Prabowo Bakal Ikutan May Day, Buruh Ditantang Ajukan Tuntutan Sesuai Kondisi Zaman, Apa Saja?

Agung Sandy Lesmana | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 30 April 2025 | 15:19 WIB
Prabowo Bakal Ikutan May Day, Buruh Ditantang Ajukan Tuntutan Sesuai Kondisi Zaman, Apa Saja?
ILUSTRASI. Prabowo Bakal Ikutan May Day, Buruh Ditantang Ajukan Tuntutan Sesuai Kondisi Zaman, Apa Saja? [Suara.com/Alfian Winanto]

Suara.com - Pakar kebijakan publik Universitas Trisakti Trubus Rahadiansyah menilai tuntutan buruh dalam peringatan Hari Buruh Internasional atau May Day perlu menghadirkan gagasan yang lebih konstruktif dan relevan dengan kondisi kekinian. Menurutnya, tuntutan seperti kenaikan upah yang terus berulang setiap tahun sudah kehilangan aspek novelty atau kebaruannya.

"Jangan yang diomong-in tentang gaji naik terus, dari dulu ya begitu. Karena, apalagi swasta itu sangat tergantung dari kebijakan dan kemampuan pelaku usaha sendiri," kata Trubus kepada Suara.com, saat dihubungi pada Rabu (30/4/2025).

Trubus menyarankan agar serikat buruh mulai mengangkat isu-isu strategis seperti penguatan kompetensi pekerja dan perlindungan terhadap pekerja formal. Terlebih, lanjutnya, semakin banyak sektor usaha formal yang kini bergeser ke informal karena keterbatasan dukungan kebijakan dan tekanan ekonomi global.

Trubus juga menyinggung kondisi kawasan perdagangan seperti Mangga Dua yang kini sepi, padahal sebelumnya ramai aktivitas ekonomi. Ia mengaitkan hal itu dengan dampak global seperti kebijakan tarif dari Amerika Serikat dan minimnya kesiapan adaptasi industri dalam negeri. Peringatan May Day tahun ini, menurut Trubus, jadi momentum paling tepat untuk membahas itu semua.

Massa Buruh dari berbagai elemen melakukan aksi unjuk rasa untuk memperingati Hari Buruh atau May Day di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (1/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]
ILUSTRASI. Massa Buruh dari berbagai elemen melakukan aksi unjuk rasa untuk memperingati Hari Buruh atau May Day di kawasan Bundaran HI, Jakarta, Rabu (1/5/2024). [Suara.com/Alfian Winanto]

"Sekarang saatnya. Karena kan dengan adanya efek Trump ini, tarif impor itu kan menyebabkan Indonesia mau nggak mau, suka tidak suka harus menyesuaikan. Artinya harus mengevaluasi diri kita sendiri," ujarnya.

Dalam konteks ini, Trubus menyarankan agar tuntutan buruh tidak berhenti pada aspek normatif, tetapi juga mendorong kebijakan pelatihan kerja, insentif bagi industri padat karya, dan penguatan sektor ekonomi digital yang berkelanjutan.

"Ya pemerintah kan lagi pusing ini mengharapkan bagaimana supaya kondisi ekonomi, karena maunya kan tingkat pertumbuhan ekonomi kan 8 persen, target alAstacita. Sementara kita sekarang baru 4,5. Ya itu, jadi cobalah (demo may day) masuk ke hal-hal yang konstruktif," sarannya.

Diketahui, Hari Hari Buruh Internasional atau May Day akan diperingati setiap 1 Mei. Perayaan di Jakarta akan dipusatkan di Lapangan Monumen Nasional (Monas). Kalangan buruh mengklaim bahwa acara ini diperkirakan akan dihadiri lebih dari 200 ribu buruh beserta keluarganya serta masyarakat luas yang ingin bergabung dalam gelombang solidaritas kelas pekerja.

Adapun May Day tahun ini membawa enam isu utama yang menjadi harapan buruh Indonesia, yaitu:

  1. Hapus outsourcing
  2. Bentuk Satgas PHK
  3. Wujudkan upah layak
  4. Lindungi buruh dengan mengesahkan RUU Ketenagakerjaan baru
  5. Lindungi Pekerja Rumah Tangga - Sahkan RUU PPRT
  6. Berantas Korupsi - Sahkan RUU Perampasan Aset

Prabowo Ikut Buruh Rayakan May Day

Diberitakan sebelumnya, Presiden Prabowo Subianto dipastikan akan ikut menghadiri peringatan May Day 2025 yang akan digelar oleh aliansi buruh di Lapangan Monas, Jakarta Pusat pada Kamis (1/5/2025) besok. Perihal kabar Prabowo akan hadir di acara May Day diungkapkan oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) sekaligus Juru Bicara (Jubir) Istana, Prasetyo Hadi. 

