'Pak, Belikan Lego!' Video Bocah 'Todong' Presiden Prabowo di Rusia

Bernadette Sariyem | Suara.com

Kamis, 19 Juni 2025 | 15:43 WIB
'Pak, Belikan Lego!' Video Bocah 'Todong' Presiden Prabowo di Rusia
Cuplikan momen seorang bocah kecil meminta mainan Lego kepada Presiden Prabowo saat berkunjung ke Rusia. [Instagram/Suara.com]

Suara.com - Jauh dari panggung politik yang formal dan pidato kenegaraan yang kaku, sebuah momen hangat dan jenaka dari Presiden terpilih Prabowo Subianto di Moskow, Rusia, sukses mencuri perhatian netizen Indonesia.

Sebuah video pendek yang viral di berbagai platform media sosial menangkap interaksi spontan antara Prabowo dan seorang anak kecil dari diaspora Indonesia, yang dengan polosnya "menodong" sang Menteri Pertahanan untuk dibelikan mainan Lego.

Momen yang terjadi di sela-sela kunjungan kerja resmi ini seketika menjadi perbincangan, menunjukkan sisi lain Prabowo yang lebih personal dan kebapakan.

Bagaimana sebuah permintaan Lego di tengah dinginnya Rusia bisa menjadi begitu viral dan apa maknanya di mata publik?

Kronologi "Penodongan" Lego yang Menggemaskan

Kejadian ini terekam saat Prabowo Subianto tengah menyapa dan berfoto bersama Warga Negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Moskow.

Sebagian besar diaspora yang menemui Prabowo adalah staf Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) dan keluarga mereka.

Di tengah kerumunan dan jepretan kamera, seorang anak laki-laki dengan percaya diri mendekati Prabowo.

Tanpa basa-basi atau rasa takut, bocah tersebut langsung mengutarakan keinginannya dengan sangat jelas dan lantang.

"Pak, beliin Lego," ujar sang anak dengan kepolosan yang mengundang tawa.

Sontak, permintaan direct dan tak terduga itu membuat orang-orang di sekelilingnya, termasuk Prabowo sendiri, tertawa.

Prabowo, yang tampak sedikit terkejut namun geli, langsung merespons dengan hangat.

Ia tersenyum lebar, menepuk lembut kepala sang anak, dan memberikan jawaban yang menenangkan.

Meskipun jawaban persisnya tidak terekam dengan jelas di semua versi video, gestur dan ekspresi Prabowo menunjukkan persetujuan, layaknya seorang kakek yang tak bisa menolak permintaan cucunya.

Momen singkat ini ditutup dengan tawa riang dari para WNI yang menyaksikan langsung "negosiasi" tingkat tinggi antara seorang calon presiden dan seorang penggemar Lego cilik.

Mengapa Momen Ini Begitu Viral? Analisis di Balik Ke-"Gemoy"-an

Dalam dunia yang dibanjiri konten, video ini berhasil menonjol karena beberapa alasan kuat, terutama bagi audiens milenial dan Gen Z.

Pertama, humanisasi figur publik. Politik seringkali terasa jauh dan dingin. Momen seperti ini meruntuhkan tembok tersebut.

Ia menampilkan Prabowo bukan sebagai jenderal atau politisi, melainkan sebagai sosok manusia biasa yang bisa diajak bercanda dan menunjukkan afeksi kepada anak-kecil.

Kedua, kontras yang menarik. Terjadi di tengah kunjungan diplomatik yang serius di Rusia—sebuah negara adidaya dengan citra yang kuat—interaksi yang ringan dan personal ini menciptakan kontras yang sangat menarik dan mudah diingat.

Ketiga, relatabilitas universal. Kepolosan dan kejujuran anak-anak adalah sesuatu yang universal.

Hampir semua orang pernah berada di posisi "menodong" orang tua atau "ditodong" oleh anak kecil.

Hal ini membuat momen tersebut sangat relatable dan mudah disukai.

Keempat, memperkuat citra gemoy. Istilah gemoy yang melekat pada Prabowo selama masa kampanye Pilpres 2024 menemukan pembenarannya dalam kejadian-kejadian seperti ini.

Momen "ditodong" Lego ini menjadi bukti otentik dari citra hangat dan kebapakan yang coba dibangun.

