Pakar FKUI Ungkap Penyebab Infeksi Mpox Mudah Menular Pada Anak, Mulai Terjadi Di Afrika

Bangun Santoso, Lilis Varwati

Minggu, 01 September 2024 | 16:27 WIB
Pakar FKUI Ungkap Penyebab Infeksi Mpox Mudah Menular Pada Anak, Mulai Terjadi Di Afrika
Monkey Pox atau Cacar Monyet (Pixabay)

Suara.com - Pakar ilmu kesehatan dari Fakultas Kedokteran Universitas Indonesia, Prof Tjandra Yoga Aditama, mengingatkan bahwa infeksi monkey pox atau mpox kini lebih rentan mengenai anak-anak. Kondisi tersebut mulai terjadi di negara-negara Afrika.

Data dari UNICEF, lebih dari setengah kasus mpox dan hampir 80 persen kematian akibat infeksi tersebut di Republik Demokratik Kongo terjadi pada anak. Di Burundi, hampir 60 persen kasus mpox diidap anak dan remaja di bawah 20 tahun serta 21 persen kasus berusia di bawah 5 tahun.

Menurut prof Tjandra, ada sejumlah alasan kasus mpox kini cukup banyak pada anak. Berbagai alasan tersebut penting disadari oleh pemerintah juga masyarakat agar hal serupa tak terjadi di Indonesia.

"Alasan pertama, karena (varian virus) clade 1b mpox sekarang ini ternyata menular pada berbagai kelompok umur, termasuk anak-anak. Kedua, kenyataan bahwa di beberapa negara Afrika memang sedang dilanda konflik dan juga munculnya pengungsi dengan berbagai masalahnya," papar prof Tjandra dalam keterangannya kepada Suara.com, Minggu (1/9/2024).

Alasan berikutnya juga karena di beberapa negara Afrika masih terjadinya kurang gizi pada sebagian anak. Akibat dari itu juga jadi pemicunalasan keempat, yakni terjadi berbagai penyakit lain yang tentu berpengaruh terhadap kemungkinan tertular mpox.

"Beberapa penyakit yang dihadapi di Afrika sekarang ini antara lain adalah kolera, polio, wabah campak di Burundi, dan lainnya," ujar Mantan Direktur Penyakit Menular WHO Asia Tenggara itu.

Ada juga faktor rendahnya angka cakupan imunisasi di beberapa negara Afrika. Kondisi tersebut berkaitan dengan keterbatasan fasilitas pelayanan kesehatan termasuk diagnosis dan pengobatan.

Selanjutnya, akibat relatif rendahnya kesadaran kesehatan masyarakat karena menghadapi berbagai masalah sosial lainnya dalam kehidupan sehari-hari. Kondisi sosial yang telah menjadi kebiasaan di sana juga menyebabkan infeksi lebih cepat menular.

"Anak-anak biasanya main ramai-ramai bersama, sehingga memudahkan kontak langsung satu dengan lainnya. Kenyataan juga beberapa anak-anak tidur di satu tempat yang sama, berdesakan di rumah yang relatif sempit. Kondisi itu juga lebih memungkinkan kontak penularan terjadi," jelas prof Tjandra.

baca juga

Negara Afrika seperti Kongo mulai mengkaji kemungkinan vaksinasi pada anak-anak dengan risiko tinggi di negaranya, bersama kegiatan pengendalian lainnya.

"Tentu kita berharap agar mpox dapat dikendalikan di dunia, baik pada dewasa maupun anak-anak. Semoga rakyat dan bangsa kita, termasuk anak-anak, dapat terlindungi dari bahaya penyakit ini," pungkasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Darurat Cacar Monyet, Berikut Gejala dan Cara Pencegahannya

Darurat Cacar Monyet, Berikut Gejala dan Cara Pencegahannya

Lifestyle | Minggu, 01 September 2024 | 12:50 WIB

Tinjau Kesiapan Keamanan KTT IAF Di Bali, Kapolri Siagakan Satgasus Antisipasi Penyebaran Mpox

Tinjau Kesiapan Keamanan KTT IAF Di Bali, Kapolri Siagakan Satgasus Antisipasi Penyebaran Mpox

News | Minggu, 01 September 2024 | 10:18 WIB

Mitos Penderita Cacar, Benarkah Dilarang Mandi?

Mitos Penderita Cacar, Benarkah Dilarang Mandi?

Health | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 18:39 WIB

Cara Cegah Cacar Monyet, Wajib Hidup Bersih!

Cara Cegah Cacar Monyet, Wajib Hidup Bersih!

Health | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 13:20 WIB

Mewabah di Afrika, Pakar Ungkap 9 Alasan Virus Mpox Lebih Sering Menyerang Anak-anak

Mewabah di Afrika, Pakar Ungkap 9 Alasan Virus Mpox Lebih Sering Menyerang Anak-anak

Health | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 11:54 WIB

Pemerintah Siapkan Skrining, Apa Bedanya Keluhan Monkey Pox Dan Cacar Air?

Pemerintah Siapkan Skrining, Apa Bedanya Keluhan Monkey Pox Dan Cacar Air?

News | Jum'at, 30 Agustus 2024 | 10:18 WIB

Sama-Sama Timbulkan Ruam, Pahami Perbedaan Monkeypox dan Cacar Air

Sama-Sama Timbulkan Ruam, Pahami Perbedaan Monkeypox dan Cacar Air

Health | Kamis, 29 Agustus 2024 | 18:46 WIB

Terkini

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Changan Nevo Q05 Ramaikan Pasar SUV Listrik dengan Jarak Tempuh 462 Km

Otomotif | Jum'at, 25 September 2026 | 13:07 WIB

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

Indonesia Tanda Tangani Konvensi Siber PBB, Apa Saja Isi Perjanjiannya?

News | Jum'at, 25 September 2026 | 13:04 WIB

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Ternyata, 64 Persen Pelaku UMKM Indonesia adalah Perempuan

Bisnis | Jum'at, 25 September 2026 | 13:02 WIB

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Review Ketok Mejik, Warisan Bengkel dan Palu Sakti

Your Say | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang

Sentil Kementerian PU, Lazarus Singgung Fenomena Perbaikan Jalan Jadi Cepat Jelang Presiden Datang

Video | Jum'at, 25 September 2026 | 13:00 WIB

Muncul Dua Gumuk Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Minta Warga Jaga Jarak

Muncul Dua Gumuk Dekat Anak Krakatau, Badan Geologi Minta Warga Jaga Jarak

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:58 WIB

Perawatan Kecantikan Bukan Sekadar Tren, Ini Pentingnya Memilih Sesuai Kebutuhan Pasien

Perawatan Kecantikan Bukan Sekadar Tren, Ini Pentingnya Memilih Sesuai Kebutuhan Pasien

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:57 WIB

Tak Hanya Terumbu Karang, Pengerukan Pasir Laut Bisa Ganggu Kehidupan Kerapu Sunu

Tak Hanya Terumbu Karang, Pengerukan Pasir Laut Bisa Ganggu Kehidupan Kerapu Sunu

Lifestyle | Jum'at, 25 September 2026 | 12:55 WIB

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Minta Korban Tak Ragu Lapor Jika Kembali Dapat Ancaman

Mas Bechi Bebas Bersyarat, LPSK Minta Korban Tak Ragu Lapor Jika Kembali Dapat Ancaman

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:54 WIB

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

Iran Ancam Perluas Perang ke Samudra Hindia Jika AS dan Israel Kembali Menyerang

News | Jum'at, 25 September 2026 | 12:52 WIB

×