Mendagri Malaysia: 5 WNI yang Ditembak Diduga Terlibat Jaringan Narkoba dan Senjata

Bernadette Sariyem

Selasa, 04 Februari 2025 | 21:21 WIB
Mendagri Malaysia: 5 WNI yang Ditembak Diduga Terlibat Jaringan Narkoba dan Senjata
Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution Ismail. [Instagram]

Suara.com - Penyelidikan atas insiden penembakan lima warga negara Indonesia (WNI) oleh Agensi Penguatkuasaan Maritim Malaysia (APMM) di perairan Selangor pada 24 Januari lalu, berpotensi berkembang menjadi investigasi perdagangan narkotika atau senjata api.

Hal ini disampaikan oleh Menteri Dalam Negeri Malaysia, Saifuddin Nasution Ismail, dalam konferensi pers di gedung Parlemen Malaysia pada Senin (3/2), sebagaimana dikutip dari Free Malaysia Today, Selasa (4/2/2025).

"Kami tidak menutup kemungkinan bahwa setelah interogasi lebih lanjut terhadap para tersangka, kasus ini bisa berkembang menjadi penyelidikan perdagangan narkoba atau senjata api, berdasarkan pola yang serupa dalam investigasi sebelumnya," ujar Saifuddin.

Saifuddin juga menyebut bahwa kelima WNI yang terlibat dalam insiden tersebut merupakan imigran ilegal tanpa dokumen resmi.

Satu Tersangka Ditangkap, Diduga Terlibat Perdagangan Manusia

Penyelidikan awal telah mengarah pada penangkapan seorang pria yang diduga terlibat dalam perdagangan manusia.

"Investigasi awal menemukan bahwa pria tersebut memiliki keterkaitan dengan kapal yang dikejar oleh APMM," jelas Saifuddin.

Pria tersebut diyakini berperan sebagai "pengangkut" imigran ilegal melalui jaringan penyelundupan yang lebih luas.

APMM yang Terlibat Penembakan Dinonaktifkan

baca juga

Selain penyelidikan terhadap para tersangka, aparat APMM yang terlibat dalam penembakan juga sedang diperiksa.

Saifuddin menyebut bahwa dirinya telah bertemu dengan Kepala Kepolisian Malaysia, Razarudin Husain, dan telah sepakat untuk menonaktifkan aparat yang terlibat dalam insiden tersebut.

"Kami memastikan bahwa investigasi dilakukan secara transparan," tegasnya.

Kronologi Versi Malaysia: Dari Pengejaran Hingga Penembakan

Menurut keterangan Saifuddin, insiden bermula pada pukul 02.58 dini hari ketika Pusat Kontrol Area Klang mendeteksi kapal mencurigakan yang memasuki perairan Malaysia di dekat Pulau Carey.

Kapal patroli Penggalang 31 milik APMM kemudian mengidentifikasi kapal tersebut dan memberikan peringatan melalui pengeras suara. Namun, kapal tersebut tidak berhenti dan mencoba melarikan diri.

Selama pengejaran, kapal tersebut berusaha menabrak Penggalang 31, terutama di bagian mesinnya. Karena kapal patroli menggunakan sistem bahan bakar bensin, tindakan itu dianggap berisiko menimbulkan ledakan.

"Petugas APMM lalu melepaskan tembakan peringatan ke udara, tetapi kapal tersebut tetap melaju. Karena ancaman meningkat, petugas akhirnya menembak ke arah mesin kapal," jelas Saifuddin.

Namun, kapal tetap berhasil melarikan diri dan menghilang dari radar pihak berwenang.

Dari lima WNI yang terkena tembakan, satu orang tewas, sementara empat lainnya masih menjalani perawatan di rumah sakit dengan status tahanan.

Respons Indonesia dan Ketegangan Diplomatik

Insiden ini memicu ketegangan diplomatik antara Indonesia dan Malaysia. Pekan lalu, sekelompok demonstran di Jakarta melemparkan telur ke Kedutaan Besar Malaysia sebagai bentuk protes terhadap tindakan APMM.

