Dari Jutaan Jadi Ratusan Ribu, Said Didu Ungkap Derita Warga Banten Terdampak PSN

Eviera Paramita Sandi | Suara.com

Selasa, 21 Januari 2025 | 18:14 WIB
Dari Jutaan Jadi Ratusan Ribu, Said Didu Ungkap Derita Warga Banten Terdampak PSN
Said Didu [Youtube Manusia Merdeka]

Suara.com - Eks Sekretaris Kementerian Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Periode 2005-2010, Said Didu kembali bersuara soal proyek pembebasan lahan di luar area Proyek Strategis Nasional (PSN).

Said Didu masih memperjuangkan hak-hak masyarakat yang kini disebut terkepung oleh para petinggi.

Mereka dipaksa untuk menerima keinginan para petinggi, yang mungkin jauh sekali dari angan-angan masyarakat Serang, Banten.

“Dulu waktu masih mengharapkan dukungan rakyat, rumah rakyat dibeli 3-4 juta per meter. Setelah dapat dukungan rakyat, yang belum pindah dikepung, dibikin banjir, susah semua. Setelah itu dipaksa hanya mau diganti ratusan ribu,” ujar Said, dikutip dari kanal youtubenya, Selasa (21/1/25).

“Harusnya kan di atas harga yang lama dong, kan orang-orang di sini sudah lama menderita,” sambungnya.

Said Didu berharap jika nasib warga Banten yang terkena dampak PIK ini diilhat bahkan keluh kesahnya didengar langsung oleh pemerintah.

“Saya berharap pemerintah Prabowo mendengar, ada 2000 rakyat muara ini sudah dikepung,” harapnya.

Dengan datang langsung ke lokasi, melihat situasi yang ada, Said Didu sontak miris dan menyebut nasibnya mendekati warga Gaza.

“Mungkin penderitanya mendekati saudara kita di Gaza,” ucapnya.

Said Didu mengatakan jika kini warga Banten yang sudah terkepung itu sedang berjuang hidup menghadapi maut bak warga Gaza.

“Di Gaza sana menghadapi maut, di sini juga menghadapi maut, dengan ketegangan hidup seperti ini setiap hari,” ujarnya.

“Rakyat terpaksa harus menerima untuk dipindah dari tempat kelahirannya, karena tidak ada pilihan lain,” tambahnya.

Kontributor : Kanita

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anies Diduga Disenggol Said Didu Gegara Diam soal Reklamasi PIK 2, Publik: Sekarang Tak Punya Jabatan

Anies Diduga Disenggol Said Didu Gegara Diam soal Reklamasi PIK 2, Publik: Sekarang Tak Punya Jabatan

Tekno | Selasa, 21 Januari 2025 | 11:23 WIB

Said Didu Kasih Komentar Nyelekit Lihat Keangkuhan Deddy Corbuzier: Orang Dekat Kekuasaan Kok Sangar?

Said Didu Kasih Komentar Nyelekit Lihat Keangkuhan Deddy Corbuzier: Orang Dekat Kekuasaan Kok Sangar?

Entertainment | Selasa, 21 Januari 2025 | 09:44 WIB

Pagar Misterius 30 Km dan Derita Nelayan Banten: Ini Penjajahan

Pagar Misterius 30 Km dan Derita Nelayan Banten: Ini Penjajahan

News | Selasa, 21 Januari 2025 | 07:19 WIB

Terkini

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

KPAI: Anak Korban Kekerasan Daycare Little Aresha Yogyakarta Berpotensi Alami Trauma Serius!

News | Minggu, 26 April 2026 | 15:11 WIB

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

AS Perketat Aturan Kartu Hijau, Pemohon yang Mendukung Palestina akan Ditolak

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:28 WIB

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

Rektor Paramadina: Penutupan Prodi Visi Jangka Pendek, Kampus Bukan Sekadar Cetak Pekerja!

News | Minggu, 26 April 2026 | 14:25 WIB

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

Polisi Sikat Markas Narkoba Viral di Kebon Melati, 9 Orang Ditangkap dari Pinggir Rel!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:55 WIB

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

Menaker Yassierli: Lulusan Perguruan Tinggi harus Miliki Strategi Triple Readiness Hadapi Era AI

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:50 WIB

Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik

Penghargaan Pemda Strategi Tingkatkan Kinerja dan Kepercayaan Publik

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:45 WIB

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

Wamensos Tegaskan Sekolah Rakyat Jadi Jalan Emas Putus Rantai Kemiskinan

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:25 WIB

KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!

KPAI Ungkap Dugaan Pelanggaran Berlapis di Kasus Daycare Litte Aresha Yogyakarta!

News | Minggu, 26 April 2026 | 13:07 WIB

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

Hari Kekayaan Intelektual 2026, Kementerian Hukum Dorong Industri Olahraga dan Inovasi Nasional

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:14 WIB

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

Duel Lawan Begal! Karyawan Sablon di Jakbar Bersimbah Darah Demi Pertahankan Motor dan HP

News | Minggu, 26 April 2026 | 12:07 WIB