Indonesia Krisis Iklim: Forum Internasional Soroti Pentingnya Pemimpin Daerah Berani Ambil Tindakan

M. Reza Sulaiman

Kamis, 22 Mei 2025 | 18:30 WIB
Indonesia Krisis Iklim: Forum Internasional Soroti Pentingnya Pemimpin Daerah Berani Ambil Tindakan
Climate Resilience and Innovation Forum (CRIF) 2025 resmi dibuka di Jakarta. (dok. UCLG ASPAC)

Suara.com - Perubahan iklim bukan lagi isu masa depan, tetapi tantangan nyata yang kini dihadapi kota-kota di seluruh dunia. Salah satu hambatan utama adalah kurangnya sinergi antara pemerintah pusat dan daerah.

Meskipun terdapat komitmen bersama dalam berbagai kebijakan dan regulasi, implementasi di tingkat daerah seringkali menghadapi kendala. Hal ini disebabkan oleh perbedaan prioritas, kapasitas, dan sumber daya antara tingkat pemerintahan. Akibatnya, banyak rencana aksi iklim yang tidak berjalan optimal di lapangan.

Menurut laporan dari Indonesia Research Institute for Decarbonization (IRID), meskipun pemerintah pusat dan daerah telah menunjukkan komitmen melalui berbagai kebijakan dan regulasi, implementasinya di tingkat daerah masih menghadapi kendala. Kesenjangan ini menghambat efektivitas program mitigasi dan adaptasi perubahan iklim yang seharusnya dilaksanakan secara terpadu.

Pendanaan menjadi isu krusial dalam pelaksanaan aksi iklim di tingkat daerah. Studi dari Carbon Disclosure Project (CDP) mengungkapkan bahwa pada tahun 2022, 16 pemerintah kota di Indonesia melaporkan proyek infrastruktur terkait perubahan iklim dengan total biaya sebesar 453 juta dolar AS.

Namun, hampir semua proyek tersebut membutuhkan pembiayaan sebagian atau penuh, menunjukkan adanya kesenjangan pendanaan yang signifikan.

Upaya Membangun Kolaborasi dan Meningkatkan Pendanaan

Keterbatasan akses terhadap sumber pendanaan alternatif, seperti dana tanggung jawab sosial (CSR) perusahaan, hingga  obligasi hijau, juga menjadi tantangan tersendiri. Hal ini diperparah dengan ketergantungan tinggi terhadap pendanaan dari pemerintah pusat, yang seringkali tidak mencukupi untuk mendukung semua inisiatif iklim di daerah.

Di tengah urgensi tersebut, Forum Ketahanan Iklim dan Inovasi atau Climate Resilience and Innovation Forum (CRIF) 2025 resmi dibuka di Jakarta sebagai wadah kolaboratif lintas daerah dan negara untuk memperkuat kapasitas kota dan pemerintah daerah dalam menghadapi krisis iklim.

Lebih dari 300 peserta dari berbagai kota di Indonesia, Asia-Pasifik, dan Eropa berkumpul di Jakarta untuk membahas solusi konkret menuju masa depan yang siap melawan perubahan iklim. Forum ini digelar oleh United Cities and Local Governments Asia Pacific (UCLG ASPAC), bekerja sama dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta dan dukungan Uni Eropa.

baca juga

Mengusung tema “Empowering Cities and Local Governments for a Climate-Resilient Future”, CRIF 2025 menekankan pentingnya kepemimpinan lokal dalam menjawab tantangan krisis iklim yang bersifat multidimensi dan membutuhkan pendekatan lintas sektor serta lintas batas.

“Dibutuhkan sebuah komunitas untuk mengarusutamakan aksi iklim. Kota-kota tidak bisa hanya menjadi penonton, mereka adalah responden pertama dalam krisis ini,” ujar Dr. Bernadia Irawati Tjandradewi, Sekretaris Jenderal UCLG ASPAC dalam siaran pers yang diterima Suara.com, Kamis (22/5/2025). 

Ia menambahkan bahwa keberhasilan aksi iklim bergantung pada peningkatan kapasitas, keberanian para pemimpin daerah, serta terciptanya kemitraan global yang saling memperkuat. Misalnya, dengan memulai pertukaran teknologi, dukungan kebijakan, hingga skema pembiayaan berkelanjutan.

