Hadapi Ketidakpastian Global, Lemhanas: Kita Butuh Daya Tahan Sistemis

Agung Sandy Lesmana

Senin, 30 Juni 2025 | 18:55 WIB
Hadapi Ketidakpastian Global, Lemhanas: Kita Butuh Daya Tahan Sistemis
Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily membuka Gebyar Wawasan Kebangsaan 2025 di Jakarta, Senin (30/6/2025). (ANTARA/Fath Putra Mulya)

Suara.com - Gubernur Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhannas) Ace Hasan Syadzily menyebut daya tahan sistemis diperlukan Indonesia di saat banyak negara sedang menghadapi tantangan geopolitik dan geoekonomi saat ini. Pernyataan itu disampaikan oleh Gubernur Lemhanas Ace dalam pidatonya di acara Gebyar Wawasan Kebangsaan 2025 di Jakarta pada Senin (30/6/2025).  

“Kita butuh daya tahan sistemis, suatu daya tahan yang kita hadapi di tengah disrupsi global, polarisasi sosial, serta infiltrasi ideologi di tengah luar biasa begitu besar tantangan dari kecerdasan buatan dan dari krisis ekologi yang dihadapi oleh kita,” ujar Ace Hasan Syadzily dalam pidatonya.

Menurut dia, melalui daya tahan sistemis tersebut, bangsa ini akan mampu mewujudkan cita-cita Indonesia Emas 2045 yang juga telah dicanangkan dalam Astacita Presiden Prabowo Subianto dan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka.

Dia meyakini bahwa daya tahan sistemis dapat dicapai dengan memupuk integritas dan nilai-nilai yang bersumber dari empat konsensus kebangsaan, yakni Pancasila, Undang-Undang Dasar Tahun 1945, dan Bhinneka Tunggal Ika.

“Karena itu, penting sekali kita harus terus menumbuhkan jiwa keindonesiaan sejati, utuh, dan mumpuni agar kita menjadi bangsa yang mandiri, berkarakter, dan berjati diri dalam menghadapi situasi ketidakpastian global yang saat ini kita hadapi,” katanya.

Ditekankan pula oleh Gubernur Lemhannas, kemandirian merupakan salah satu kunci agar Indonesia terbebas dari kerentanan yang menyebabkan hilangnya kendali atas arah pembangunan bangsa.

Lebih jauh, Ace menjelaskan, kondisi geopolitik global sedang tidak baik-baik saja, ditandai dengan ketidakpastian yang disebut sebagai era disrupsi. Kondisi tersebut diwarnai oleh ketegangan antarnegara dan rivalitas global antarnegara adidaya.

Kondisi global juga menunjukkan dinamika geopolitik telah berkelindan dan memengaruhi berbagai dimensi di setiap negara, termasuk Indonesia. Pengaruh di bidang ideologi, politik, ekonomi, sosial, budaya, maupun pertahanan keamanan disebut menjadi sebuah keniscayaan.

Di bidang ekonomi, kondisi geopolitik mengakibatkan perlambatan ekonomi dunia karena terganggunya rantai pasokan global, krisis bahan pokok yang berdampak pada penurunan perdagangan internasional, kenaikan harga dan inflasi, serta ketidakstabilan pasar.

baca juga

Kendati demikian, dia mengingatkan bahwa bangsa yang besar bukan berarti bangsa tersebut tidak pernah menghadapi tantangan. Bagi Ace, bangsa yang besar adalah bangsa yang mampu beradaptasi dan mencari siasat tepat di tengah tantangan yang dihadapi.

“Dibutuhkan kemampuan bangsa kita berupa komitmen dan kekuatan kohesi sosial. Dibutuhkan juga jiwa kenegarawanan kita agar dapat menghadapi segala ancaman, gangguan, hambatan, dan tantangan yang ada ini,” tuturnya. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

DPR Disebut Mati Kutu Hadapi Usulan Pemakzulan Gibran, Prabowo-Jokowi Saling Sandera?

DPR Disebut Mati Kutu Hadapi Usulan Pemakzulan Gibran, Prabowo-Jokowi Saling Sandera?

News | Senin, 30 Juni 2025 | 15:21 WIB

Gibran Dicap Berdusta usai jadi Wapres, Feri Amsari: Di Kasus Fufufafa Agak Berat Dia Minta Maaf

Gibran Dicap Berdusta usai jadi Wapres, Feri Amsari: Di Kasus Fufufafa Agak Berat Dia Minta Maaf

News | Senin, 30 Juni 2025 | 13:39 WIB

Usulan Pemakzulan jadi Momentum, Karier Gibran Bisa Tamat jika DPR Mau Usut Akun Fufufafa?

Usulan Pemakzulan jadi Momentum, Karier Gibran Bisa Tamat jika DPR Mau Usut Akun Fufufafa?

News | Senin, 30 Juni 2025 | 11:54 WIB

Imbas Isu Pemakzulan, Rocky Gerung: Gibran dan Jokowi Diolok-olok Anak SD

Imbas Isu Pemakzulan, Rocky Gerung: Gibran dan Jokowi Diolok-olok Anak SD

News | Minggu, 29 Juni 2025 | 16:59 WIB

Terkini

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Suporter Malaysia Klaim Ditahan Lebih dari Sejam Usai Laga Lawan Timnas Indonesia

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:30 WIB

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Tanggal Merah untuk Ibu: Bukan Sekadar Me Time tapi Waktu untuk Recovery

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:23 WIB

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Hari Pertambangan dan Energi, PTBA Perkuat Pasokan dan Hilirisasi untuk Kemandirian Energi

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 23:16 WIB

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Kata-kata John Herdman Usai Timnas Indonesia Ditahan Malaysia Tanpa Gol di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Timnas Indonesia Tak Mampu Kalahkan Malaysia, Nama Shin Tae-yong Menggema di GBK

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:05 WIB

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Halloween di Singapura, Ada Rumah Hantu hingga Dunia Bawah Laut Penuh Cahaya

Lifestyle | Senin, 28 September 2026 | 23:04 WIB

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Tan Cheng Hoe Angkat Tangan: Pertahanan 10 Pemain Timnas Indonesia Sangat Sulit Ditembus

Bola | Senin, 28 September 2026 | 23:01 WIB

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Guruh Soekarnoputra Berpulang, Mengapa Kepergiannya Begitu Berarti bagi Indonesia?

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:57 WIB

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Aneh Tapi Nyata, John Herdman Malah Senang Thom Haye Dapat Kartu Merah

Bola | Senin, 28 September 2026 | 22:46 WIB

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Prabowo Audit Keuangan Haji, Ada Rp12,98 Triliun Nilai Manfaat Jemaah 2027

Sumsel | Senin, 28 September 2026 | 22:44 WIB

×