam sehari.

“Kami setoran sehari Rp100 ribu, jadi kalau sehari dapat Rp150 ribu, ngantongin duit cuma Rp50 ribu,” ujarnya.

Penghasilan sebagai Jukir itu hanya cukup buat makan dan biaya sewa kontrakan.

baca juga

“Dibilang cukup ya enggak, tapi kami tetep bersyukur,” tuturnya.

Menanggapi wacana Pemprov DKI yang ingin menertibkan parkir liar di minimarket, Soleh keberatan. Pasalnya cuma itu satu-satunya sumber penghidupannya.

“Kalau pemerintah mau ngasih kerjaan yang lain mah boleh dah. Kami mau berenti markir,” katanya.

Soleh mengaku, selama menjadi Jukir ia tidak pernah mematok tarif baik untuk motor ataupun mobil.

Namun biasanya, pengemudi motor dalam sekali parkir memberinya uang senilai Rp2 ribu, sedangkan pengemudi mobil biasanya memberikan uang parkir senilai Rp5 ribu.

“Kami gak pernah matok harga parkir, bahkan kalau ada orang yang gak bayar parkir juga kami senyumin. Ya gak masalah, mungkin orang itu lagi ngepas duitnya,” tuturnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Pemprov DKI Mau Nonaktifkan NIK Warga Tak Sesuai Domisili, KPU Yakin Tak Ganggu Hak Pilih Saat Pilkada

Pemprov DKI Mau Nonaktifkan NIK Warga Tak Sesuai Domisili, KPU Yakin Tak Ganggu Hak Pilih Saat Pilkada

News | Senin, 06 Mei 2024 | 20:08 WIB

Kemarau Landa Jakarta, Pemprov Bersiap Hadapi Kualitas Udara Bakal Memburuk

Kemarau Landa Jakarta, Pemprov Bersiap Hadapi Kualitas Udara Bakal Memburuk

News | Minggu, 05 Mei 2024 | 20:59 WIB

No Debat! Pemerintah Tegaskan Warung Madura Boleh Buka 24 Jam

No Debat! Pemerintah Tegaskan Warung Madura Boleh Buka 24 Jam

Bisnis | Selasa, 30 April 2024 | 13:39 WIB

Terkini

KPK Buka Peluang Panggil Kepala BNPB Suharyanto Terkait OTT

KPK Buka Peluang Panggil Kepala BNPB Suharyanto Terkait OTT

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:33 WIB

Jateng Disiapkan Jadi Model Nasional Penanganan TBC, Pelacakan Kontak Erat Jadi Kunci

Jateng Disiapkan Jadi Model Nasional Penanganan TBC, Pelacakan Kontak Erat Jadi Kunci

Jawa Tengah | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:32 WIB

Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah pada Rabu Sore

Nilai Tukar Rupiah Kembali Melemah pada Rabu Sore

Bisnis | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:31 WIB

Perpres Ojol dan Problem Kemitraan: Saat Negara Lepas dari Kewajiban Buruh

Perpres Ojol dan Problem Kemitraan: Saat Negara Lepas dari Kewajiban Buruh

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:30 WIB

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

KPK Sita Duit Rp3,3 Miliar dan Emas Ratusan Gram di OTT BNPB

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:28 WIB

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

KPK Ungkap OTT di BNPB Berkaitan dengan Penyalahgunaan Dana Siap Pakai

News | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:26 WIB

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Bagaimana Cara Mematikan Auto Translate Grok di X? Begini Langkah Mudahnya

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:24 WIB

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Mengenal Cyanotype, Teknik Fotografi Klasik dari Daun dan Sinar Matahari

Tekno | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:23 WIB

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Mie Ayam: Comfort Food Pelampiasan Lelah Kerja Kaum Mendang-Mending Sehabis Gajian

Your Say | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:21 WIB

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Respons Kapolri Suyudi soal Instruksi Prabowo Latih 70.000 Polisi Hutan

Video | Rabu, 14 Oktober 2026 | 18:20 WIB

×