Iran Bantah Keterlibatan dalam Dugaan Rencana Pembunuhan Donald Trump

Bella | Suara.com

Sabtu, 09 November 2024 | 16:30 WIB
Iran Bantah Keterlibatan dalam Dugaan Rencana Pembunuhan Donald Trump
Donald Trump saat berkampanye di hadapan para pendukungnya. (Instagram/@realdonaldtrump)

Suara.com - Iran dengan tegas menepis laporan yang mengaitkan mereka dengan dugaan rencana pembunuhan mantan Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Bantahan ini disampaikan setelah Departemen Kehakiman AS mengumumkan dakwaan terhadap seorang pria yang disebut-sebut terlibat dalam perencanaan aksi tersebut.

Menurut dokumen pengaduan yang diajukan ke pengadilan federal di Manhattan, pria itu mengaku bahwa perintah untuk menyusun rencana pembunuhan datang langsung dari seorang pejabat di Garda Revolusi Iran. Perintah itu, katanya, diterima pada bulan September lalu, dan memuat arahan untuk memantau serta membunuh presiden terpilih.

Namun, Juru Bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Esmail Baghaei, menolak tuduhan ini mentah-mentah. Baghaei menyebut bahwa laporan tersebut hanyalah skema yang dirancang oleh kalangan terkait Israel untuk merusak hubungan antara Iran dan Amerika Serikat. Pernyataan itu dilaporkan oleh kantor berita IRNA.

Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]
Donald Trump [Arsip Kedutaan Besar AS di Italia]

Baghaei juga menegaskan bahwa tuduhan-tuduhan serupa di masa lalu telah terbukti tidak berdasar.

"Klaim semacam ini selalu menunjukkan kekeliruannya," katanya, menambahkan bahwa Iran tidak memiliki keterlibatan apa pun dalam rencana tersebut.

Penyelidik Amerika mengetahui rencana pembunuhan ini dari Farhad Shakeri, yang diyakini sebagai aset pemerintah Iran. Shakeri, yang saat ini masih buron dan diduga berada di Iran, diduga memiliki jaringan kriminal yang siap melaksanakan rencana tersebut. Menurut keterangan pihak berwenang, Shakeri mengungkapkan bahwa pejabat Iran yang memberi perintah menegaskan bahwa uang bukanlah masalah dan sudah banyak dana yang dikeluarkan.

Penyelidikan semakin memanas setelah dua pria lainnya yang diduga direkrut untuk misi pembunuhan ditangkap. Salah satu target rencana pembunuhan mereka, selain Trump, adalah seorang jurnalis Amerika terkemuka keturunan Iran.

Sementara itu, Direktur komunikasi Donald Trump, Steven Cheung, menyatakan bahwa sang mantan presiden mengetahui ancaman terhadap dirinya.

"Namun, tidak ada yang akan menghentikannya," ujar Cheung, menegaskan tekad Trump untuk tetap melanjutkan aktivitas politiknya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Trump Menang, Valuasi Tesla Tembus 1 Triliun Dolar AS

Trump Menang, Valuasi Tesla Tembus 1 Triliun Dolar AS

Otomotif | Sabtu, 09 November 2024 | 13:51 WIB

Telepon Pengacara Donald Trump Disadap Peretas dari China

Telepon Pengacara Donald Trump Disadap Peretas dari China

News | Jum'at, 08 November 2024 | 20:55 WIB

Terus Lancarkan Serangan, Amerika Serikat Minta Israel Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

Terus Lancarkan Serangan, Amerika Serikat Minta Israel Tingkatkan Bantuan Kemanusiaan ke Gaza

News | Jum'at, 08 November 2024 | 20:42 WIB

Zelenskyy Tolak Perang Rusia-Ukraina Diakhiri dengan Cepat, Ini Alasannya

Zelenskyy Tolak Perang Rusia-Ukraina Diakhiri dengan Cepat, Ini Alasannya

News | Jum'at, 08 November 2024 | 19:31 WIB

Dari Bisnis ke Politik: Jejak Kedekatan Hary Tanoesoedibjo dan Donald Trump

Dari Bisnis ke Politik: Jejak Kedekatan Hary Tanoesoedibjo dan Donald Trump

News | Jum'at, 08 November 2024 | 19:08 WIB

Donald Trump Menang Pilpres AS, Sederet Pesohor Khawatirkan Hak-Hak Perempuan Dirampas

Donald Trump Menang Pilpres AS, Sederet Pesohor Khawatirkan Hak-Hak Perempuan Dirampas

Entertainment | Sabtu, 09 November 2024 | 08:00 WIB

Terpilih Jadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Bakal Hubungi Vladimir Putin?

Terpilih Jadi Presiden Amerika Serikat, Donald Trump Bakal Hubungi Vladimir Putin?

News | Jum'at, 08 November 2024 | 17:26 WIB

Tiongkok Siapkan Strategi Baru Hadapi Potensi Kembalinya Trump ke Gedung Putih

Tiongkok Siapkan Strategi Baru Hadapi Potensi Kembalinya Trump ke Gedung Putih

News | Jum'at, 08 November 2024 | 15:34 WIB

Ariana Grande Hingga Stephen King, Beragam Reaksi Artis Hollywood Pasca Kemenangan Donald Trump

Ariana Grande Hingga Stephen King, Beragam Reaksi Artis Hollywood Pasca Kemenangan Donald Trump

News | Jum'at, 08 November 2024 | 15:17 WIB

Soal Perdagangan Karbon CCS Jerman Masih Ragu? Padahal AS dan Norwegia Berhasil Raup Untung

Soal Perdagangan Karbon CCS Jerman Masih Ragu? Padahal AS dan Norwegia Berhasil Raup Untung

Video | Sabtu, 09 November 2024 | 09:05 WIB

Terkini

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

Dedi Mulyadi Dorong Kajian Akademik Prasasti Batutulis dan Mahkota Binokasih

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:30 WIB

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

Bulog Ajak Mahasiswa dan Kampus untuk Mendukung Swasembada Pangan Berkelanjutan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 15:18 WIB

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

Cuma Gara-gara Saling Pandang! Geng Motor Bacok Remaja di Flyover Cibodas

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:20 WIB

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

Geger WNA Jepang Ngaku Ditawari Prostitusi Anak 'Perawan' di Lokasari Jakarta Barat

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 14:06 WIB

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

Prancis Larang Menteri Israel Masuk Negaranya usai Video Aktivis Flotilla Gaza Viral

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:22 WIB

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

Setop Pembangunan Top-Down! Saatnya Suara Perempuan Akar Rumput Masuk Kebijakan Nasional

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 13:03 WIB

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

Ditodong Pistol dan Dipaksa Lepas Hijab Hercules, Kuasa Hukum Anak Ahmad Bahar: Ini Mengerikan!

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:46 WIB

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

Identitas Pelaku Penembakan di Gedung Putih, Pernah Mengaku Anak Tuhan

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 12:07 WIB

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

Catat! Ini 10 Negara yang Berisiko Terkena Wabah Ebola Setelah Lonjakan Kasus di Kongo

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:59 WIB

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

Amerika Ingin Damai tapi Trump Konsisten Ledek Iran: Cuitannya Bikin Heran

News | Minggu, 24 Mei 2026 | 11:40 WIB