Pernyataan itu disampaikan Prasetyo Hadi saat ikut menemui aliansi buruh di Komplek Parlemen, Senayan, Jakarta, hari ini.

"Jadi beberapa waktu lalu, secara resmi, teman-teman panitia peringatan acara mayday beraudiensi dengan kami sekaligus mengantar undangan kepada Bapak Presiden, dan kami sudah melapor ke Bapak Presiden sebagaimana tadi juga di sampaikan, bahwa Bapak Presiden langsung merespon dan insyaallah besok beliau akan hadir besok dalam acara peringatan Hari Buruh Internasional," beber Prasetyo Hadi. 

Presiden Prabowo Subianto. (ist)
Presiden Prabowo Subianto. (ist)

Tak hanya sekedar hadir, Prabowo juga disebut akan memberikan pidato di depan massa buruh. 

"Ya pastilah, nanti memberi sambutan," beber Prasetyo Hadi. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Tak Cuma Hadir di May Day, Prabowo Bakal Pidato di Depan Massa Buruh Besok

Tak Cuma Hadir di May Day, Prabowo Bakal Pidato di Depan Massa Buruh Besok

News | Rabu, 30 April 2025 | 15:05 WIB

Usai Desakan Ganti Wapres Gibran Mencuat, PPAD Mendadak Kumpul di Istana: Ada Apa?

Usai Desakan Ganti Wapres Gibran Mencuat, PPAD Mendadak Kumpul di Istana: Ada Apa?

News | Rabu, 30 April 2025 | 14:44 WIB

Ungkit Skandal Bill Clinton, Legislator PKB soal Desakan Ganti Gibran: Tak Mudah Lengserkan Wapres

Ungkit Skandal Bill Clinton, Legislator PKB soal Desakan Ganti Gibran: Tak Mudah Lengserkan Wapres

News | Rabu, 30 April 2025 | 11:20 WIB

BREAKING NEWS: Jokowi Akhirnya Laporkan soal Tudingan Ijazah Palsu, Siapa Saja yang Dipolisikan?

BREAKING NEWS: Jokowi Akhirnya Laporkan soal Tudingan Ijazah Palsu, Siapa Saja yang Dipolisikan?

News | Rabu, 30 April 2025 | 10:49 WIB

Minta MPR Kaji soal Desakan Ganti Wapres Gibran, Legislator PDIP: Jangan Alergi Dulu

Minta MPR Kaji soal Desakan Ganti Wapres Gibran, Legislator PDIP: Jangan Alergi Dulu

News | Rabu, 30 April 2025 | 09:41 WIB

Terkini

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

DPR Dorong Anggota TNI Pelaku Teror Andrie Yunus Diadili di Peradilan Umum Pakai KUHAP Baru

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:59 WIB

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

Berhasil Bongkar Identitas Pelaku Teror Air Keras Andrie Yunus, Polda Metro: Ini Hasil Scientific

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:54 WIB

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

Percepat Pencaplokan Tepi Barat Palestina, Cara Licik Israel Manfaatkan Perang di Teluk?

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:36 WIB

Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo

Menaker Melepas Mudik Gratis Pelaku Usaha Warmindo

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:32 WIB

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

Kasus Air Keras Andrie Yunus: Polisi Periksa 15 Saksi, Pelaku Diduga Bisa Lebih dari 4 Orang

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:23 WIB

Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap

Empat Prajurit Terlibat, DPR Minta Dalang Utama Kasus Andrie Yunus Diungkap

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:20 WIB

Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam

Update Arus Mudik H-3 Lebaran 2026: Tol Kalikangkung Tembus 3.000 Kendaraan per Jam

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:16 WIB

Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih

Kasus Kematian Nizam Syafei Naik Penyidikan, Kuasa Hukum: Harus Diusut Tanpa Tebang Pilih

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:11 WIB

Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

Koalisi Sipil Tolak Peradilan Militer, Desak Usut Aktor Intelektual Kasus Andrie Yunus

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:10 WIB

Koalisi Sipil Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diseret ke Sidang Militer: Ada Dugaan Aktor Lebih Besar

Koalisi Sipil Desak Kasus Andrie Yunus Tak Diseret ke Sidang Militer: Ada Dugaan Aktor Lebih Besar

News | Rabu, 18 Maret 2026 | 20:08 WIB