Sebut Prabowo Tak Bisa Dikerjai Menteri, Habiburokhman: Beliau Punya Indera Keenam

Agung Sandy Lesmana | Lilis Varwati | Suara.com

Rabu, 21 Mei 2025 | 17:33 WIB
Sebut Prabowo Tak Bisa Dikerjai Menteri, Habiburokhman: Beliau Punya Indera Keenam
Sebut Prabowo Tak Bisa Dikerjai Menteri, Habiburokhman: Beliau Punya Indera Keenam. (ANTARA FOTO/Aditya Pradana Putra)

Suara.com - Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman meminta publik tidak meremehkan kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto. Pasalnya, Habiburokhman menyebutkan kalau Prabowo bahkan tidak mudah dipengaruhi atau "dikerjai" oleh menteri yang mencoba bertindak curang. 

Pernyataan soal sosok Prabowo itu disampaikan oleh Habiburokhman dalam diskusi Sarasehan Memperingati Reformasi 1998 di Jakarta, Rabu (21/5/2025).

"Jangan juga kita underestimate dengan Pak Prabowo. Jangan, ya. Apa pak Prabowo gampang saja dikerjain para menteri, enggak, bos. Susah banget," kata Habiburokhman dalam diskusi.

Ketua Komisi III DPR itu juga menyebut, justru para menteri merasa gentar setiap kali akan menghadiri rapat bersama Prabowo bila tidak memiliki ide gagasan. 

Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman saat menghadiri acara diskusi bertajuk Sarasehan Memperingati Reformasi 1998 di Jakarta, Rabu (21/5/2025). (Suara.com/Lilis Varwati)
Wakil Ketua Umum Partai Gerindra Habiburokhman saat menghadiri acara diskusi bertajuk Sarasehan Memperingati Reformasi 1998 di Jakarta, Rabu (21/5/2025). (Suara.com/Lilis Varwati)

Menurut Habiburokhman, Prabowo juga memiliki intuisi politik yang tajam dan tidak mudah ditipu oleh siapa pun di lingkaran kekuasaannya.

Habiburokman juga mengibaratkan Prabowo memiliki "indra keenam" yang membuatnya mampu mengenali siapa saja yang tidak datang dengan niat tulus. 

Sikap itu, katanya, telah dia lihat dari Prabowo sejak Habiburokhman bergabung dengan Partai Gerindra pada 2010 lalu.

"Dia (Prabowo) ada kayak indera ke-6 gitu, Pak Prabowo ini. Ada yang tukang ulah, dia tahu. Memang tentu Pak Prabowo ini punya strategi dalam me-manage sumber daya manusia di sekitar beliau," ucapnya.

Lebih lanjut, Habiburokhman juga menyinggung realitas politik saat ini yang tidak memungkinkan satu partai atau satu tokoh memimpin sendirian. Dalam konteks itu, Prabowo dinilainya mampu membangun kerja sama dan mengelola beragam karakter politik di sekitarnya dengan strategi yang matang.

"Ada tokoh politik yang bisa memimpin sendiri? Enggak mungkin juga. Tapi, yang saya lihat di Pak Prabowo, ya, kelebihannya adalah dia bisa me-manage berbagai macam sumber daya manusia yang ada di sekitarnya," pungkas Habiburokman.

Soal Prabowo Didesak Reshuffle Kabinet

Dalam acara diskusi itu, Habiburokhman turut menanggapi desakan publik agar ada perombakan kabinet atau reshuffle di pemerintahan Presiden Prabowo. Menanggapi itu, Habiburokhman justru blak-blakan tidak setuju dengan adanya desakan reshuffle. 

Presiden Prabowo Subianto mengingat kembali perjuangan bangsa Indonesia dalam menuju kemerdekaan. (Antara/ist)
ILUSTRASI---Presiden Prabowo Subianto mengingat kembali perjuangan bangsa Indonesia dalam menuju kemerdekaan. (Antara/ist)

"Kalau soal struktur pemerintahan, saya sih bisa berbeda pendapat dengan teman-teman," beber Habiburokhman. 

Legislator asal Gerindra itu pun membeberkan alasannya. Habiburokhman menyebutkan kalau masa pemerintahan kabinet Prabowo masih seumur jagung untuk dilakukan reshuffle. Menurutnya terlalu cepat untuk dirombak kembali. 

"Sebuah pemerintahan itu cuma lima tahun, secara formal, ya. Ini baru berapa bulan di-reshuffle, yang ada malah enggak produktif," ujar politisi Partai Gerindra tersebut.

