Respons Panas Cak Imin Soal Pernyataan Ketum PBNU: Yang Rusak Itu Yahya Sama Saiful

Bangun Santoso | Faqih Fathurrahman | Suara.com

Minggu, 04 Agustus 2024 | 11:41 WIB
Respons Panas Cak Imin Soal Pernyataan Ketum PBNU: Yang Rusak Itu Yahya Sama Saiful
Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar atau Cak Imin. (Suara.com/Dea)

Suara.com - Hubungan Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) belakangan tidak harmonis. Kedua kubu yang sama-sama memiliki basis warga Nahdliyin ini justru terlihat saling serang.

Terbaru, PKB angkat bicara soal pernyataan Ketua Umum PBNU, Yahya Cholil Syaquf alias Gus Yahya yang menganalogikan PBNU dan PKB bagai pabrik dan mobil.

Saat itu, Gus Yahya menyebut jika PBNU bagai pabrik mobil yang dapat menarik produknya yang telah beredar di pasaran, jika memiliki kesalahan sistem.

Menanggapi hal tersebut, Ketua Umum PKB, Muhaimin Iskandar atau Cak Imin menilai, yang rusak bukanlah partai yang saat ini sedang ia pimpin. Melainkan Gus Yahya dan Sekjen PBNU Syaiffullah Yusuf.

“Yang rusak itu Yahya sama Saiful, kok PKB ditarik-tarik untuk ikut rusak, apa gak semakin menurunkan tingkat kepercayaan pada PBNU?, melanggar khittoh yang ditegaskan mereka sendiri,” cuit Muhaimin, dalam akun X alias Twitter resminya, @cakiminNOW, dikutip Suara.com, Minggu (4/8/2024).

Pria yang biasa dipanggil Gus Imin ini juga menyampaikan jika politisasi yang sempat dibuat Gus Yahya dan Sekjen PBNU Syaiffullah Yusuf alias Gus Ipul di lingkup PBNU tidak berhasil. Ia juga meminta, mereka tidak mencampuri ranah PKB.

“Mempolitisir NU gak laku kok lanjut mempolitisir PKB, emang siapa lu. Anda sopan kami segan, kalau gak sopan jangan ajak-ajak kite,” sambung Gus Imin.

Gus Imin juga menilai, upaya yang dilakukan Gus Yahya dan Gus Ipul dalam dugaan upaya menggembosi PKB pada Pemilu 2024 tidak berhasil.

Dia bilang, dalam Pemilu 2024 kemarin, PKB justru mengalami kenaikan suara yang begitu signifikan.

“Prestasi perolehan PKB pada Pemilu 2024 diakui semua pihak, dan kita syukuri sebagai keberhasilan kader-kader yang tidak lagi bergantung pada siapapun,” katanya.

“Digembosi Yahya dan Saipul di Pemilu malah membuat perolehan PKB meningkat tajam. Omongan Yahya dan Saipul gak laku,” tambahnya.

Sebelumnya Gus Yahya menyampaikan hubungan PBNU dan PKB usai memdapat pertanyaan dati awak media. Gus Yahya memganalogikan keduanya bagikan pabrik dan mobil.

PBNU sebagai produsen mobil berhak menarik produknya yang telah beredar di pasaran, karena ada kesalahan sistem.

“Kemarin ada perusahaan memproduksi mobil. Sudah dilempar di pasar, sudah laku, ternyata ada kesalahan sistem di mobilnya. Ditarik kembali produknya, untuk diperbaiki kembali sistemnya,” kata Gus Yahya usai pelantikan PWNU Jawa Tengah, di aula Unissula Semarang, Sabtu (3/8/2024).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Gus Yahya Tanggapi Permintaan Maaf Jokowi di Penghujung Jabatan

Gus Yahya Tanggapi Permintaan Maaf Jokowi di Penghujung Jabatan

News | Minggu, 04 Agustus 2024 | 04:35 WIB

Ricuh! Massa Santri Bentrok di Depan Gedung PBNU, Tudingan Intimidasi Memanas

Ricuh! Massa Santri Bentrok di Depan Gedung PBNU, Tudingan Intimidasi Memanas

Video | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 01:25 WIB

Aliansi Santri Gus Dur Gelar Aksi di PBNU, Tuntut Mundur Gus Yahya dan Gus Ipul

Aliansi Santri Gus Dur Gelar Aksi di PBNU, Tuntut Mundur Gus Yahya dan Gus Ipul

Video | Sabtu, 03 Agustus 2024 | 00:35 WIB

CEK FAKTA: Benarkah Selama Ini Jokowi Terlibat Skenario Kudeta PKB Oleh PBNU?

CEK FAKTA: Benarkah Selama Ini Jokowi Terlibat Skenario Kudeta PKB Oleh PBNU?

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 20:37 WIB

Intip saat Massa Aliansi Santri Gus Dur Geruduk Kantor PBNU, Minta Gus Yahya Mundur!

Intip saat Massa Aliansi Santri Gus Dur Geruduk Kantor PBNU, Minta Gus Yahya Mundur!

Foto | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 18:55 WIB

Gegara Diminta Bubar, Massa Aliansi Santri Gus Dur Sempat Cekcok dengan Pria Tegap di Depan Gedung PBNU

Gegara Diminta Bubar, Massa Aliansi Santri Gus Dur Sempat Cekcok dengan Pria Tegap di Depan Gedung PBNU

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 16:35 WIB

Aliansi Santri Gus Dur Geruduk Gedung PBNU, Desak Gus Yahya dan Gus Ipul Mundur

Aliansi Santri Gus Dur Geruduk Gedung PBNU, Desak Gus Yahya dan Gus Ipul Mundur

News | Jum'at, 02 Agustus 2024 | 16:08 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB