Gubernur Pramono Klaim Sukses Hapus Jakarta dari Urutan Puncak Kota Termacet di Indonesia

Liberty Jemadu, Fakhri Fuadi Muflih

Kamis, 10 Juli 2025 | 17:16 WIB
Gubernur Pramono Klaim Sukses Hapus Jakarta dari Urutan Puncak Kota Termacet di Indonesia
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengungkapkan kini Jakarta bukan lagi kota termacet di Indonesia, karena sudah kalah dari Bandung. [Antara/Jasmine Nadhya Thanaya]

Suara.com - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menegaskan kondisi lalu lintas Ibu Kota kini jauh lebih baik dibandingkan sebelumnya dan bahkan sudah lebih baik dibandingkan Kota Bandung.

Hal itu ia sampaikan dalam Rapat Koordinasi Pemberantasan Korupsi yang digelar Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) bersama para gubernur di kawasan Ancol, Jakarta Utara, Kamis (10/7/2025).

Pramono menyebut Jakarta saat ini bukan lagi kota termacet di Indonesia. Pernyataan itu merujuk pada hasil survei TomTom Traffic Index yang dirilis perusahaan perangkat navigasi asal Belanda, TomTom.

"Saya mengubah dari Transjakarta menjadi Transjabodetabek. Kami sudah buka rute baru. Dan orang membayar pagi hari sebelum jam 7 hanya Rp2.000 setelah jam 7 Rp3.500," ujar Pramono.

"Kenapa Jakarta memaksakan ini? Untuk mengubah karakter orang dari kebiasaan menggunakan kendaraan pribadi menjadi mau naik transportasi umum," lanjut Pramono.

Sejak menjabat sebagai Gubernur DKI Jakarta, Pramono sudah meresmikan enam rute Transjabodetabek. Beberapa di antaranya adalah Alam Sutera-Blok M, PIK2-Blok M, Bogor-Blok M, Sawangan-Lebak Bulus, Vida Bekasi-Cawang, dan Bekasi-Dukuh Atas.

Namun demikian, data TomTom yang dikutip Pramono sebenarnya merekam kondisi lalu lintas pada tahun 2024, atau sebelum dirinya resmi dilantik sebagai gubernur.

Meski begitu, Pramono menganggap kebijakan transportasi publik yang diterapkannya turut mendukung perbaikan kondisi lalu lintas Ibu Kota. Pramono juga menyebut Kota Bandung yang kini menjadi kota paling macet di Indonesia, menggantikan Jakarta.

Hal itu ia lontarkan sambil bergurau di hadapan sejumlah gubernur yang hadir, termasuk Gubernur Banten Andra Soni, Gubernur Lampung Rahmat Mirzani Djausal, Gubernur Kepulauan Bangka Belitung Hidayat Arsani, dan Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.

baca juga

Namun, saat itu Gubernur Jawa Barat Dedi Mulyadi belum hadir saat Pramono memberikan sambutan.

"Apa hasilnya? Ini baru kurang lebih 2 bulanan lah kami lakukan. Hasilnya ketika TomTom. Tomtom itu lembaga internasional mensurvei. Boleh dibuka, Pak Gubernur Sumsel, sekarang nomor satunya Bandung. Mumpung Pak Gubernur Jawa Barat belum ada. Nomor duanya Medan, nomor 3 Palembang, nomor 4 Surabaya, Jakarta nomor 5 dan di dunia sekarang Jakarta nomornya adalah 90," ujar Pramono sambil tertawa.

Berdasarkan data TomTom Traffic Index 2024, Bandung menduduki posisi teratas sebagai kota termacet di Indonesia. Rata-rata waktu tempuh per 10 kilometer di Kota Kembang tercatat mencapai 32 menit 37 detik.

Posisi selanjutnya diisi Medan dengan waktu 32 menit 3 detik, Palembang 27 menit 55 detik, Surabaya 26 menit 59 detik, dan Jakarta 25 menit 31 detik.

Selain turun di peringkat nasional, Jakarta juga keluar dari daftar 30 besar kota termacet dunia. Pada tahun 2023, Jakarta berada di urutan ke-30 kota termacet global. Namun, pada 2024, posisinya melorot ke peringkat 90 dari 386 kota yang disurvei TomTom.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ASN Pemprov DKI Masih Bandel Pakai Kendaraan Pribadi Hari Rabu, Pramono Janji Kasih Hukuman Tegas

ASN Pemprov DKI Masih Bandel Pakai Kendaraan Pribadi Hari Rabu, Pramono Janji Kasih Hukuman Tegas

News | Kamis, 10 Juli 2025 | 17:05 WIB

Permintaan Flyover dan Rusun dari Pemkot Bekasi, Pemprov DKI Masih Lakukan Pendalaman

Permintaan Flyover dan Rusun dari Pemkot Bekasi, Pemprov DKI Masih Lakukan Pendalaman

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 21:00 WIB

Mitigasi Banjir Jakarta: Benahi Hulu atau Keruk Hilir? Ini Perang Logika Para Pemimpin

Mitigasi Banjir Jakarta: Benahi Hulu atau Keruk Hilir? Ini Perang Logika Para Pemimpin

Your Say | Rabu, 09 Juli 2025 | 13:20 WIB

Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Tahun Ini? Gubernur Tunggu Perpres Prabowo

Sekolah Swasta Gratis di Jakarta Tahun Ini? Gubernur Tunggu Perpres Prabowo

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 12:33 WIB

Bau Sampah RDF Rorotan Belum Hilang, Gubernur DKI Janji Beres Sebelum 22 Agustus: Mungkinkah?

Bau Sampah RDF Rorotan Belum Hilang, Gubernur DKI Janji Beres Sebelum 22 Agustus: Mungkinkah?

News | Rabu, 09 Juli 2025 | 10:55 WIB

Terkini

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

5 Tanda Kasir Anda Butuh Alat Notifikasi Suara Pembayaran

Jakarta | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:06 WIB

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

Pulihkan Kerugian Korban, Panja DPR Masukkan Kejahatan Investasi Bodong ke RUU Perampasan Aset

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 21:01 WIB

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Cekcok Transfer Uang Berujung Maut: Pemilik Kafe di Lampung Timur Tikam Pelanggan

Lampung | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Ketua PP Siak Terlibat Kecelakaan: Renggut Nyawa Pelajar, Belum Ditetapkan Tersangka

Riau | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:54 WIB

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

22,4 Juta Batang Rokok Ilegal Disita di Sumsel dan Sekitarnya, Mengapa Peredaran Sulit Diberantas?

Sumsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:51 WIB

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Siap Debut Jepang, Baby DONT Cry Akan Rilis Single "Replay" di 2 Negara!

Your Say | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:50 WIB

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Tak Harus Mengubah Bentuk Wajah, Ini Cara Baru Menjaga Penampilan Tetap Awet Muda

Lifestyle | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:47 WIB

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

Survei Kinerja Bahlil Tuai Sorotan, Bos IPO Beberkan Mengapa Hasilnya Beda denagn Celios

News | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:45 WIB

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

SIPEF dan KIS Bangun Pabrik BioCNG di Simalungun, Ubah Limbah Sawit Jadi Energi Bersih

Sumut | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:40 WIB

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Ikan Melimpah Kini Jadi Sumber Cuan, Nelayan Kampung Saharey Raup Rp800 Ribu per Hari

Sulsel | Jum'at, 30 Oktober 2026 | 20:38 WIB

×