Wapres Gibran 'Turun Gunung' ke Papua: Janji Manis atau Mimpi di Siang Bolong?

Muhammad Ilham Baktora | Suara.com

Kamis, 10 Juli 2025 | 13:48 WIB
Wapres Gibran 'Turun Gunung' ke Papua: Janji Manis atau Mimpi di Siang Bolong?
Wapres, Gibran Rakabuming Raka bersama Presiden Prabowo dan Sufmi Dasco Ahmad. (Instagram)

Suara.com - Gagasan Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka untuk berkantor di Papua memantik diskursus nasional.

Disampaikan dengan gaya santai khasnya, rencana ini seketika menjadi sorotan, bukan hanya karena signifikansinya secara politis, tetapi juga karena menyorot langsung salah satu isu paling pelik di Indonesia yakni konflik dan keamanan di Tanah Cenderawasih.

Meski telah diklarifikasi bahwa yang akan dibangun adalah kantor sekretariat untuk Badan Percepatan Pembangunan Otonomi Khusus (Otsus) Papua yang dipimpin Wapres, bukan pemindahan permanen Istana Wakil Presiden, substansinya tetap sama: Gibran berkantor di Papua.

Bagi kaum muda dan milenial yang mendambakan perubahan, gagasan ini bisa dilihat sebagai dua sisi mata uang.

Di satu sisi, ini adalah sinyal kuat komitmen pemerintah untuk terjun langsung mengatasi ketimpangan.

Di sisi lain, ini adalah pertaruhan besar di wilayah di mana suara desing peluru masih menjadi bagian dari realitas sehari-hari.

Simbolisme di Balik Meja Kerja di Papua

Rencana Gibran ini melanjutkan amanat Undang-Undang Otsus Papua yang menempatkan wakil presiden sebagai ketua badan koordinasi.

Namun, dengan memilih untuk memiliki basis operasional di Papua, Gibran mengirimkan pesan yang melampaui tugas administratif.

Ini adalah sebuah simbolisme kuat. Selama bertahun-tahun, banyak masyarakat Papua merasa Jakarta terlalu jauh, baik secara geografis maupun secara perhatian. Kehadiran fisik seorang wakil presiden—bahkan secara periodik—bertujuan untuk memangkas jarak tersebut.

"Bagi saya, sebagai pembantu Presiden harus sering ke daerah, harus sering berdialog… menerima masukan, kritikan, evaluasi, apa pun itu," ucap Gibran, menekankan niatnya untuk menyerap aspirasi langsung dari masyarakat.

Langkah ini diharapkan dapat mempercepat realisasi program-program yang sudah berjalan, seperti pengiriman laptop dan persiapan program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang beberapa kali telah ditinjau oleh tim Gibran.

Tujuannya jelas memastikan pembangunan tidak hanya dirasakan di pusat, tetapi merata hingga ke ujung timur Indonesia.

Tangkapan layar Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan pers usai meninjau Central Lurik di Desa Mleset, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025). ANTARA/Fathur Rochman
Tangkapan layar Wakil Presiden RI Gibran Rakabuming Raka memberikan keterangan pers usai meninjau Central Lurik di Desa Mleset, Klaten, Jawa Tengah, Rabu (9/7/2025). ANTARA/Fathur Rochman

Menantang Realitas: Ujian Keamanan di Zona Merah

Di sinilah gagasan idealis bertemu dengan kenyataan pahit. Rencana Gibran untuk intensifikasi kehadiran di Papua akan menjadi ujian keamanan yang sangat serius.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komnas HAM Ungkap Banyak Konflik di Papua yang Masih Terjadi, Bisakah Diselesaikan Oleh Wapres?

Komnas HAM Ungkap Banyak Konflik di Papua yang Masih Terjadi, Bisakah Diselesaikan Oleh Wapres?

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:25 WIB

Mandat Papua di Tangan Gibran: Lanjutkan Proyek atau Buka Dialog? Ini 4 PR Besar yang Menantinya

Mandat Papua di Tangan Gibran: Lanjutkan Proyek atau Buka Dialog? Ini 4 PR Besar yang Menantinya

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 13:13 WIB

Gibran Bakal Berkantor di Papua? Jawaban Santai Wapres Bikin Kaget: Bisa Juga di Klaten

Gibran Bakal Berkantor di Papua? Jawaban Santai Wapres Bikin Kaget: Bisa Juga di Klaten

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 12:49 WIB

Terkini

Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara

Soal Prabowo ke Prancis Saat Iduladha, Gerindra Sebut Ini Agenda Negara

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 09:08 WIB

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

Rano Karno Serahkan Sapi Kurban ke RT Canggih di Gandaria

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:42 WIB

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

Pramono Wukuf di Arafah, Rano Karno Salat Id di Saf Depan Bersama Warga di Balai Kota

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:28 WIB

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

Wapres Gibran dan Jan Ethes Salat Iduladha Bersama di Masjid Istiqlal

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 08:17 WIB

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

Hari H Iduladha, Masjid Istiqlal Sudah Terima 64 Sapi dan 13 Kambing

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:36 WIB

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

Nasaruddin Umar Terima Sapi Kurban dari Presiden dan Wapres

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:31 WIB

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

Kemenpar Bakal Tertibkan Penginapan Ilegal di OTA, 1.600 Akomodasi Terancam Dihapus

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 07:30 WIB

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

Jemaah Mulai Padati Masjid Istiqlal untuk Salat Iduladha 1447 H, Pengamanan Diperketat

News | Rabu, 27 Mei 2026 | 06:31 WIB

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

Ironi Pelapor Mafia Tanah Jadi Tersangka Fitnah, Kini Minta Perlindungan LPSK

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:57 WIB

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

Bantah Main Mata, PMJ Tegaskan Kasus Andrie Yunus Tak Dihentikan Diam-diam

News | Selasa, 26 Mei 2026 | 23:45 WIB