Bukan Sekadar Lego: Konteks Kunjungan Prabowo ke Rusia

Tentu saja, kunjungan Prabowo ke Moskow bukan hanya untuk berinteraksi dengan anak-anak.

Sebagai Presiden RI, kehadirannya memiliki agenda strategis yang penting, termasuk memperkuat kerja sama pertahanan bilateral antara Indonesia dan Rusia.

Namun, di era politik modern, citra dan narasi personal memegang peranan yang tak kalah penting dari substansi kebijakan.

Momen-momen tak terduga seperti ini seringkali memiliki dampak yang lebih luas dalam membentuk persepsi publik daripada konferensi pers yang paling terstruktur sekalipun.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Kenapa Satgas Saber Pungli 'Warisan' Jokowi Dianggap Gagal dan Dibubarkan Prabowo?

Kenapa Satgas Saber Pungli 'Warisan' Jokowi Dianggap Gagal dan Dibubarkan Prabowo?

News | Kamis, 19 Juni 2025 | 15:24 WIB

Geger Sosialisme ala Prabowo: Benarkah Indonesia Mau Dibawa ke Arah Kiri?

Geger Sosialisme ala Prabowo: Benarkah Indonesia Mau Dibawa ke Arah Kiri?

Bisnis | Kamis, 19 Juni 2025 | 15:08 WIB

Tuntaskan Polemik 4 Pulau, Eks Wagub Sumut Puji Prabowo Problem Solver Sejati

Tuntaskan Polemik 4 Pulau, Eks Wagub Sumut Puji Prabowo Problem Solver Sejati

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 17:55 WIB

Tanda Tangan Bobby Nasution Disorot, Benarkah Tak Ikhlas Lepas 4 Pulau ke Aceh?

Tanda Tangan Bobby Nasution Disorot, Benarkah Tak Ikhlas Lepas 4 Pulau ke Aceh?

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:20 WIB

Transit di Praha, PM Ceko Petr Fiala Sambangi Presiden Prabowo di Hotel

Transit di Praha, PM Ceko Petr Fiala Sambangi Presiden Prabowo di Hotel

News | Rabu, 18 Juni 2025 | 11:26 WIB

Prabowo Dinilai Gagal Paham, Naikkan Gaji Hakim 280 Persen agar Tak Korupsi

Prabowo Dinilai Gagal Paham, Naikkan Gaji Hakim 280 Persen agar Tak Korupsi

Video | Rabu, 18 Juni 2025 | 15:00 WIB

Imbas Polemik 4 Pulau Milik Aceh, Komisi II DPR Siap Ubah Semua UU Terkait Provinsi hingga Kota

Imbas Polemik 4 Pulau Milik Aceh, Komisi II DPR Siap Ubah Semua UU Terkait Provinsi hingga Kota

News | Selasa, 17 Juni 2025 | 20:04 WIB

Terkini

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

Konjen RI di Istambul Ungkap 9 WNI Ditendang, Dipukul dan Disetrum Selama Diculik Israel

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 07:10 WIB

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

Daftar Harta yang Disita dari Tersangka Korupsi Dirjen SDA Kementerian PU

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:56 WIB

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

Begini Rangkaian Pemulangan 9 WNI Bebas dari Israel, Visum hingga Forensik

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:49 WIB

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

Update 9 WNI Bebas dari Israel, Kini Sudah Sampai Turki Bersama Ratusan Aktivis GSF

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:26 WIB

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

Kronologis 9 WNI Bebas dari Tentara Israel Setelah Diculik di Laut Menuju Gaza

News | Jum'at, 22 Mei 2026 | 06:18 WIB

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

Mengapa 9 WNI Ditangkap Militer Israel? Kronologi, Misi, dan Jerat Hukum Internasional

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:11 WIB

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

Menlu Sugiono Geram, Kutuk Tindakan Israel yang Rendahkan Martabat 9 WNI

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 22:05 WIB

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

Leony Vitria 'Kuliti' Borok Sampah Tangsel: Anggaran Miliaran, Hasilnya Nol Besar?

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:54 WIB

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

LKPP Akui Sistem Belum User Friendly, Padahal Anggaran Pengadaan Capai Rp1.200 Triliun

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:35 WIB

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

Sedang Tidur Pulas, Gunawan Dihujani 9 Bacokan Celurit di Kontrakan Tomang

News | Kamis, 21 Mei 2026 | 21:24 WIB