Menanggapi insiden ini, Perdana Menteri Malaysia, Anwar Ibrahim, telah memerintahkan investigasi yang transparan dan meminta laporan awal penyelidikan disampaikan kepada pemerintah Indonesia melalui kedutaan Malaysia di Jakarta.

Sementara itu, pihak Kementerian Luar Negeri Indonesia melalui Direktur Perlindungan Warga Negara Indonesia (PWNI), Judha Nugraha, hingga Senin sore (3/2) belum memberikan tanggapan resmi terkait perkembangan terbaru ini.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Adu Gaji PNS Indonesia vs Malaysia, Mana yang Lebih Besar?

Adu Gaji PNS Indonesia vs Malaysia, Mana yang Lebih Besar?

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 19:20 WIB

Kronologi Lengkap WNI Ditembak Aparat Malaysia, Presiden Prabowo: Investigasi!

Kronologi Lengkap WNI Ditembak Aparat Malaysia, Presiden Prabowo: Investigasi!

News | Selasa, 04 Februari 2025 | 13:39 WIB

Kunjungan Presiden RI ke Malaysia, Dapat Penghormatan Tinggi dari Kerajaan

Kunjungan Presiden RI ke Malaysia, Dapat Penghormatan Tinggi dari Kerajaan

Your Say | Senin, 03 Februari 2025 | 09:30 WIB

Malam Maut di Laut Tanjung Rhu, Tragedi Lima Pekerja Migran Indonesia Ditembak Otoritas Malaysia

Malam Maut di Laut Tanjung Rhu, Tragedi Lima Pekerja Migran Indonesia Ditembak Otoritas Malaysia

Liks | Senin, 03 Februari 2025 | 08:06 WIB

Malaysia Jiplak Naturalisasi Timnas Indonesia, Media Belanda: Peniru!

Malaysia Jiplak Naturalisasi Timnas Indonesia, Media Belanda: Peniru!

Bola | Sabtu, 01 Februari 2025 | 19:55 WIB

FAM Todong Rekan Ragnar Oratmangoen: Apa Kamu Mau Bela Malaysia?

FAM Todong Rekan Ragnar Oratmangoen: Apa Kamu Mau Bela Malaysia?

Bola | Sabtu, 01 Februari 2025 | 18:30 WIB

Malaysia Ngekor Indonesia: Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Belanda?

Malaysia Ngekor Indonesia: Naturalisasi 3 Pemain Keturunan Belanda?

Bola | Sabtu, 01 Februari 2025 | 11:05 WIB

Terkini

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Pelatih Garudayaksa FC Bongkar Kunci Comeback Dramatis atas Arema FC

Bola | Minggu, 18 Oktober 2026 | 00:22 WIB

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Persita Tekuk Persija 3-2, Bentrok Suporter dan Spanduk Kritik Karhutla Jadi Sorotan

Bola | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:21 WIB

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

Ucapan Manis Istri-istri Gubernur di Kalimantan untuk HUT Presiden Prabowo, Netizen: Api Woy Api

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 23:05 WIB

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Proyek Gedung RW Coatesville Dipertanyakan: Desain Berubah, Anggaran Membengkak

Bogor | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:55 WIB

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

IGAR Berencana Tinggalkan Pasar Modal RI

Bisnis | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:15 WIB

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

Hutan Terbakar, Lahan Ditanami Sawit? Anggota DPR Desak Penegakan Hukum Tanpa Ampun

News | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 22:05 WIB

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Kode Diskon Hotel Khusus untuk Nasabah BRI, Berlaku Sepanjang Tahun 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:53 WIB

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Kode Promo Diskon Tiket Pesawat untuk Nasabah BRI, Berlaku Hingga November

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:47 WIB

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Cetak Laba Rp31,2 Triliun, BRI Sabet Gelar Excellent Profitable State-Owned Bank 2026

Bri | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:35 WIB

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

IRT di Sukabumi Ditemukan Tewas, Motor Hilang, Pesan Terakhir Jadi Teka-teki

Jabar | Sabtu, 17 Oktober 2026 | 21:33 WIB

×