Israel Terima 1.800 Bom MK-84 dari AS: Apa Dampaknya bagi Gaza?

Aprilo Ade Wismoyo | Suara.com

Minggu, 16 Februari 2025 | 18:19 WIB
Israel Terima 1.800 Bom MK-84 dari AS: Apa Dampaknya bagi Gaza?
Bendera Israel. (Shutterstock)

Suara.com - Amerika Serikat telah mengirimkan bom MK-84 berat ke Israel atas perintah Presiden Donald Trump, yang telah diblokir oleh pendahulunya Joe Biden.

Kementerian Perang Israel pada hari Minggu mengonfirmasi bahwa rezim tersebut menerima pengiriman MK-84, bom seberat 2.000 pon yang mampu merobek beton dan logam dengan radius ledakan yang besar. Menurut Al Jazeera, pengiriman tersebut berisi 1.800 bom semacam itu.

Menteri Perang Israel Katz mengatakan pada Sabtu malam bahwa pengiriman amunisi, yang katanya tiba malam itu, "berfungsi sebagai bukti lebih lanjut dari aliansi yang kuat antara Israel dan Amerika Serikat."

Pemerintah Biden mengirim ribuan bom seberat 2.000 pon ke Israel setelah perang meletus di Jalur Gaza. Namun, kemudian memberlakukan pembatasan pada salah satu pengiriman, dengan alasan kekhawatiran akan jatuhnya korban sipil.

Trump mencabut pembatasan tersebut segera setelah ia dilantik untuk masa jabatan kedua pada tanggal 20 Januari.

Amerika Serikat telah mengirimkan bantuan militer senilai miliaran dolar kepada Israel yang telah menewaskan sedikitnya 48.239 orang di Gaza dan melukai 111.676 orang lainnya selama hampir 16 bulan perang di wilayah yang terkepung tersebut.

Menurut Kementerian Kesehatan Gaza, yang memberikan data tersebut, perempuan dan anak-anak merupakan korban terbanyak yang disebabkan selama perang yang secara luas digambarkan sebagai genosida.

Pengiriman bom berat terbaru tersebut terjadi di tengah gencatan senjata yang rapuh di Gaza, yang mulai berlaku pada tanggal 19 Januari 2025.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Upaya Damai dengan Ukraina, Pejabat AS dan Rusia Akan Gelar Pertemuan di Arab Saudi

Upaya Damai dengan Ukraina, Pejabat AS dan Rusia Akan Gelar Pertemuan di Arab Saudi

News | Minggu, 16 Februari 2025 | 16:58 WIB

Mahmoud Abbas Tolak Pengusiran Warga Palestina: "Kesepakatan Abad Ini" Tak Akan Terwujud!

Mahmoud Abbas Tolak Pengusiran Warga Palestina: "Kesepakatan Abad Ini" Tak Akan Terwujud!

News | Minggu, 16 Februari 2025 | 16:45 WIB

"Pembunuhan di Luar Hukum": PBB Desak Israel Hentikan Kekerasan di Tepi Barat

"Pembunuhan di Luar Hukum": PBB Desak Israel Hentikan Kekerasan di Tepi Barat

News | Minggu, 16 Februari 2025 | 15:49 WIB

Pertukaran Tahanan Dramatis, Kondisi Memilukan Tahanan Palestina Setelah Dibebaskan

Pertukaran Tahanan Dramatis, Kondisi Memilukan Tahanan Palestina Setelah Dibebaskan

News | Minggu, 16 Februari 2025 | 14:49 WIB

Dramatis! Tahanan Palestina Bakar Baju Penjara Israel di Gaza

Dramatis! Tahanan Palestina Bakar Baju Penjara Israel di Gaza

News | Minggu, 16 Februari 2025 | 04:05 WIB

Donald Trump Ajak Kurangi Anggaran Senjata Nuklir, China Beri Tanggapan Sinis

Donald Trump Ajak Kurangi Anggaran Senjata Nuklir, China Beri Tanggapan Sinis

Bisnis | Sabtu, 15 Februari 2025 | 10:16 WIB

Terkini

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

50 Santriwati di Pati Diduga Jadi Korban Seksual, LPSK Siapkan Perlindungan

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 22:10 WIB

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

Hati-hati! Eks Intelijen BAIS Sebut RI Bisa Jadi 'Padang Kurusetra' Rebutan AS-China

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:36 WIB

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

Fantastis! Korupsi Chromebook Rugikan Negara Rp5,2 T, Jauh Melampaui Dakwaan Jaksa

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 21:19 WIB

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

Prabowo Minta UMKM Diprioritaskan, Cak Imin Usulkan Tambahan Anggaran Rp1 Triliun

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:54 WIB

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

Polisi Buka Peluang Tambah Tersangka Kasus Daycare Little Aresha

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:47 WIB

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

Nyawa Dijaga Malah Diajak Berantem: Curhat Eks Penjaga Rel Liar Hadapi Pemotor 'Batu' di Jalur Tikus

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:37 WIB

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

Wamen PANRB Tinjau MPP Kota Kupang untuk Perkuat Pelayanan Publik Terintegrasi

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 20:15 WIB

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

Tim Advokasi Bongkar Sisi Gelap Tragedi PRT Benhil: Penyekapan, Gaji Ditahan, hingga Manipulasi Usia

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:41 WIB

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

Dua Hakim Dissenting Opinion: Ibam Seharusnya Dibebaskan di Kasus Chromebook

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:39 WIB

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

MBG di Kalbar Serap 22 Ribu Tenaga Kerja, BGN: Ekonomi Masyarakat Bawah Bergerak Kencang

News | Selasa, 12 Mei 2026 | 19:35 WIB