Ditemani Anggota, Empat Perempuan Minum Miras sambil Merokok saat Tunggu Mediasi di Kantor Polisi jadi Sorotan

Muhammad Ilham Baktora

Rabu, 22 Mei 2024 | 20:37 WIB
Ditemani Anggota, Empat Perempuan Minum Miras sambil Merokok saat Tunggu Mediasi di Kantor Polisi jadi Sorotan
Sejumlah perempuan menenggak miras di kantor polisi ketika menunggu mediasi rekannya viral di media sosial. (Twitter/@Heraloebss)

Suara.com - Sebanyak empat perempuan muda ditemani satu orang diduga anggota polisi viral di media sosial baru-baru ini. Bukan tanpa alasan, para perempuan tersebut menenggak minuman keras (miras) dan bebas merokok saat menunggu mediasi salah satu rekannya di salah satu kantor polisi.

Melansir akun Twitter, @Heraloebss, Rabu (22/5/2024), terdapat dua video yang menampilkan para perempuan yang sedang berada di ruang kantor polisi. Diduga peristiwa itu terjadi di Mapolres Sikka, Nusat Tenggara Timur (NTT).

Video kedua adalah permintaan maaf dan klarifikasi dari empat perempuan yang melakukan hal kurang pantas di kantor polisi tersebut.

"Bisa-bisanya pada mabok di kantor polisi. Anak-anak mabok di jalanan ditangkepin, ini mabok di Markas Polisi cuma minta maaf?" tulis sebagian kalimat di caption video.

"Punya bekingan di Polres?, apa kabar oknum?. Katanya di +62 cewe cantik dan kaya kebal hukum, secantik dan sekaya apa rupanya kalian?" kata lainnya.

Video itu pun berlanjut dengan klarifikasi empat perempuan itu yang hanya meminta maaf terhadap perbuatan yang mereka lakukan di kantor polisi setempat.

Dalam penjelasannya, memang empat perempuan itu mengenal salah satu orang yang diduga anggota polisi di Polres setempat. Mereka sedang menunggu temannya yang sedang mediasi, sambil menunggu mereka membuka minuma keras yang dibawa dan merokok di ruangan tersebut.

Aksinya justru mendapat kecaman dan hujatan para netizen di media sosial. Bukannya menjaga prilaku di kantor tersebut justru membuat ulah. Tak ayal pihak kepolisian pun juga terkena imbasnya karena tidak mengingatkan perempuan muda tersebut.

"Ini polisinya enggak ikut klarifikasi kah?" sindir salah satu netizen.

baca juga

"Gua pernah ke kantor polisi dimarah-marahin gegara pakai sendal. Lah ini di kantor polisi malah buat pesta miras, parah-parah Indonesia lama-lama bobrok isinya geng motor, tawuran, prostitusi, pemabuk, penjudi, pecandu, koruptor," ungkap netizen lain kecewa.

"Sakit jiwa banget," kata lainnya.

"Enggak ada harga dirinya itu, markas dipakai mabok bocil. Kok mereka enggak tersungging ya," celetuk netizen lain menyindir pihak polisi.

Menanggapi institusinya yang terseret dengan tempat menenggak miras, Kasi Humas Polres Sikka, AKP Susanto kejadian itu tengah didalami Propam Polres Sikka.

Bahkan Susanto juga mengakui bahwa pria yang ada di dalam video tersebut adalah anggotanya. Meski begitu penyelidikan masih dilakukan di mana tepatnya ruangan yang digunakan empat wanita tersebut saat merokok dan menenggak miras.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

5 Akun Instagram Ini Aktif Membahas Women's Empowerment, Sudah Kamu Follow?

5 Akun Instagram Ini Aktif Membahas Women's Empowerment, Sudah Kamu Follow?

Your Say | Rabu, 22 Mei 2024 | 18:24 WIB

Ramai Komet Melintas di Langit Portugal hingga Buat Suasana Membiru, Begini Penjelasan ESA

Ramai Komet Melintas di Langit Portugal hingga Buat Suasana Membiru, Begini Penjelasan ESA

News | Rabu, 22 Mei 2024 | 18:07 WIB

Lakukan Hal Tak Terpuji di Jalur Busway, Selebgram Zoe Levana Diburu Polres Metro Jakarta

Lakukan Hal Tak Terpuji di Jalur Busway, Selebgram Zoe Levana Diburu Polres Metro Jakarta

Otomotif | Rabu, 22 Mei 2024 | 16:06 WIB

Terkini

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

Dewan Pers Kabulkan Pokok Aduan Gus Ipul atas Artikel Opini yang Dinilai Menyudutkan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:57 WIB

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

Rumor 'Orang Dalam' Bocorkan OTT Kuansing Mencuat, KPK: Itu Cuma Spekulasi!

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:55 WIB

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

Soroti Fenomena 'Rule by Law', Eks Ketua KY Sebut Hukum Dibajak Oligarki Demi Proyek Elite

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:48 WIB

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

Kemendagri Koordinasikan Usulan BSPS dari Daerah untuk Perkuat Program Perumahan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 20:42 WIB

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

Bukan Cuma Jakarta, PM Narendra Modi ke Yogyakarta Demi Restorasi Candi Prambanan

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:58 WIB

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

Online Scam hingga Ancaman Privasi: Era AI Butuh Tata Kelola Ruang Digital Berbasis HAM

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:42 WIB

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

Jelang Muktamar NU Ke-35, Menimbang Sosok Rais Aam Ideal di Tengah Tantangan Abad Kedua

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:41 WIB

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

Sentil Kesenjangan Pendidikan, Hafid Abbas: 99,5 Persen Kampus Berkualitas Menumpuk di Jawa

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:20 WIB

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

Di Balik Gempuran 187 Serangan Siber Per Detik, RUU KKS Dicurigai Bakal Represif

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:17 WIB

Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang

Hakim yang Vonis Nadiem Makarim Dilaporkan ke KY, Ada Bukti Rekaman Ketiduran Saat Sidang

News | Senin, 06 Juli 2026 | 19:09 WIB

×