Kendati begitu, Habiburokhman memastikan kalau Prabowo bisa mengatur kabinetnya. Dia menyebutkan kalau Prabowo tidak mungkin dicurangi oleh para menterinya sendiri. 

Diketahui, isu perombakan alias reshuflle kabinet kembali mencuat. Ada desakan agar Presiden Prabowo untuk melakukan perombakan di jajaran kabinetnya. 

Diberitakan sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Partai Gerindra Ahmad Muzani mengaku belum mendengar perihal adanya rencana perombakan kabinet atau reshuffle pada Mei mendatang.

Hal tersebut disampaikan Ketua MPR RI tersebut saat ditanya mengenai informasi reshuffle pada bulan depan.

"Saya belum dengar. Saya belum dengar ada rencana, ada cerita, ada saksus, saya belum dengar," kata Ahmad Muzani usai makan siang bersama Presiden Prabowo Subianto di komplek Istana Kepresidenan Jakarta, Selasa (29/4/2025).

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Dipolisikan usai Koar-koar Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo dkk ke Komnas HAM: Kami Dikriminalisasi!

Dipolisikan usai Koar-koar Ijazah Palsu Jokowi, Roy Suryo dkk ke Komnas HAM: Kami Dikriminalisasi!

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 16:58 WIB

Wajib Nurut, Prabowo: Pejabat Tak Mau Sederhanakan Regulasi, Saya akan Copot!

Wajib Nurut, Prabowo: Pejabat Tak Mau Sederhanakan Regulasi, Saya akan Copot!

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 15:44 WIB

Revolusi Mental Jokowi Diungkit Lagi usai Sri Mulyani Sebut SDM Indonesia Lemah, Kemenbud Disalahkan

Revolusi Mental Jokowi Diungkit Lagi usai Sri Mulyani Sebut SDM Indonesia Lemah, Kemenbud Disalahkan

News | Rabu, 21 Mei 2025 | 13:40 WIB

Budi Arie Diduga Kecipratan Fee Judol, Jokowi Ogah Ladeni Wartawan

Budi Arie Diduga Kecipratan Fee Judol, Jokowi Ogah Ladeni Wartawan

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 14:00 WIB

Ngaku Tak Masalah jadi Terlapor Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Kasihan, tapi Ini Sudah Keterlaluan

Ngaku Tak Masalah jadi Terlapor Kasus Ijazah Palsu, Jokowi: Saya Kasihan, tapi Ini Sudah Keterlaluan

News | Selasa, 20 Mei 2025 | 12:46 WIB

Terkini

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

Cuma Rp50 Ribu Per Hari, Polisi Ungkap Rahasia di Balik Penitipan Bayi Ilegal di Sleman

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:12 WIB

Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!

Minta Polri-PPATK Bongkar Sosok Pemodal Judol di Jakbar, Sahroni: Tak Mungkin 321 WNA Gerak Sendiri!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:08 WIB

Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator

Kronologi Lengkap Pria Depok Ngamuk Bumper Ambulans, Berawal dari Cekcok Soal Lampu Rotator

News | Senin, 11 Mei 2026 | 14:01 WIB

Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya

Dari Kantong Kuning dan Hijau, Jakarta Bisa Mulai Benahi Sampahnya

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:58 WIB

Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas

Yusril Ingatkan Hakim Militer di Kasus Andrie Yunus: Jangan Sekadar Formalitas

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:52 WIB

Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba

Warga RT 02 Tebet Tak Lagi Buang Sampah Dapur ke TPA: Diubah Jadi Pupuk dalam Sumur Teba

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:48 WIB

Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara

Waspada Hantavirus, Arab Saudi Perketat Pengawasan Gerbang Masuk ke Negara

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:48 WIB

Wali Kota Jaktim Larang Lapak Kurban di Trotoar, Nekat Bakal Ditegur dan Ditertibkan!

Wali Kota Jaktim Larang Lapak Kurban di Trotoar, Nekat Bakal Ditegur dan Ditertibkan!

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:47 WIB

Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri

Mengenal Teba Modern, Rahasia Warga Gudang Peluru Jadi Pionir Pilah Sampah Mandiri

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:41 WIB

Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

Polisi Ungkap Kondisi 11 Bayi di Penitipan Sleman: Tiga Masih Dirawat di Rumah Sakit

News | Senin, 11 Mei 2026 | 13:28 WIB