Salah satu hasil nyata dari forum ini adalah penyerahan simbolis 10 Rencana Aksi Iklim (Climate Action Plans/CAP) kepada kota-kota peserta proyek Climate Resilient and Inclusive Cities (CRIC), yaitu Bandar Lampung, Cirebon, Samarinda, Pekanbaru, Banjarmasin, Pangkalpinang, Gorontalo, Kupang, Mataram, dan Ternate. Dokumen CAP tersebut dirancang untuk menjadi panduan strategis dalam menyelaraskan pembangunan daerah dengan upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim.

Forum ini juga menjadi ajang peluncuran pedoman penyusunan CAP berbasis pengalaman UCLG ASPAC dalam mendampingi lebih dari 20 kota di Asia-Pasifik, serta perkenalan City and Local Government (CLG) Institute, pusat riset dan manajemen pengetahuan untuk mendukung pembuatan kebijakan iklim berbasis data.

Pemerintah Indonesia, melalui Kementerian Dalam Negeri, menyampaikan komitmennya terhadap agenda iklim. Disampaikan oleh Direktur Jenderal Bina Administrasi Kewilayahan, Syafrizal ZA, pemerintah daerah didorong untuk mengintegrasikan isu iklim ke dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD), sejalan dengan RPJPN 2025–2045 dan Peraturan Presiden Nomor 98 Tahun 2021 mengenai Nilai Ekonomi Karbon.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kota Minyak Krisis BBM, Anak Wali Kota Balikpapan Diduga Doxing Netizen Pengkritik!

Kota Minyak Krisis BBM, Anak Wali Kota Balikpapan Diduga Doxing Netizen Pengkritik!

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 17:04 WIB

Demo Mahasiswa Universitas Cenderawasih Tolak Kenaikan UKT Ricuh, 4 Polisi Terluka dan Truk Dibakar

Demo Mahasiswa Universitas Cenderawasih Tolak Kenaikan UKT Ricuh, 4 Polisi Terluka dan Truk Dibakar

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 16:31 WIB

Geram, Warganet Spill Gaya Hidup Mewah Keluarga Wali Kota Balikpapan di Tengah Krisis BBM

Geram, Warganet Spill Gaya Hidup Mewah Keluarga Wali Kota Balikpapan di Tengah Krisis BBM

News | Kamis, 22 Mei 2025 | 16:12 WIB

Terkini

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Mengapa Kapal Selam Bisa Tenggelam, Melayang, dan Mengapung di Laut Menurut Hukum Archimedes?

Tekno | Rabu, 16 September 2026 | 09:43 WIB

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

OJK Hentikan 27 Gadai Ilegal hingga Agustus 2026

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:41 WIB

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Harga Bitcoin Cs Jatuh, Indeks CFX10 Ambruk 2,66%

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:38 WIB

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Gerebek Kamar Kos, Polisi Ciduk Dua Pemuda dan Belasan Butir Ekstasi di Bandar Lampung

Lampung | Rabu, 16 September 2026 | 09:35 WIB

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

Budi Karya Absen Sidang Banding DJKA karena Sakit, Sidang Tetap Jalan

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:33 WIB

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Gantikan Purbaya, Menkeu Suahasil Diingatkan Target Ekonomi 6% hingga Tekanan Harga Minyak

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:32 WIB

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

Hari ke-9 Cari 5 Jurnalis, Tim SAR Ubah Strategi Sisir 8 Sektor Selat Sunda hingga Dekat Pesisir

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:30 WIB

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Masih Layak Dibeli, Harga Emas Antam Naik Tipis Jadi Rp2.593.000/Gram

Bisnis | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Firasat Aneh Kakak-Adik Korban Kapal Virgo: Minta Pakaian Dicuci Ibu hingga Ingin Tidur Bersama

Surakarta | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

Dugaan Keracunan 128 Siswa, SPPG di Pariaman Ditutup Sementara hingga Hasil Uji BPOM Keluar

News | Rabu, 16 September 2026 | 09:29 WIB

×