Masyarakat Miskin Ekstrem di Indonesia Didominasi Lulusan SD dan Petani

Chandra Iswinarno | Lilis Varwati | Suara.com

Senin, 26 Agustus 2024 | 21:10 WIB
Masyarakat Miskin Ekstrem di Indonesia Didominasi Lulusan SD dan Petani
Ilustrasi petani. [ANTARA/Sumarwoto]

Suara.com - Badan Pusat Statistik (BPS) merilis data profil terbaru dari masyarakat miskin ekstrem di Indonesia periode Maret 2023-Maret 2024. Tercatat bahwa kebanyakan masyarakat miskin ekstrem ternyata memiliki tingkat pendidikan rendah atau hanya lulusan SD jumlahnya ada sekitar 41,8 persen.

Kemudian, tidak tamat SD ada 30 persen, lulusan SMP 16,1 persen, dan pendidikan terakhir SMA ke atas sekitar 11,9 persen. Sehingga keluarga miskin ekstrem, rata-rata lama sekolah kepala keluarganya hanya 5,66 tahun.

Deputi Bidang Statistik Sosial BPS Ateng Hartono menyampaikan bahwa pendidikan memang menjadi kunci dari memutus rantai kemiskinan.

"Agar modal manusia ditingkatkan kualitasnya pada rumah tangga miskin ekstrem, agar dapat memutus mata rantai kemiskinan," kata Ateng dalam dialog Sosialisasi Capaian Penanganan Kemiskinan Ekstrem di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (26/8/2024).

Sekitar 52 persen masyarakat miskin tersebut memang memiliki pekerjaan. Sayangnya, tidak dapat mendorong pendapatan ekonomi rumah tangga.

Sementara sisanya merupakan bukan angkatan kerja atau pelajar yang harus didorong dari sisi pendidikan. Serta ada pula yang sudah berusia lanjut.

Sementara sisanya atau 7,51 persen penduduk miskin ekstrem berstatus pengangguran.

Dari segi profesi, Ateng menyampaikan bahwa sebagian keluarga miskin ekstrem atau sekitar 47,94 persen bekerja di lahan pertanian.

"Pertanian sebagian pekerja keluarga atau tidak dibayar artinya dia bekerja di keluarganya tapi tidak dibayar ini juga yang besar sekali. Kemudian juga pada buruh sekitar 26,5 persen," ungkapnya.

Lainnya bekerja pada bidang konstruksi 9,04 persen, termasuk industri tambang dan pengolahan yang hanya 13 persen.

Sebelumnya diberitakan, Staf Khusus Presiden RI bidang Ekonomi Arif Budimanta menyampaikan bahwa ada 206 ribu kepala rumah tangga lansia yang termasuk masyarakat miskin ekstrem.

Jumlah tersebut tersebar di perkotaan sekitar 40 persen dan di pedesaan sekitar 60 persen. Rata-rata usia para lansia itu di atas 70 tahun dan dari mayoritas ialah perempuan.

"Ini tantangan kita karena kalau sudah usia 70 tahun maka, sudah masuk usia pensiun. Tetapi sebagian mereka masuk kategori miskin ekstrem, punya ketergantungan yang besar terhadap rumah tangga yang lain, baik dari anak maupun tetangga sekitar," kata Arif dalam dialog Sosialisasi Capaian Penanganan Kemiskinan Ekstrem di kantor Kemenko PMK, Jakarta, Senin (26/8/2024).

Bahkan, ia menambahkan, tidak sedikit dari para lansia itu juga tinggal sebatang kara di rumah yang tidak layak.

Beberapa di antaranya ada yang tidak memiliki penghasilan secara mandiri karena keterbatasan fisik, sehingga mengandalkan uluran bantuan dari tetangga sekitar.

Ada pula yang masih mampu bekerja sendiri, akan tetapi dengan upah yang minimum.

Arif mencontohkan, salah satu lansia di Pemalang bernama Kasliah yang memiliki keterbatasan fisik tetapi masih memiliki pekerjaan sebagai pengrajin bulu mata.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Terungkap! Mayoritas Masyarakat Miskin Ekstrem adalah Lansia Perempuan

Terungkap! Mayoritas Masyarakat Miskin Ekstrem adalah Lansia Perempuan

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 20:34 WIB

Targetkan Program Makan Gratis Prabowo-Gibran, Istana Klaim Bisa Entaskan Kemiskinan Ekstrem

Targetkan Program Makan Gratis Prabowo-Gibran, Istana Klaim Bisa Entaskan Kemiskinan Ekstrem

News | Senin, 26 Agustus 2024 | 16:41 WIB

Pertumbuhan Ekonomi Mandek di 5%, Jokowi: Banyak Negara Nggak Tumbuh, Bahkan Melambat

Pertumbuhan Ekonomi Mandek di 5%, Jokowi: Banyak Negara Nggak Tumbuh, Bahkan Melambat

Bisnis | Jum'at, 16 Agustus 2024 | 13:46 WIB

Terkini

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

Pakar Ungkap Trik Licik Sindikat Judol Hayam Wuruk Lolos dari Blokir Pemerintah

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 08:15 WIB

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

Buntut Ucapan 'Cuma Perasaan Adik-adik Saja', MC LCC Empat Pilar Kalbar Akhirnya Minta Maaf

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:48 WIB

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

Eks Direktur BAIS Bongkar Rahasia Dapur Intelijen: Cuma Kasih 'Bisikan', Sisanya Hak Presiden

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 07:18 WIB

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

Menteri Perang AS Ngamuk ke Senat Saat Minta Rp24 Ribu T untuk Kalahkan Iran

News | Rabu, 13 Mei 2026 | 06:47 WIB

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB